Wisuda Perdana Universitas Harkat Negeri Tegal: 838 Lulusan Siap Berkontribusi
Universitas Harkat Negeri Tegal menggelar prosesi wisuda perdana untuk 838 mahasiswa yang berhasil meraih gelar Sarjana pada Selasa (5/5/2026) di Convention Hall Bahari Inn Hotel. Acara ini menjadi momen penting bagi para lulusan, sekaligus menandai awal dari generasi pertama setelah transformasi dari Politeknik Harapan Bersama dan STMIK YMI Tegal.
Prosesi wisuda dimulai dengan pemberian gelar kepada 13 sarjana terbaik berdasarkan IPK tertinggi. Mereka adalah:
- D3 Kebidanan Fenia Novlamalla (IPK 3.83)
- D3 Farmasi Veni Rizkla (IPK 3.86)
- D3 Keperawatan Mulla Ningrum (IPK 3.98)
- D3 Akuntansi Silvia Vinda Ayulin (IPK 3.98)
- D3 Teknik Mesin Gunawan (IPK 3.82)
- D3 Teknik Elektronika Rozin Arkan (IPK 3.8)
- D3 Teknik Komputer Tuada Rahadatul Aisy (IPK 3.97)
- D3 Perhotelan Fardhika Satria Pangestu (IPK 3.69)
- D3 Desain Komunikasi Visual Zahra Syifa Al Qolbi (IPK 3.88)
- D4 Teknik Informatika Avriansyah Bahtiar (IPK 4.00)
- D4 Akutansi Sektor Publik Destiana Aryanti (IPK 3.96)
- S1 Sistem Informatika Sigit Januarto (IPK 3.84)
- S1 Teknik Informatika Maulla Nursidik (IPK 3.95)
Avriansyah Bahtiar, mahasiswa dengan IPK sempurna 4.00 dari jurusan D4 Teknik Informatika, menyampaikan rasa bangga atas prestasinya. Ia juga mengungkapkan rasa haru karena bisa meraih nilai tertinggi. Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat berguna dalam dunia kerja. Saat ini, ia telah bekerja di PT TSH Brebes dan berkomitmen untuk membanggakan orang tuanya.
Selain itu, acara wisuda juga dihadiri oleh narasumber orasi ilmiah, Helmy Yahya, yang memberikan bekal pengetahuan dan motivasi bagi para wisudawan.
Jumlah Wisudawan dan Program Studi
Dalam wisuda ke-1 Universitas Harkat Negeri Tahun 2026, terdapat beberapa program studi yang diwisuda:
- Program Studi Sarjana Sistem Informasi: 7 wisudawan
- Program Studi Sarjana Teknik Informatika: 38 wisudawan
- Program Studi Diploma 4 Teknik Informatika: 125 wisudawan
- Program Studi Diploma 4 Akuntansi Sektor Publik: 13 wisudawan
- Program Studi Diploma-3 Teknik Elektronika: 25 wisudawan
- Program Studi Diploma-3 Teknik Mesin: 50 wisudawan
- Program Studi Diploma-3 Teknik Komputer: 176 wisudawan
- Program Studi Diploma-3 Akuntansi: 144 wisudawan
- Program Studi Diploma-3 Perhotelan: 10 wisudawan
- Program Studi Diploma-3 Desain Komunikasi Visual: 51 wisudawan
- Program Studi Diploma-3 Kebidanan: 17 wisudawan
- Program Studi Diploma-3 Farmasi: 136 wisudawan
- Program Studi Diploma-3 Keperawatan: 46 wisudawan
Total jumlah wisudawan mencapai 838 orang.
Pihak kampus berharap semua lulusan dapat terserap di dunia industri sesuai kompetensi mereka. Rektor Universitas Harkat Negeri Sudirman Said menjelaskan bahwa wisuda bukan hanya sekadar penyerahan ijazah, tetapi simbol kepercayaan perguruan tinggi kepada para lulusan. Ia menekankan bahwa lulusan harus memiliki pengetahuan, keterampilan, budi pekerti, dan integritas.
Visi dan Misi Universitas Harkat Negeri
Rektor Sudirman menegaskan bahwa perjalanan menuju wisuda hari ini bukanlah perjalanan biasa. Proses transformasi dari Politeknik Harapan Bersama dan STMIK Tegal terwujud dalam waktu enam bulan, yang menunjukkan visi jelas dan kerja kolektif yang kuat.
Universitas Harkat Negeri tidak ingin menjadi kampus administratif semata, tetapi ingin menjadi kampus yang hidup, bergerak, dan berdampak. Pihak kampus sedang menerapkan Outcome-Based Education (OBE) untuk memastikan capaian pembelajaran relevan dengan kebutuhan zaman.
Selain itu, UHN juga mendorong program Kampus Berdampak dan magang industri agar perguruan tinggi dapat hadir di tengah masyarakat, memecahkan masalah, dan memberi kontribusi nyata.
Kerja Sama dan Pengembangan Institusi
Di tingkat pengembangan institusi, Harkat Negeri menjalin kerja sama dengan berbagai kampus dalam dan luar negeri. Bahkan, UHN telah membangun langkah strategis melalui kerja sama dengan Harvard Medical School dalam program primary healthcare dan penyiapan Fakultas Kedokteran dan Kesehatan.
Universitas Harkat Negeri juga tengah menyiapkan pusat-pusat kajian sebagai lokomotif riset dan inovasi, seperti Pusat Studi Perkotaan Pesisir, Pusat Studi Sustainabilitas, dan Primary Healthcare Impact Lab. Pusat-pusat ini bertujuan untuk menumbuhkan budaya ilmiah, memperkuat nalar kritis, dan melahirkan solusi bagi persoalan riil masyarakat.
“Sehingga Universitas menjadi tempat di mana ilmu tidak berhenti pada teori, tetapi menjelma menjadi kebermanfaatan,” pungkasnya.



