Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Friday, 9 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Nasional»Politik»Soal dan Jawaban Sejarah Kelas 10 SMA Halaman 153-154: Candi Singasari
    Politik

    Soal dan Jawaban Sejarah Kelas 10 SMA Halaman 153-154: Candi Singasari

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover25 February 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kunci Jawaban Tugas Sejarah Kelas 10 SMA Kurikulum Merdeka

    Pada buku Sejarah kelas 10 SMA Kurikulum Merdeka, terdapat tugas yang terdapat di halaman 153 dan 154. Tugas ini termasuk dalam Kegiatan 4, di mana siswa diminta untuk memperhatikan gambar sebelum menjawab sejumlah pertanyaan yang tersedia.

    Sebelum melihat kunci jawaban, siswa disarankan untuk mengerjakan tugas secara mandiri terlebih dahulu. Kunci jawaban yang tersedia dapat digunakan sebagai bahan evaluasi belajar.

    Berikut adalah analisis mengenai dua gambar yang diberikan:

    Gambar (a)

    Candi Singasari diyakini sebagai pendharmaan terhadap Raja Kertanagara yang berlokasi di Malang, Jawa Timur.

    Gambar (b)

    Relief Gajah Mada di Monas, Jakarta.

    Analisis Kedua Gambar

    1. Dasar-dasar politik ekspansi dari kedua tokoh

    a. Raja Kertanagara (Singasari – konsep Dwipantara)

    Dasar politik ekspansi Kertanagara adalah keinginan menyatukan wilayah Nusantara untuk memperkuat kekuasaan dan menghadapi ancaman dari luar, terutama Kekaisaran Mongol. Melalui konsep Dwipantara, ia melakukan ekspedisi seperti Pamalayu untuk memperluas pengaruh politik, ekonomi, dan keamanan kerajaan. Tujuannya juga untuk menguasai jalur perdagangan dan memperkuat posisi Singasari sebagai kekuatan utama di wilayah kepulauan.

    b. Gajah Mada (Majapahit – Sumpah Palapa)

    Dasar politik ekspansi Gajah Mada adalah tekad menyatukan Nusantara di bawah kekuasaan Majapahit. Melalui Sumpah Palapa, ia berjanji tidak akan menikmati kesenangan sebelum seluruh Nusantara bersatu. Ekspansi dilakukan untuk menciptakan stabilitas politik, memperluas pengaruh, serta memperkuat kejayaan Majapahit sebagai kerajaan besar.

    2. Persamaan dan Perbedaan Konsep Dwipantara dan Sumpah Palapa

    Persamaan:

    – Sama-sama bertujuan menyatukan wilayah Nusantara.

    – Mengandung semangat ekspansi dan persatuan politik.

    – Bertujuan memperkuat kerajaan dan pengaruhnya di kawasan.

    – Dilatarbelakangi kepentingan keamanan dan ekonomi.

    Perbedaan:

    – Dwipantara adalah konsep politik luar negeri Raja Kertanagara untuk memperluas pengaruh Singasari dan menghadapi ancaman asing.

    – Sumpah Palapa adalah janji pribadi sekaligus strategi politik Gajah Mada untuk menyatukan Nusantara di bawah Majapahit.

    – Dwipantara lebih bersifat kebijakan kerajaan, sedangkan Sumpah Palapa bersifat ikrar dan program penyatuan.

    Narasi Sejarah

    Kerajaan Hindu Buddha di Indonesia menunjukkan adanya upaya memperluas kekuasaan dan menyatukan wilayah Nusantara melalui kebijakan politik para pemimpinnya. Raja Kertanagara dari Kerajaan Singasari dikenal dengan konsep Dwipantara, yaitu gagasan untuk memperluas pengaruh ke wilayah luar Jawa demi memperkuat kerajaan serta menghadapi ancaman asing seperti serangan Mongol. Melalui ekspedisi dan hubungan politik, ia berusaha menguasai jalur perdagangan dan mempererat hubungan dengan kerajaan lain di Nusantara.

    Pada masa Kerajaan Majapahit, Mahapatih Gajah Mada mengemukakan Sumpah Palapa sebagai tekad untuk menyatukan seluruh Nusantara di bawah kekuasaan Majapahit. Ia berjanji tidak akan menikmati kesenangan sebelum wilayah-wilayah di Nusantara berhasil dipersatukan. Dengan strategi militer dan diplomasi yang kuat, Majapahit mampu memperluas pengaruhnya dan mencapai masa kejayaan sebagai kerajaan besar di kawasan.

    Konsep Dwipantara dan Sumpah Palapa memiliki persamaan dalam tujuan, yaitu memperluas kekuasaan dan menciptakan persatuan wilayah Nusantara. Keduanya juga bertujuan menjaga stabilitas politik serta memperkuat posisi kerajaan dalam perdagangan dan hubungan antarwilayah. Namun, Dwipantara merupakan kebijakan politik kerajaan Singasari, sedangkan Sumpah Palapa merupakan ikrar pribadi Gajah Mada yang menjadi dasar strategi ekspansi Majapahit.

    Dari kedua tokoh tersebut dapat disimpulkan bahwa gagasan persatuan wilayah sudah muncul sejak masa kerajaan Hindu Buddha. Upaya yang dilakukan menunjukkan pentingnya kerja sama dan kekuatan politik dalam membangun kekuasaan yang luas. Warisan pemikiran Kertanagara dan Gajah Mada menjadi bagian penting dalam sejarah Indonesia karena mencerminkan semangat persatuan yang terus berkembang hingga masa kini.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Pengamanan Ketat Demo AMPB Pati di DPR, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan

    31 August 2026

    Hidup di Dalam Kita! Filosofi Mendalam 3 Jersey Baru Persib Bandung di Super League 2026/2027

    31 August 2026

    Demo Warga Pati di DPR, Dua Tuntutan dan Pengaturan Lalu Lintas

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?