Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 16 Mei 2026
Trending
  • HP 4 Jutaan Terbaik 2026 dengan Spesifikasi Lengkap dan Performa Kencang
  • Mengapa Pembalap MotoGP Turunkan Kaki Sebelum Tikungan?
  • Gempa Hebat Mengguncang Kota Bitung, Sulawesi Utara Pukul Siang Ini
  • Pendidikan Perawat: Membentuk Praktisi, Akademisi, atau Peradaban?
  • Respons Roy Suryo dan Dokter Tifa Terkait Kasus Ijazah Jokowi, Polisi: Patuhi Aturan RJ
  • Jadwal Pekan 33 Super League 2025/2026, Persib dan Borneo Berlaga Sengit
  • Kronologi Kecelakaan Bus Halmahera: Daftar 23 Korban, 2 Tewas Belum Dikenali
  • Jadwal Siaran Langsung Jepang vs Indonesia U17 Piala Asia 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Profil Brigjen Eko Hadi Santoso Terbongkar Kasus Suap Rp2,8 M AKBP Didik Putra
Hukum

Profil Brigjen Eko Hadi Santoso Terbongkar Kasus Suap Rp2,8 M AKBP Didik Putra

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover28 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Profil Brigjen Eko Hadi Santoso dan Pengungkapan Kasus Suap Rp2,8 Miliar

Brigjen Polisi Eko Hadi Santoso, jenderal bintang satu yang menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, kini menjadi sorotan setelah mengungkap kasus suap sebesar Rp2,8 miliar yang diterima oleh AKBP Didik Putra Kuncoro. Ia adalah lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1999 dan memiliki latar belakang karier yang cukup menjanjikan dalam dunia kepolisian.

Eko Hadi Santoso dilantik sebagai Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri pada pertengahan April 2025, setelah diangkat oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Sebelumnya, ia pernah menjabat berbagai posisi strategis, seperti Kepala Bagian Monitoring dan Evaluasi (Kabagmon) Robinopsnal Bareskrim Polri serta Pengembang Teknologi Informasi Kepolisian Utama Tingkat II Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi (Div TIK) Polri.

Penyelidikan Kasus Suap AKBP Didik Putra Kuncoro

Dalam penyelidikan terhadap kasus suap yang melibatkan AKBP Didik Putra Kuncoro, Eko Hadi Santoso mengungkap bahwa jumlah uang suap yang diterima mencapai total Rp2,8 miliar. Uang tersebut diserahkan melalui perantara AKP M, yang saat itu menjabat sebagai Kasat Resnarkoba Polres Bima Kota.

“AKP M mengaku menerima uang dari bandar narkoba sejak bulan Juni 2025 hingga November 2025, dan sebagian besar uang tersebut diserahkan kepada AKBP DPK yang merupakan atasan langsung dari AKP M,” kata Eko dalam keterangannya.

AKBP Didik Putra Kuncoro kini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB pada Senin, 16 Februari 2026. Ia disangkakan dengan Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (2) atau Pasal 137 Huruf A Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun.

Peran Eko Hadi Santoso dalam Penangkapan Narkoba

Meski baru menjabat, Eko Hadi Santoso langsung menunjukkan komitmennya dalam memerangi peredaran narkoba. Salah satu operasi besar yang berhasil dilakukan adalah pengungkapan penyelundupan 99 kilogram sabu di wilayah Langsa, Aceh.

Operasi ini berawal dari laporan masyarakat tentang dugaan penyelundupan sabu dari Malaysia melalui jalur laut. Satgas Narcotics Investigation Center (NIC) bersama Subdit 4 Dittipidnarkoba Bareskrim, Polres Langsa, dan Bea Cukai kemudian melakukan tindakan.

Beberapa lokasi penting yang berhasil disita antara lain:
– Lokasi pertama di Warkop Wak Am pada pukul 22.00 WIB: petugas menyita satu unit HP Redmi 13, motor Sonic 150R, dompet berisi identitas, ATM, dan uang tunai Rp568 ribu.
– Lokasi kedua di semak-semak Sungai Titi Kembar pada pukul 22.40 WIB: ditemukan 99 bungkus sabu yang disimpan dalam lima karung.
– Lokasi ketiga di Pangkalan Boat Sungai Titi Kembar pada pukul 01.30 WIB: diamankan satu unit boat pancing warna hijau-merah dan mesin Mega Honda GX 390.

Pelaku bernama Zulkifli berhasil ditangkap dalam operasi ini. Ia mengaku menerima perintah dari seseorang berinisial S alias B alias K, yang diduga kuat sebagai pengendali jaringan bersama rekannya M alias E.

Harapan untuk Keberlanjutan Penegakan Hukum

Eko Hadi Santoso juga menyampaikan harapannya agar Polri tetap solid dalam menghadapi tantangan keamanan ke depan. “Kami ingin memastikan Polri tetap solid dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan ke depan. Mutasi ini adalah bagian dari strategi memperkuat organisasi agar semakin profesional dalam melayani masyarakat,” ujar Irjen Pol Sandi Nugroho, Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri.

Sementara itu, Eko sendiri menjawab singkat saat diwawancarai, bahwa dirinya akan mengedepankan integritas. “Ya integritas kita dorong. Penegakkan hukum semakin masif. Mohon doa dan kerja sama ya rekan-rekan wartawan,” jawab Eko singkat.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Respons Roy Suryo dan Dokter Tifa Terkait Kasus Ijazah Jokowi, Polisi: Patuhi Aturan RJ

16 Mei 2026

Penitipan 12 Bayi di Rumah Bidan Yogyakarta, Hasil Hubungan Luar Nikah Tanpa Izin

15 Mei 2026

Mahfud MD Ungkap Ketidakadilan Penegakan Hukum, Terkesan Dipaksakan dan Kencangkan Target: Tidak Profesional

15 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

HP 4 Jutaan Terbaik 2026 dengan Spesifikasi Lengkap dan Performa Kencang

16 Mei 2026

Mengapa Pembalap MotoGP Turunkan Kaki Sebelum Tikungan?

16 Mei 2026

Gempa Hebat Mengguncang Kota Bitung, Sulawesi Utara Pukul Siang Ini

16 Mei 2026

Pendidikan Perawat: Membentuk Praktisi, Akademisi, atau Peradaban?

16 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?