Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 15 Agustus 2026
Trending
  • Mentan Amran Gandeng KNPI Untuk Kawal Ketahanan Pangan
  • Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026
  • 10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman
  • 5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl
  • Kunjungan ke Pabrik Yamaha, Komunitas XMAX Bali Jelajahi Standar Produksi Global
  • Video Call dengan Bayi: Termasuk Screen Time? Ini Jawabannya
  • Penawaran Umum RANS Ditutup Besok, Jutaan Investor Antre Daftar di Bursa
  • Terdakwa Korupsi Rp 300 M Soroti Bukti Kerugian dan Validitas Audit
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Berapa Persen Gaji yang Bisa Ditabung Saat Ini?
Ekonomi

Berapa Persen Gaji yang Bisa Ditabung Saat Ini?

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover30 April 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Perubahan Kebiasaan Menabung di Era Ekonomi yang Tidak Stabil

Dulu, ada masa di mana menabung 50 sampai 60 persen dari gaji masih terasa mungkin. Biaya hidup belum setinggi sekarang, jadi sisa uang di akhir bulan masih cukup besar untuk disimpan. Situasi itu membuat banyak orang terbiasa dengan standar menabung yang tinggi. Namun, seiring berjalannya waktu, situasi ekonomi berubah secara signifikan.

Sekarang kondisinya berubah cukup jauh karena harga kebutuhan terus naik sementara gaji tidak selalu ikut menyesuaikan. Tidak menabung saja sudah terasa pas-pasan, apalagi harus menyisihkan dalam jumlah besar seperti dulu. Lalu, apakah masih bisa kita menabung? Berapa persen gaji untuk ditabung di kondisi ekonomi terkini?

Berikut beberapa tips dan panduan yang bisa kamu terapkan untuk tetap bisa menabung meskipun penghasilan pas-pasan.

Target Tinggi Seperti 50 Persen Sekarang Tidak Selalu Realistis



Di masa lalu, menabung setengah gaji masih masuk akal untuk sebagian orang. Misalnya, gaji Rp5 juta masih bisa disimpan Rp2,5 juta karena biaya hidup belum terlalu mencekik. Sekarang, angka itu sulit dicapai untuk banyak orang. Biaya makan, tempat tinggal, dan transportasi sudah menyerap sebagian besar gaji.

Kalau dipaksakan, biasanya justru berujung pada kegagalan untuk konsisten menabung. Bulan pertama mungkin bisa, tapi bulan berikutnya langsung berhenti. Lebih realistis kalau kamu bisa menyesuaikan nominal uang yang ditabung dengan kondisi sekarang. Misalnya, mulai dari 10 sampai 20 persen dulu yang penting tetap ada alokasi, meski tidak sebesar dulu.

Mulai dari Sisa Uang, Bukan Angka Tabungan yang Ideal



Banyak orang langsung menentukan target tabungan tanpa melihat kondisi nyata belakangan ini. Akhirnya, uang habis sebelum akhir bulan. Cara ini sering bikin frustrasi karena uang terasa selalu kurang. Padahal, masalahnya ada pada perhitungan awal yang tidak realistis.

Coba mulai dari menghitung pengeluaran tetap. Misalnya kos Rp1,5 juta, makan Rp1,8 juta, transport Rp500 ribu. Dari gaji Rp5 juta, sisa sekitar Rp1,2 juta. Dari sini baru tentukan tabungan, misalnya Rp400 ribu sampai Rp600 ribu. Cara ini lebih aman karena sesuai kondisi ekonomi saat ini.

Gunakan Nominal Tetap Biar Lebih Konsisten



Persentase sering terasa ribet karena harus dihitung terus. Apalagi kalau pengeluaran berubah tiap bulan. Lebih mudah pakai nominal tetap yang langsung dipisahkan saat gajian. Cara ini lebih simpel dan tidak bikin ragu buat kamu tabung.

Misalnya, langsung sisihkan Rp300 ribu atau Rp500 ribu di awal. Jangan tunggu sisa uang di akhir bulan. Kalau menunggu sisa, biasanya tidak akan ada yang tersisa karena buka e-commerce saja rasanya langsung ingin check out, stres dikit langsung self reward. Dengan cara ini, tabungan tetap jalan tanpa harus dipikirkan terus.

Prioritaskan Dana Darurat Dulu



Di kondisi ekonomi yang tidak stabil seperti belakangan ini, dana darurat jadi penting. Banyak kejadian tidak terduga yang bisa mengganggu keuangan. Tanpa dana cadangan, kamu bisa terpaksa berutang. Ini yang sering bikin kondisi makin berat. Tapi kalau hari-hari saja pas-pasan, apa masih mungkin memiliki dana darurat?

Jawabannya jelas masih bisa, guys! Kamu bisa mulai dari target kecil seperti Rp500 ribu dulu. Lalu naik ke Rp1 juta, lalu bertahap terus. Jangan lupa rutin lakukan 3 sampai 6 bulan pengeluaran. Misalnya, pengeluaran Rp3 juta, target akhirnya Rp9 juta sampai Rp18 juta. Tidak perlu cepat, tidak perlu langsung tercapai, yang penting konsisten.

Fleksibel Itu Lebih Penting dari Angka Tabungan yang Besar



Kondisi keuangan tidak selalu sama setiap bulan. Kadang ada kebutuhan tambahan yang tidak bisa ditunda. Hal ini menjadikan jumlah persen gaji untuk ditabung di kondisi ekonomi terkini bisa saja berkurang. Gak perlu merasa bersalah atau terbawa pikiran sebab, namanya juga hidup. Semua dinamika keuangan yang terjadi termasuk hal yang normal, kok. Semua orang pasti pernah mengalaminya.

Misalnya, biasanya kamu rutin menabung Rp500 ribu, tapi bulan ini hanya bisa Rp200 ribu. Tidak masalah selama tetap ada uang untuk disisihkan. Saat kondisi sudah lebih longgar, jumlah uang bisa dinaikkan lagi atau kembali ke nominal awal. Cara ini lebih realistis untuk terus dijalankan dalam jangka panjang.

Menabung di zaman sekarang perlu disesuaikan dengan kondisi keuangan yang ada. Tidak harus dalam jumlah yang besar, yang penting tetap berjalan. Konsistensi jadi kunci agar tabungan tetap terkumpul. Semoga meski jumlahnya tak begitu banyak, kita masih bisa menyisakan sedikit saja untuk ditabung.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Penawaran Umum RANS Ditutup Besok, Jutaan Investor Antre Daftar di Bursa

11 Juli 2026

BEI Evaluasi Aturan Papan Pemantauan Khusus

11 Juli 2026

Bursa Asia Tertekan Selasa (7/7) Akibat Kenaikan Laba Samsung dan Pelemahan Yen

11 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Mentan Amran Gandeng KNPI Untuk Kawal Ketahanan Pangan

2 Agustus 2026

Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026

14 Juli 2026

10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman

11 Juli 2026

5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl

11 Juli 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?