Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 19 April 2026
Trending
  • Pembaruan Info Haji 2026, Menhaj: InsyaAllah Berangkat
  • 5 Pelajaran Berharga dari Ki Su Jong di Mad Concrete Dreams
  • Timnas Indonesia Ikut, Media Vietnam Beberkan 3 Opsi Format FIFA ASEAN Cup 2026
  • SIM Keliling Tangerang 11 April 2026, Dua Titik Layanan
  • TAUD Lacak Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
  • 6 Perbedaan Penting Ninja Van dan Ninja Xpress yang Wajib Diketahui
  • WhatsApp Harus Dibuka Dulu? Ini Penyebabnya
  • Jadwal MotoGP Spanyol 2026 dan Pujian Quartararo untuk Toprak, Cek Moto3 VedaEga-Mario Aji
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Pariwisata»Situasi Timur Tengah Memanas, Biro Umrah Blora Tetap Berangkatkan Jemaah 3 Maret 2026
Pariwisata

Situasi Timur Tengah Memanas, Biro Umrah Blora Tetap Berangkatkan Jemaah 3 Maret 2026

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover8 Maret 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Biro Umrah di Blora Tetap Berangkatkan Calon Jemaah Meski Ada Isu Kekacauan di Timur Tengah

Meskipun terdapat isu keamanan yang meningkat di kawasan Timur Tengah, sejumlah biro umrah tetap memutuskan untuk memberangkatkan calon jemaah ke Tanah Suci. Salah satu biro tersebut adalah Musahefiz Tour And Travel di Blora. Direktur perusahaan tersebut, Siswanto, menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada larangan resmi dari pemerintah Indonesia atau Arab Saudi terkait keberangkatan jemaah umrah.

“Sementara ini imbauannya hanya secara verbal, belum ada surat resmi dari Kementerian Haji dan Umrah RI,” ujarnya. “Kami juga belum menerima surat apapun dari mereka. Jadi kami akan tetap berangkat sesuai dengan rencana.”

Menurutnya, tidak ada travel warning resmi dari pemerintah Indonesia maupun Arab Saudi yang melarang penerbangan ke Saudi atau menerima kedatangan jemaah umrah. Oleh karena itu, Musahefiz Tour And Travel tetap menjalankan jadwal keberangkatan seperti biasanya.

“Besok, tanggal 3 Maret 2026, insyaallah kami akan mengirimkan jemaah menggunakan Saudi Airlines. Dan pada tanggal 7 Maret 2026 juga akan ada keberangkatan lagi,” tambahnya.

Namun, terdapat sedikit kendala dalam pemberangkatan tanggal 3 Maret 2026. Maskapai Scoot yang biasanya digunakan oleh biro tersebut membatalkan penerbangan ke Saudi. Untuk mengatasi hal ini, Musahefiz Tour And Travel memberikan solusi kepada para jemaah.

“Bagi yang ingin tetap berangkat tanggal 3 Maret, kami akan mengganti pesawat menjadi Saudi Airlines yang langsung terbang ke Jeddah,” jelas Siswanto.

Mayoritas jemaah memilih untuk tetap berangkat. “Insyaallah ada sekitar 33 lebih jemaah yang sudah konfirmasi dan ingin tetap terbang,” katanya. Namun, beberapa jemaah memilih menunda keberangkatan karena khawatir dengan situasi di Timur Tengah.

“Ada tiga jemaah yang memilih untuk menunda karena khawatir dengan isu nuklir yang beredar,” ujarnya. “Mereka memilih untuk menunggu situasi lebih stabil sebelum berangkat.”

Calon jemaah yang membatalkan keberangkatan akan mengalami kerugian. Menurut Siswanto, uang tiket pesawat akan dikembalikan sesuai dengan klausul perjanjian. Namun, pembayaran lain seperti hotel dan visa tidak bisa dikembalikan.

“Nah untuk uang visa, uang hotel, dan sebagainya itu yang memang tidak bisa dicairkan kembali,” jelasnya. “Jadi bagi yang mendaftar, kemudian cancel atau merubah jadwal ke yang lain itu mereka hanya dapat pengembalian uang tiket pesawatnya saja ya, sekitar kalau yang paket Scoot itu sekitar Rp10 juta. Calon jemaah rugi sekitar Rp14 juta.”

Meskipun tetap memberangkatkan jemaah, Siswanto tetap berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan keamanan jemaah. “Kami terus bekerja sama dengan pihak terkait, termasuk juga tim kami yang ada di Saudi dan juga dengan pemerintah Saudi.”

Ia juga menyoroti adanya hoaks yang sering muncul selama konflik di kawasan Timur Tengah. “Misalnya, ketika saya umrah Ramadan tahun lalu, itu ada hoaks yang muncul, seperti hoaks bom di Madinah, ada bom di Makkah. Padahal di Makkah sama Madinah aman-aman saja enggak ada bom sama sekali.”

Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa selama pemerintah Arab Saudi memberikan jaminan keamanan, biro umrah akan tetap memberangkatkan jemaah sesuai jadwal. “Selama pemerintah Arab Saudi masih memberi jaminan keamanan kepada para jemaah umrah, kami akan tetap menjalankan amanah daripada jemaah untuk mengantarkan mereka menunaikan panggilan Allah untuk melaksanakan ibadah umrah di bulan Ramadan ini.”


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Pembaruan Info Haji 2026, Menhaj: InsyaAllah Berangkat

16 April 2026

7 Tempat Brunch Populer di Ubud yang Harus Dicoba

16 April 2026

Itinerary 1 Hari di Pulau Belitung: Rute, Tips, dan Spot Terbaik

16 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Pembaruan Info Haji 2026, Menhaj: InsyaAllah Berangkat

16 April 2026

5 Pelajaran Berharga dari Ki Su Jong di Mad Concrete Dreams

16 April 2026

Timnas Indonesia Ikut, Media Vietnam Beberkan 3 Opsi Format FIFA ASEAN Cup 2026

16 April 2026

SIM Keliling Tangerang 11 April 2026, Dua Titik Layanan

16 April 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?