Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 17 Mei 2026
Trending
  • 182 Orang Tua Laporkan Kekerasan Anak di Jogja, LPSK Sosialisasi Pengajuan Restitusi
  • Panduan Surabaya: Tempat Healing, Kuliner, dan Spot Foto Terbaik
  • Jika Menangis Saat Nonton Film, Jiwa Anda Lebih Indah, Ini 7 Alasan Psikologi
  • Orang yang Berjalan dengan Tangan di Belakang Punggung: 7 Perilaku yang Mengungkap Psikologi Mereka
  • Daftar Nama Pejabat di Indonesia, Mulai Presiden Hingga Jaksa Agung
  • Harga Samsung Galaxy S25 Ultra, Layar Unggul Lebih Baik dari iPhone 16 dan Google Pixel 9, Apakah Layak Dibeli?
  • Cara Menggunakan Strategi Dollar Cost Averaging untuk Investasi
  • Dinas Parekraf Cabut Izin Karaoke B-Fashion dan The Seven Usai Temukan Narkoba
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Olahraga»Seberapa Sulit Kalahkan Ganda No 1 Dunia? Murid Herry IP Bocorkan Keunggulan Kim/Seo yang Sulit Ditiru
Olahraga

Seberapa Sulit Kalahkan Ganda No 1 Dunia? Murid Herry IP Bocorkan Keunggulan Kim/Seo yang Sulit Ditiru

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover18 Januari 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Di final Malaysia Open 2026, ganda putra andalan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, mengalami kekalahan dari pasangan Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae. Meskipun gagal meraih gelar, Chia/Soh tetap menilai bahwa pasangan lawan memiliki kelebihan yang sulit ditiru.



Kim Won-ho/Seo Seung-jae berhasil mempertahankan posisi mereka sebagai ganda putra terbaik dunia setelah menjuarai Malaysia Open 2026. Mereka mengalahkan Aaron Chia/Soh Wooi Yik dengan skor 21-15, 12-21, 21-18 dalam pertandingan yang berlangsung selama 65 menit di Axiata Arena.

Kekalahan ini membuat Chia/Soh kembali finis sebagai runner-up untuk ketujuh kalinya di turnamen BWF World Tour bertaraf Super 1000. Sebelumnya, mereka juga menjadi finalis di China Open 2025, All England 2024, China Open 2023, Indonesia Open 2023, Thailand Open 2021, serta All England 2019.

Aaron Chia mengakui bahwa Kim/Seo memiliki kelebihan yang sangat mencolok, terutama dalam situasi poin kritis. Ia menyebutkan bahwa pada gim penentuan, pasangan Korea Selatan tampil lebih tenang dan percaya diri.

“Di poin-poin genting, mereka lebih tenang. Mungkin karena kepercayaan diri yang mereka bawa,” ujar Aaron Chia.

Ia juga menilai bahwa performa Kim/Seo terus membaik sejak tahun lalu, ketika mereka memenangkan 11 gelar. Hal ini terlihat jelas setelah BWF World Tour Finals baru-baru ini.

Meski kalah, Wooi Yik tetap optimistis bahwa waktu akan tiba bagi mereka untuk meraih gelar juara Super 1000 Series.

“Ini berarti masih ada hal-hal yang perlu kita tingkatkan. Saya percaya jika kita terus konsisten dengan pekerjaan dan pengembangan kita, sesuatu yang baik akan datang.”

“Saya berharap kita bisa mewujudkan mimpi ini untuk Malaysia,” tambahnya.

Wooi Yik juga menekankan bahwa kekalahan ini bisa menjadi peluang untuk memperbaiki diri agar mampu melangkah lebih jauh di masa depan.

Berdasarkan catatan pertemuan, Kim/Seo kini unggul atas Chia/Soh dengan dua kemenangan dari tiga duel terakhir. Satu-satunya kemenangan Aaron Chia/Soh Wooi Yik atas Kim/Seo terjadi di final Singapore Open 2026.

Terlepas dari itu, kekalahan Chia/Soh hari ini memperpanjang puasa gelar ganda putra tuan rumah di Malaysia Open. Terakhir kali ganda putra Malaysia meraih gelar Malaysia Open adalah lewat pasangan Goh V Shem/Lim Khim Wah pada edisi 2014 saat masih bertajuk Super Series Premier.

Secara keseluruhan, gelar terakhir Malaysia di ajang Malaysia Open datang dari sektor tunggal putra melalui Lee Chong Wei pada tahun 2018.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Prediksi Skor Freiburg vs Leipzig Bundesliga 16 Mei 2026 Pukul 20.30 WIB

17 Mei 2026

Indonesia targetkan peringkat ketiga di Kejuaraan Queen Sirikit Cup 46 di Sentul Highlands

17 Mei 2026

Target 92 Gol Persib Bandung: Ancaman untuk Persija dan Borneo FC

17 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

182 Orang Tua Laporkan Kekerasan Anak di Jogja, LPSK Sosialisasi Pengajuan Restitusi

17 Mei 2026

Panduan Surabaya: Tempat Healing, Kuliner, dan Spot Foto Terbaik

17 Mei 2026

Jika Menangis Saat Nonton Film, Jiwa Anda Lebih Indah, Ini 7 Alasan Psikologi

17 Mei 2026

Orang yang Berjalan dengan Tangan di Belakang Punggung: 7 Perilaku yang Mengungkap Psikologi Mereka

17 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?