Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Thursday, 15 October 2026
Trending
  • Yunarto Wijaya: Relawan Gibran Tak Perlu Gentar Hadapi Hak Angket DPR
  • Vonis PN Bangko terhadap kakak beradik penusuk pria di warung Lembah Masurai
  • Benarkah data center AI menghabiskan banyak air? Ini hitungannya
  • Pakar Forensik Pastikan Video Call Ruben Onsu di Akun Sarwendah Bukan AI
  • Mobil bensin kian menyusut: pangsa pasar turun di bawah 50 persen
  • 6 cara tetap tenang saat menghadapi masa-masa mencemaskan menurut psikologi
  • Prediksi skor Viking vs Bayern Munchen: Die Roten belum terkalahkan di Liga Jerman, siap borong gol!
  • Daftar 20 Mobil Terlaris September 2026, Atto 1 Masih Dipuncak
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Rumah Warga Kramat Jati Dirusak Preman, Tiga Anak Alami Trauma
Hukum

Rumah Warga Kramat Jati Dirusak Preman, Tiga Anak Alami Trauma

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover5 February 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Penyerangan Intimidasi di Kramat Jati, Keluarga Korban Trauma

Di wilayah Kramat Jati, Jakarta Timur, sebuah kejadian yang menimpa warga Jalan Dukuh menjadi perhatian masyarakat. Pada hari Kamis (22/1/2026), rumah milik Yazid Mutaqin menjadi sasaran intimidasi oleh kelompok yang diduga preman. Aksi ini tidak hanya merusak properti korban, tetapi juga meninggalkan trauma pada tiga anak pemilik rumah.

Pada saat kejadian, Yazid sedang bekerja, sehingga hanya istri dan tiga orang anaknya yang berada di dalam rumah. Para pelaku datang tanpa mengucapkan salam, langsung merusak gembok gerbang rumah. Aksi mereka tercatat dalam rekaman CCTV yang ada di teras rumah korban.

Tidak hanya itu, para pelaku juga menyiram air ke seluruh peralatan elektronik di dalam rumah. Bahkan, salah satu penghuni rumah yang sedang makan disiram air. Selain itu, meteran listrik korban juga dirusak. Beruntung, kejadian ini tidak sampai menyebabkan kebakaran akibat korsleting listrik.

Yazid menjelaskan bahwa aksi para pelaku dilakukan dengan tujuan untuk memicu korsleting listrik dan kebakaran. Mereka juga mengunci pintu dari luar, mengurung anak dan istri korban di dalam rumah. Hal ini membuat ketiga anaknya mengalami gangguan psikis akibat trauma melihat kondisi rumah yang diacak-acak.

Menurut Yazid, penyebab penyerangan ini berkaitan dengan masalah pekerjaan antara dirinya dan salah satu pelaku bernama Heru. Menurutnya, Heru belum memberikan uang DP sebesar 50 persen sesuai batas waktu yang ditentukan. Akibatnya, para pelaku datang melakukan intimidasi ke rumah keluarganya, meskipun anak dan istri Yazid menjadi korban utama.

Yazid sudah melaporkan kejadian ini ke Polres Metro Jakarta Timur agar para pelaku bisa segera diproses secara hukum. Ia berharap pihak kepolisian dapat segera menangkap para pelaku karena kejadian ini telah terjadi dua kali. Pada pertemuan pertama, para pelaku hanya membentak-bentak istri Yazid, tetapi pada kejadian kedua, mereka merusak barang-barang elektronik hingga kendaraan milik korban.

Respons dari Pihak Kepolisian

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kramat Jati, AKP Fadoli, mengakui bahwa pihaknya sudah mendatangi lokasi kejadian pasca peristiwa tersebut. Istri dari korban melaporkan kejadian ini melalui call center 110, dan anggota polisi langsung meluncur ke lokasi.

Fadoli menjelaskan bahwa masalah ini terkait proyek di Bali. Meski pembayaran sudah dilakukan, dugaannya tidak ada pengerjaan yang dilakukan. Oleh karena itu, pelaku meminta sisa uang dikembalikan. Karena sering ditagih namun uang tidak dikembalikan, terduga pelaku menyewa debt collector untuk menagih uang.

Ia memastikan bahwa tidak ada kontak fisik selama kejadian. Namun, ia mengakui bahwa tiga anak-anak korban mengalami trauma setelah kejadian tersebut. Para pelaku hanya menyiram air dan merusak mobil, seperti yang terlihat dalam rekaman CCTV.

Fadoli juga mengatakan bahwa pihaknya sudah beberapa kali menerima aduan dari korban melalui call center. Ia sempat menyarankan agar masalah pekerjaan diselesaikan di kantor. Sayangnya, hal ini belum selesai, dan terus terjadi penyerangan ke rumah korban.




Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Sarwendah Tantang Uji Forensik, Bantah Video Call Ruben Onsu Editan

14 October 2026

Fakta Baru Kericuhan Pekerja Proyek dan Satpol PP Terungkap, Bukan karena Nasi

14 October 2026

Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

27 September 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Yunarto Wijaya: Relawan Gibran Tak Perlu Gentar Hadapi Hak Angket DPR

15 October 2026

Vonis PN Bangko terhadap kakak beradik penusuk pria di warung Lembah Masurai

15 October 2026

Benarkah data center AI menghabiskan banyak air? Ini hitungannya

15 October 2026

Pakar Forensik Pastikan Video Call Ruben Onsu di Akun Sarwendah Bukan AI

15 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?