Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Thursday, 15 October 2026
Trending
  • Yunarto Wijaya: Relawan Gibran Tak Perlu Gentar Hadapi Hak Angket DPR
  • Vonis PN Bangko terhadap kakak beradik penusuk pria di warung Lembah Masurai
  • Benarkah data center AI menghabiskan banyak air? Ini hitungannya
  • Pakar Forensik Pastikan Video Call Ruben Onsu di Akun Sarwendah Bukan AI
  • Mobil bensin kian menyusut: pangsa pasar turun di bawah 50 persen
  • 6 cara tetap tenang saat menghadapi masa-masa mencemaskan menurut psikologi
  • Prediksi skor Viking vs Bayern Munchen: Die Roten belum terkalahkan di Liga Jerman, siap borong gol!
  • Daftar 20 Mobil Terlaris September 2026, Atto 1 Masih Dipuncak
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Siswi SD di Medan Terseret 20 Meter Saat Pertahankan Barang Berharga dari Pencuri
Hukum

Siswi SD di Medan Terseret 20 Meter Saat Pertahankan Barang Berharga dari Pencuri

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover19 January 2026No Comments2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Peristiwa Mengerikan yang Menimpa Siswi SD di Medan

Seorang siswi Sekolah Dasar (SD) berusia 9 tahun, Jovita Vianitan, mengalami kejadian mengerikan saat mempertahankan tas berisi uang Rp 100 ribu dari tangan pelaku pencurian. Kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (10/1/2026) sekitar pukul 11.30 WIB di kawasan Lorong 36, Gang Perabot, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan.

Jovita terseret sejauh 20 meter akibat usaha kerasnya untuk menghalangi pelaku. Selain kehilangan uang, korban juga mengalami luka berdarah di bagian kakinya. Peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga setempat dan menjadi perhatian besar bagi keluarga serta masyarakat sekitar.

Pengakuan Ayah Korban

Darfan, ayah dari Jovita, menceritakan peristiwa tersebut. Ia mengatakan bahwa dirinya sedang menjemput anaknya di sekolah. Setelah menunggu hampir 20 menit dan tidak melihat anaknya muncul, ia memutuskan pulang dengan asumsi bahwa anaknya mungkin sudah sampai lebih dulu di rumah.

Sesampainya di rumah, Darfan melihat anaknya dalam kondisi kaki berdarah-darah. Dari keterangan anaknya dan rekaman CCTV, diketahui bahwa Jovita sedang berada di kamar mandi saat kejadian.

Pelaku Pencurian

Menurut keterangan Jovita, ia mendengar suara orang membuka pintu rumah dan mengira itu adalah ayahnya yang pulang kerja. Namun, yang masuk adalah seorang pria bertubuh besar yang diduga sebagai pekerja serabutan. Pelaku langsung mengambil tas milik anaknya yang berisi dompet dan sebuah handphone.

Jovita menyadari kejadian tersebut dan mencoba mencegat pelaku agar tidak kabur. Namun, usaha itu sia-sia karena pelaku langsung melarikan diri. Tidak puas dengan situasi itu, Jovita mengejar pelaku hingga ke sepeda motor yang digunakan oleh pelaku. Ia bahkan sempat memegang besi behel sepeda motor sambil berusaha menghalangi pelaku kabur.

Kaki Berdarah dan Luka Parah

Dari pengakuan Darfan, Jovita mengalami luka berdarah di bagian kakinya. Meskipun demikian, keluarga bersyukur bahwa tangan sang anak tidak mengalami cedera parah. Meski pelaku sempat mengambil handphone, ia kemudian mengembalikan ponsel tersebut kepada korban.

Namun, tas berisi uang Rp 100 ribu milik Darfan tetap dibawa kabur oleh pelaku. Keluarga masih menunggu kondisi korban untuk melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib. Saat ini, mereka hanya melaporkan kejadian tersebut ke lingkungan setempat.

Penutup

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat tentang pentingnya kesadaran akan keamanan rumah dan perlindungan terhadap anak-anak. Jovita, dengan keberaniannya, berhasil memberikan contoh keberanian yang patut dicontoh. Meskipun mengalami luka, ia tetap berjuang untuk mempertahankan haknya.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Sarwendah Tantang Uji Forensik, Bantah Video Call Ruben Onsu Editan

14 October 2026

Fakta Baru Kericuhan Pekerja Proyek dan Satpol PP Terungkap, Bukan karena Nasi

14 October 2026

Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

27 September 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Yunarto Wijaya: Relawan Gibran Tak Perlu Gentar Hadapi Hak Angket DPR

15 October 2026

Vonis PN Bangko terhadap kakak beradik penusuk pria di warung Lembah Masurai

15 October 2026

Benarkah data center AI menghabiskan banyak air? Ini hitungannya

15 October 2026

Pakar Forensik Pastikan Video Call Ruben Onsu di Akun Sarwendah Bukan AI

15 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?