Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 15 September 2026
Trending
  • Peluang Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia jadi ancaman utama
  • Ramalan zodiak Cancer besok Senin, 14 September 2026: Jaga pikiran positif dan berani berbicara
  • 5 populer internasional: Iran serang pangkalan AS di Yordania – Inggris larang impor produk Israel
  • Timnas Indonesia vs Malaysia, lawan siapkan 4 pemain naturalisasi, ancaman bagi Jay Idzes cs
  • 7 cara agar tetap membumi di tengah-tengah dunia yang makin kacau menurut psikologi
  • Kronologi KM Virgo Transport 8 hilang kontak, posisi terakhir 80 mil laut dari Basirih
  • Cek jadwal bus AKAP dari Bali ke Pulau Jawa Kamis (10/9), sebegini
  • Prediksi skor Slavia Prague vs Lens: Statistik dan head-to-head di Liga Champions UEFA
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Pariwisata»Pugianto, Buruh Klaten Bersepeda ke Mekkah di Usia 55 Tahun untuk Umrah
Pariwisata

Pugianto, Buruh Klaten Bersepeda ke Mekkah di Usia 55 Tahun untuk Umrah

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover6 Juni 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Perjalanan Bersepeda Menuju Mekkah dari Klaten

Pugianto (55) atau yang lebih dikenal dengan sebutan Mbah Pugi, seorang buruh bangunan asal Desa Cawas, Klaten, memulai perjalanan bersepeda menuju Mekkah dari Alun-alun Klaten pada 31 Mei 2026. Impian untuk menunaikan ibadah umrah dengan cara yang tidak biasa telah lama menjadi keinginannya. Namun, baru kali ini impian tersebut bisa terwujud setelah bergabung dengan pesepeda dari Garut dan Bogor yang juga memiliki rencana melakukan perjalanan lintas Asia.

Perjalanan yang akan dilakukannya diperkirakan memakan waktu sekitar delapan bulan. Dalam persiapan yang dilakukan selama beberapa bulan, Pugianto telah mempersiapkan segala hal mulai dari kondisi fisik hingga kelayakan sepeda. Ia juga mempersiapkan kebutuhan selama perjalanan, termasuk perlengkapan pendukung seperti rompi keselamatan berwarna hijau terang yang akan digunakan untuk meningkatkan keamanan di jalan.

Keberaniannya mengayuh sepeda menuju Tanah Suci menyimpan kisah perjuangan dan impian yang telah lama dipendam oleh warga Desa Cawas, Kabupaten Klaten tersebut. Menurutnya, momentum ini menjadi kesempatan yang tepat untuk mewujudkan cita-cita yang selama ini hanya tersimpan dalam angan. Keputusan itu bukanlah sesuatu yang muncul secara tiba-tiba, melainkan hasil dari persiapan yang matang.

Dalam perjalanannya nanti, Pugianto tidak berangkat sendirian. Ia akan bergabung dengan sejumlah pesepeda lain yang memiliki misi menjelajahi kawasan Asia. Beberapa rekan seperjalanannya diketahui berasal dari Garut dan Bogor, Jawa Barat. Bagi Pugianto, perjalanan ini bukan sekadar aktivitas olahraga atau petualangan biasa.

Perjalanan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar spiritual untuk mencapai Tanah Suci dengan cara yang menurutnya memiliki makna tersendiri. Meski sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan, keterbatasan ekonomi tidak menyurutkan tekadnya untuk mengejar impian. Justru dari kesederhanaan itulah lahir semangat besar yang membuat banyak orang terinspirasi.

Momen keberangkatan Pugianto sempat diabadikan dalam unggahan akun Instagram @beny_kimpling_erdeve pada 31 Mei 2026. Dalam video tersebut terlihat suasana penuh haru saat para sahabat dan sesama pesepeda melepas keberangkatannya. Sebelum memulai perjalanan, mereka bahkan sempat berkumpul dan menikmati makan bersama di sebuah warung soto. Momen sederhana itu menjadi simbol kebersamaan sekaligus titik awal perjalanan panjang yang akan menguji fisik dan mental Pugianto selama berbulan-bulan ke depan.

Dalam perjalanannya menuju Mekkah, Pugianto mengandalkan sepeda kesayangannya yang telah dipersiapkan secara khusus. Perjalanan menuju Mekkah tentu bukan perkara mudah. Ribuan kilometer harus ditempuh dengan melewati berbagai daerah dan negara, menghadapi cuaca yang berbeda-beda, medan jalan yang beragam, hingga tantangan fisik yang tidak ringan.

Namun bagi Pugianto, usia bukanlah alasan untuk berhenti bermimpi. Di usia 55 tahun, ia justru menunjukkan bahwa semangat, keyakinan, dan tekad yang kuat dapat membawa seseorang melangkah jauh melampaui batas yang selama ini dianggap mustahil. Kini, langkah kayuhan Pugianto dari Klaten menuju Mekkah tak hanya menjadi perjalanan pribadi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi banyak orang tentang arti kegigihan dalam mengejar impian dan mewujudkan niat baik, meskipun harus ditempuh melalui perjalanan yang panjang dan penuh tantangan.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Kakek-nenek Aceh terkendala di Malaysia saat pergi ke Mekkah

31 Agustus 2026

3 Rekomendasi Film Jalan-Jalan Gong Hyo Jin, Terbaru The Journey to Gyeongju

31 Agustus 2026

Jadwal dan Harga Tiket Bus AKAP Bali ke Jawa Senin (24/8), Cek Sekarang!

31 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Peluang Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia jadi ancaman utama

15 September 2026

Ramalan zodiak Cancer besok Senin, 14 September 2026: Jaga pikiran positif dan berani berbicara

15 September 2026

5 populer internasional: Iran serang pangkalan AS di Yordania – Inggris larang impor produk Israel

15 September 2026

Timnas Indonesia vs Malaysia, lawan siapkan 4 pemain naturalisasi, ancaman bagi Jay Idzes cs

15 September 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?