Titik Rawan Kecelakaan di Wilayah Batang Hari
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Batang Hari, Jambi telah melakukan pemetaan terhadap sejumlah ruas jalan yang rawan terjadi kecelakaan lalu lintas. Pemetaan ini dilakukan menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) untuk memastikan keselamatan pengendara dan masyarakat di wilayah tersebut.
Beberapa titik rawan kecelakaan berada di jalur utama lintas kabupaten hingga wilayah kecamatan. Di antaranya adalah Jalan Nes, Jalan Muara Bulian menuju Kabupaten Batang Hari, Kecamatan Bajubang hingga wilayah Pemayung, seperti Serasah, Tembesi, Pelayanan, serta kawasan Muara Jangga.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Batang Hari, AKP Agung Prasetyo, mengatakan bahwa di titik-titik tersebut cukup sering terjadi kecelakaan lalu lintas. Ia menjelaskan bahwa angka kecelakaan tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi jalan, tetapi juga faktor perilaku pengendara. Jalan yang relatif mulus justru kerap memicu kelalaian pengemudi.
“Beberapa faktor penyebab kecelakaan diantaranya human error, seperti pengendara mengantuk, bermain Handphone, tidak fokus, serta kurangnya penerangan jalan dan minimnya rambu-rambu lalu lintas,” ujarnya.
Menjelang peningkatan mobilitas masyarakat pada momen Nataru, pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif. Salah satunya adalah melaksanakan kegiatan edukatif berupa sosialisasi keselamatan berlalu lintas, baik secara langsung kepada masyarakat maupun melalui media sosial.
Selain itu, pihak Satlantas juga akan melakukan patroli dan pengaturan arus lalu lintas di titik rawan kecelakaan, rawan kemacetan, serta di lokasi dengan aktivitas masyarakat yang padat. Tujuannya adalah agar masyarakat dapat lebih waspada dan keselamatan berlalu lintas selama libur Nataru dapat terjaga.
Langkah-Langkah yang Dilakukan untuk Meningkatkan Keselamatan Berkendara
- Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas
- Pelaksanaan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat.
Penggunaan media sosial sebagai sarana edukasi keselamatan berkendara.
Patroli Rutin di Titik Rawan
- Penempatan petugas di area yang sering terjadi kecelakaan.
Pemantauan kondisi jalan dan pengaturan lalu lintas.
Peningkatan Pengawasan di Area Padat
- Fokus pada lokasi dengan aktivitas masyarakat yang tinggi.
Pemeriksaan kelengkapan kendaraan dan kesadaran pengemudi.
Perbaikan Infrastruktur Lalu Lintas
- Pemasangan rambu-rambu lalu lintas yang lebih jelas.
Perbaikan penerangan jalan di area gelap atau minim cahaya.
Koordinasi dengan Pihak Terkait
- Kerja sama dengan instansi lain untuk memastikan keamanan dan kenyamanan berkendara.
- Penyediaan informasi terkini tentang kondisi jalan dan potensi bahaya.
Peran Masyarakat dalam Menjaga Keselamatan Berkendara
Masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan berkendara. Beberapa hal yang bisa dilakukan antara lain:
- Menghindari kebiasaan buruk seperti menggunakan ponsel saat berkendara.
- Mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga jarak aman dengan kendaraan lain.
- Melakukan perawatan kendaraan secara rutin sebelum melakukan perjalanan jauh.
- Menghindari berkendara dalam keadaan lelah atau terlalu banyak mengonsumsi minuman beralkohol.
Dengan kolaborasi antara pihak kepolisian dan masyarakat, diharapkan kecelakaan lalu lintas dapat diminimalisir, terutama menjelang libur Nataru.



