Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 14 Juni 2026
Trending
  • 50 Soal SBdP Kelas 2 SD Semester 2 2026 Kurikulum Merdeka dan Jawaban
  • Sirkuit Drag Bike Kelud Resmi Dibuka di Turbo Kejurnas 2026, Heboh Ratusan Biker
  • Alasan Kuat Sekolah di Tanahlaut Kalsel Tahan 3 Ponsel Siswa Hingga Ujian Selesai
  • Celios: Skema Pajak Baru Ancam Pertumbuhan UMKM
  • 6 Berita Pilihan Hari Ini: Pelaku Penusukan Batam Ditangkap Saat Laporan Kasus Lain
  • Hari Ini Prabowo Lantik Nanik S Deyang Sebagai Kepala BGN dan Dua Wakilnya
  • Persija Umumkan Pelatih Baru Hari Ini, Shin Tae-yong Gantikan Mauricio Souza
  • Kolang-kaling Kalikesek: Camilan Khas Limbangan Kendal
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Pariwisata»Kolang-kaling Kalikesek: Camilan Khas Limbangan Kendal
Pariwisata

Kolang-kaling Kalikesek: Camilan Khas Limbangan Kendal

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover13 Juni 2026Tidak ada komentar5 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Wisata Kalikesek, Destinasi Alami yang Menarik Perhatian Pengunjung

Desa Wisata Kalikesek Kecamatan Limbangan Kendal menawarkan pengalaman wisata yang unik dan menarik. Berjarak sekitar 35 kilometer dari pusat Alun-alun Kendal, desa ini terletak di kaki pegunungan lereng Ungaran sisi barat. Udara segar dan suasana alam yang asri langsung menggantikan polusi kota saat kaki menginjak tanah desa ini.

Di tengah hamparan sawah dan perkampungan, desa ini memiliki konsep destinasi wisata alam plus terapi ikan. Namun, satu hal yang kini membuat wisatawan betah mampir lebih lama adalah oleh-oleh yang diberi nama manisan nes kolang-kaling. Pemilik nes kolang-kaling, Ahmad Nasirin menjelaskan bahwa di Dukuh Kalikesek banyak tumbuh pohon aren. Hal ini dimanfaatkan warga untuk membuat home industri gula aren dan manisan kolang-kaling.

“Kalau di Wonosobo ada manisan carica, maka di kami ada manisan kolang-kaling,” katanya. Proses pembuatan manisan kolang-kaling cukup mudah. Langkah pertama adalah merebus kolang-kaling mentah untuk menghilangkan getahnya. Setelah itu, kolang-kaling dikupas dan dipukul-pukul agar memiliki sensasi empuk sempurna. Kolang-kaling kemudian direbus lagi hingga mendidih, lalu direndam dalam air biasa sembari menunggu dingin. Proses berikutnya adalah pengemasan kolang-kaling dalam ukuran gelas kecil dengan isi 5-6 biji ditambah air dan guka pasir murni.

“Dalam satu plastik dari rumah produksi dijual Rp 12 ribu. Namun sesampainya di tempat oleh-oleh bisa bervariasi harganya ada yang Rp 15-25 ribu,” tuturnya. Produk ini sudah tersebar di berbagai tempat oleh-oleh baik di Semarang maupun Kendal. Manisan kolang-kaling ini tanpa bahan pengawet tetapi bisa bertahan selama 6 bulan. Jika disimpan di kulkas, masa simpannya bisa lebih lama.

Salah satu wisatawan yang tertarik membeli oleh-oleh manisan kolang-kaling ini adalah Rima. Baginya, manisan kolang-kaling di Kalikesek terasa lebih segar apalagi disantap sembari menikmati pemandangan di wisata Kalikesek.

“Rasanya enak seger, ini tadi beli tak makan di sini dan ada yang tak bawa pulang,” tandasnya.

Kalikesek Makin Ramai

Sekretaris BUMDes Sriwulan, Arik Annas Ma’ruf, masih tak menyangka wisata Kalikesek mampu setenar ini. Tapi dia sadar perlu adanya inovasi dan usaha sektor lain agar Kalikesek tetap diminati, termasuk pengembangan UMKM berupa oleh-oleh manisan kolang-kaling.

Awalnya wisata yang dibangun di atas lahan bengkok desa seluas 2 hektar itu, bermula dari kerja bakti pemuda bersama pemerintah desa membangun irigasi desa pada 2021. Irigasi itu dibuat tak hanya untuk mengaliri air ke sawah-sawah, tapi juga didesain sebagai kolam ikan nila. Tapi setelah kolam terisi, aktivitas keramaian justru seolah mati suri.

“Dari situ kemudian membentuk Pokdarwis, tapi karena tidak jalan kemudian dialihkan ke BUMDes,” ungkapnya. Usai pengelolaan diambil alih BUMDes, inovasi terus bermunculan. Kolam yang semula berisi ikan nila, dirubah menjadi tempat terapi ikan. Gayung bersambut, langkah ini mampu menyedot animo warga dari luar desa. Postingan terapi ikan dengan latar belakang pegunungan dan sawah, mendadak viral di media sosial.

“Setelah diposting itu banyak yang tanya, itu di mana. Kan waktu terapi bisa sambil ngopi dengan pemandangan alam yang indah. Nah akhirnya lama kelamaan banyak yang tahu tentang Kalikesek,” paparnya.

Pesona wisata Kalikesek yang mendadak booming, seketika menarik perhatian pengunjung dari berbagai daerah. Pengelola yang awalnya belum menarik tarif masuk, kini telah mengenakan tarif dengan harga Rp 2 ribu per orang. Tarif itu, belum termasuk parkir, dan menjajal aneka wahana lain di dalamnya.

“Untuk fasilitas sekarang ada kereta mini, naik kuda, kolam renang, kolam keceh, terapi ikan, dan banyak lagi. Untuk terapi ikan tidak dipungut biaya.” tutur Arik. Arik mengungkapkan, bahkan ada pengunjung yang datang dari Kabupaten Jepara, Kudus, Demak hingga Batang untuk menyaksikan keindahan alam yang ditawarkan di Kalikesek.

THR untuk Warga Desa

Kepala Desa Sriwulan, Sulistyo mengatakan pemberian THR ini merupakan bagian dari wujud syukur atas potensi wisata yang terus berkembang di objek wisata Kalikesek. THR itu telah dibagikan kepada 255 KK sewaktu lebaran lalu dengan nominal per KK mendapat Rp 1 juta. Objek wisata yang terkenal dengan pemandangan alam pedesaan itu, mampu menghasilkan pendapatan Rp 1,5 M dalam setahun.

“Alhamdulillah ini tahun ketiga kami bisa memberikan THR kepada warga kami,” paparnya. Dia menerangkan, pemberian THR itu telah berlangsung sejak 2024 dengan besaran awal Rp 500 ribu. Kemudian meningkat di tahun berikutnya dengan nilai lebih besar yakni Rp 750 ribu. Sulistyo yakin, pemberian THR di tahun-tahun mendatang bisa lebih besar dengan potensi kunjungan wisatawan ke Kalikesek yang bisa mencapai 10 ribu pengunjung selama sebulan.

Adapun tiket masuk ke objek wisata Kalikesek cukup terjangkau, yakni Rp 2 ribu. Pengunjung bisa menikmati suasana alam khas pedesaan yang asri di bawah lereng kaki gunung Ungaran.

“Untuk wahana tambahan seperti kereta mini, berkuda, dan berenang ada tarifnya sendiri tapi juga masih terjangkau,” kata Sulistyo. “Tapi untuk momen tertentu seperti libur lebaran tiketnya naik menjadi Rp 5 ribu.” imbuhnya.

Sulistyo tak menyangka, objek wisata Kalikesek bisa berkembang menjadi salah satu wisata favorit di Kabupaten Kendal. Dia pernah pesimistis saat pertama kali merintis wisata itu bersama warga dan pemuda. Namun rasa pesimis itu kini berubah menjadi keberhasilan luar biasa dalam mengembangkan wisata tersebut.

“Ini didirikan tahun 2022, waktu itu sebenarnya tidak yakin apakah wisata ini mampu bersaing dengan wisata lain. Tapi ternyata alhamdulillah bisa sukses sampai saat ini,” tandasnya.




Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Libur Sekolah, Sleman Target 450 Ribu Wisatawan

13 Juni 2026

Pesona Danau Pauh, Wisata Alam Menarik di Jangkat Merangin Jambi

13 Juni 2026

Cek Jadwal dan Harga Tiket Bus AKAP Bali ke Jawa Senin (8/6)

13 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

50 Soal SBdP Kelas 2 SD Semester 2 2026 Kurikulum Merdeka dan Jawaban

13 Juni 2026

Sirkuit Drag Bike Kelud Resmi Dibuka di Turbo Kejurnas 2026, Heboh Ratusan Biker

13 Juni 2026

Alasan Kuat Sekolah di Tanahlaut Kalsel Tahan 3 Ponsel Siswa Hingga Ujian Selesai

13 Juni 2026

Celios: Skema Pajak Baru Ancam Pertumbuhan UMKM

13 Juni 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?