Florian Wirtz, gelandang serang Liverpool FC (LFC), akhirnya mencetak gol pertamanya bersama klub dalam laga ke-23. Gol tersebut terjadi saat LFC mengalahkan Wolverhampton Wanderers dengan skor 2-1 dalam matchweek ke-18 Premier League di Anfield pada Sabtu (27/12) malam.
Momen gol itu tercipta pada menit ke-42 ketika Wirtz memanfaatkan umpan dari striker Hugo Ekitike. Pencapaian ini menjadi kelanjutan dari tren positif yang ditunjukkan oleh pemain berusia 22 tahun tersebut sejak awal musim. Sebelumnya, ia berhasil mencatatkan assist untuk striker Alexander Isak saat melawan Tottenham Hotspur pekan lalu (21/12).
Wirtz sempat menyampaikan perasaannya tentang tantangan adaptasi fisik di Premier League. Seperti dilaporkan oleh Daily Mail, sejak awal musim, gelandang serang yang didatangkan dari Bayer Leverkusen dengan nilai transfer GBP 116 juta (Rp 2,62 triliun) ini menjalani program khusus agar bisa menyesuaikan diri dengan intensitas kompetisi.
Hasilnya, massa tubuh Wirtz meningkat sekitar dua kilogram. Perubahan ini membuatnya lebih kuat dalam duel dan stabil saat ditekan lawan.
”Dia semakin terbiasa dengan intensitas dan cara kami bermain. Dia sangat penting ketika kami menguasai bola, dan tentu saja tidak ada perdebatan soal kualitasnya,” ujar kapten sekaligus bek tengah LFC, Virgil Van Dijk, seperti dikutip dari BBC.
Meski begitu, Van Dijk menilai bahwa Wirtz masih memiliki satu tugas utama. Yakni, mampu bermain secara konsisten selama 90 menit.
”Setelah sekitar 60 menit, dia tampak cukup kelelahan. Ini adalah hal yang perlu dikerjakan baik oleh dia maupun oleh kami agar dia mampu tampil setiap tiga hari sekali selama 90 menit penuh,” tambah Van Dijk.
Wirtz sendiri bermain penuh 93 menit sebelum digantikan oleh Trey Nyoni dalam laga kemarin. Itu menjadi laga ketiganya tampil selama 90+ menit di Premier League musim ini, setelah sebelumnya menghadapi Sunderland AFC (4/12) dan Tottenham.
Perkembangan Performa Wirtz di Liverpool
Sejak bergabung dengan Liverpool, Wirtz telah menunjukkan peningkatan signifikan dalam performanya. Meskipun awalnya menghadapi kesulitan dalam beradaptasi dengan tingkat intensitas Premier League, kini ia mulai menemukan ritme permainannya.
Beberapa faktor yang mendukung perkembangannya antara lain:
- Program Khusus Fisik: Wirtz menjalani latihan khusus untuk meningkatkan stamina dan daya tahan tubuhnya.
- Peningkatan Massa Tubuh: Penambahan dua kilogram massa tubuh membuatnya lebih tangguh dalam duel dan stabil saat ditekan lawan.
- Kemampuan Berpikir Taktis: Wirtz menunjukkan kemampuan membaca permainan yang baik, terutama dalam memberikan umpan kepada rekan-rekannya.
Tantangan yang Masih Ada
Meski sudah menunjukkan progres, Wirtz masih harus menghadapi beberapa tantangan. Salah satunya adalah kemampuan untuk bertahan selama 90 menit tanpa kelelahan. Menurut Van Dijk, hal ini menjadi fokus utama bagi pelatih dan pemain.
Tantangan lainnya adalah kemampuan untuk konsisten dalam performa. Meskipun telah menciptakan gol pertama, Wirtz harus terus membuktikan dirinya sebagai bagian penting dari tim.
Masa Depan Wirtz di Liverpool
Dengan peningkatan performa dan adaptasi yang baik, Wirtz memiliki potensi besar untuk menjadi pemain kunci di Liverpool. Jika ia mampu memperbaiki kelemahannya, maka masa depannya di Anfield akan cerah.



