Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 29 September 2026
Trending
  • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
  • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
  • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
  • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
  • Nilai pasaran tembus Rp 163 miliar! Persija Jakarta belum puas dan masih buru pemain baru
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Hiburan»Profil Low Tuck Kwong, Pengusaha yang Beli Kuda Api SBY Rp6,5 Miliar
Hiburan

Profil Low Tuck Kwong, Pengusaha yang Beli Kuda Api SBY Rp6,5 Miliar

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover23 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Indonesiadiscover.com, JAKARTA — Seorang taipan batu bara sekaligus pendiri PT Bayan Resources Tbk. (BYAN), Low Tuck Kwong, secara resmi membeli sebuah lukisan karya Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan nilai mencapai Rp6,5 miliar. Lukisan yang berjudul “Kuda Api” tersebut terjual dalam sebuah lelang amal.

Lelang ini berlangsung sebagai bagian dari rangkaian acara perayaan Imlek 2577 yang diinisiasi oleh Partai Demokrat di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, pada Rabu (18/2/2026). Acara ini mengusung tema “Harmoni Nusantara: Bersama Kita Kuat – Bersatu Dalam Harapan Indonesia”.

Proses penawaran dipandu langsung oleh Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Osi Dermawan. Dalam tayangan yang diunggah melalui kanal YouTube resmi Partai Demokrat pada Kamis (19/2/2026), antusiasme peserta lelang terlihat sangat tinggi dengan harga pembukaan yang ditetapkan pada angka Rp200 juta.

Persaingan penawaran berlangsung sengit dan melonjak dalam hitungan menit. Harga lukisan tersebut naik secara bertahap mulai dari Rp300 juta, Rp400 juta, Rp500 juta, hingga menembus angka Rp1 miliar, Rp1,5 miliar, Rp2 miliar, dan Rp3 miliar.

Akhirnya, penawaran berhenti di angka Rp6,5 miliar dengan Low Tuck Kwong sebagai penawar tertinggi sekaligus pembeli akhir. Taipan pertambangan ini dikenal sebagai salah satu konglomerat terbesar di Indonesia yang juga aktif dalam berbagai kegiatan filantropi.

Profil Low Tuck Kwong

Berdasarkan catatan profilnya, Low Tuck Kwong adalah pengusaha kelahiran Singapura pada 17 April 1948. Sewaktu muda, tepatnya ketika dia berusia 20 tahun, Low Tuck Kwong pernah bekerja untuk perusahaan konstruksi ayahnya di Singapura. Setelah itu, pada 1972, dia memutuskan untuk merantau ke Indonesia demi mendapatkan peluang dan kesempatan yang lebih besar.

Karier bisnisnya dimulai di perusahaan konstruksi milik sang ayah, David Low Nyi Ngo. Setibanya di Indonesia, dia melanjutkan kepakarannya di bidang yang sama dengan mendirikan perusahaan konstruksi yang menangani pekerjaan umum, konstruksi bawah tanah, hingga infrastruktur bawah laut.

Langkah ekspansi besar terjadi pada 1988 saat dia mulai mendapatkan kontrak batu bara perdana. Empat tahun kemudian, tepatnya pada 1992, Low Tuck Kwong secara resmi mengubah kewarganegaraan menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) guna memperkuat pijakan bisnisnya di Tanah Air.

Momentum pertumbuhan berlanjut pada 1997 saat dia mengakuisisi PT Gunung Bayan Pratamacoal dan PT Dermaga Perkasapratama. Setahun kemudian, dia mulai mengoperasikan terminal batu bara di Balikpapan sebelum akhirnya membentuk PT Bayan Resources sebagai induk usaha yang kini memegang hak eksklusif melalui lima kontrak pertambangan dan tiga kuasa pertambangan.

Mengacu pada data Wealth History Forbes, kekayaan Low Tuck Kwong sempat berada di fase stagnan di bawah level US$2 miliar sepanjang periode 2015 hingga 2021. Kondisi tersebut mencerminkan pergerakan harga komoditas batu bara global yang relatif lesu pada kurun waktu tersebut.

Situasi berubah drastis pada 2022 dipicu oleh krisis energi global yang mengerek permintaan dari India dan China. Nilai kekayaannya meroket menjadi US$25 miliar pada 2023, dan terus tumbuh hingga mencapai puncaknya di angka US$27,3 miliar pada 2025, menjadikannya salah satu orang terkaya di Asia Tenggara.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Gagasan Soekarno dan Tan Malaka dalam Seni Peran di GKJ

31 Agustus 2026

Profil Karakter Legendaris: Frank-N-Furter, Pennywise, dan Home Alone 2

31 Agustus 2026

Terjemahan lirik lagu September – Daughtry: Kami tahu kami harus pergi dari kota ini, tapi tidak tahu kapan

31 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

27 September 2026

Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

16 September 2026

6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

16 September 2026

PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

16 September 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?