Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 25 Juli 2026
Trending
  • BPTD Jambi Bungkam, Dugaan Ketidaksesuaian SBU dan SKP pada Sejumlah Proyek Konstruksi Tahun 2025 Mengemuka
  • Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026
  • 10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman
  • 5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl
  • Kunjungan ke Pabrik Yamaha, Komunitas XMAX Bali Jelajahi Standar Produksi Global
  • Video Call dengan Bayi: Termasuk Screen Time? Ini Jawabannya
  • Penawaran Umum RANS Ditutup Besok, Jutaan Investor Antre Daftar di Bursa
  • Terdakwa Korupsi Rp 300 M Soroti Bukti Kerugian dan Validitas Audit
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Pria di Lombok Timur Dihajar Massa Usai Mencuri Siang Bolong, Motor Dibakar
Hukum

Pria di Lombok Timur Dihajar Massa Usai Mencuri Siang Bolong, Motor Dibakar

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover2 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Peristiwa Pencurian di Desa Mekarsari, Lombok Timur

Pada hari Minggu (25/1/2026), seorang pria diamuk massa setelah tertangkap basah mencuri di rumah warga di Desa Mekarsari, Kecamatan Suela, Kabupaten Lombok Timur. Kejadian ini terjadi sekitar pukul 10.00 WITA, saat situasi pemukiman terlihat lengang karena lokasinya yang berdekatan dengan area persawahan.

Menurut informasi dari Kasi Humas Polres Lombok Timur AKP Nikolas Osman, kejadian bermula ketika korban kembali dari rumah neneknya yang hanya berjarak 100 meter. Saat tiba di rumah, korban merasa curiga melihat sepasang sandal asing tergeletak di teras rumahnya. Kecurigaan tersebut semakin menguat ketika ia menemukan jendela depan dalam keadaan menganga akibat bekas congkelan paksa.

Saat pintu depan dibuka, pelaku yang tertangkap basah sedang berada di dalam rumah langsung mencoba kabur. Pelaku melompat melalui pintu belakang dan mencoba menghilang di rimbunnya area persawahan. Korban yang berteriak maling kemudian mengundang perhatian warga dan mengejar pelaku.

Pelarian pelaku tidak berlangsung lama. Dalam jarak sekitar 500 meter dari lokasi kejadian, warga yang dipimpin oleh tetangga korban bernama Diki berhasil menyudutkan pelaku di tengah sawah. Tanpa banyak bicara, kemarahan warga meledak.

“Pelaku sempat dihakimi di tempat sebelum akhirnya diseret kembali ke rumah korban,” ujarnya. Tak puas hanya dengan menghajar pelaku, warga yang sudah terlanjur geram dengan maraknya aksi pencurian melampiaskan amarahnya ke sepeda motor milik pelaku. Dalam hitungan menit, api berkobar hebat, menghanguskan kendaraan tersebut hingga menyisakan kerangka besi.

Tindakan Polisi dan Evakuasi Pelaku

Menurut Nikolas, pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Suela langsung bergerak cepat menuju lokasi setelah menerima laporan warga untuk mencegah aksi main hakim sendiri yang lebih fatal. “Sesampainya di TKP, massa sudah berkerumun dan emosinya sangat tinggi. Kapolsek bersama anggota segera mengimbau masyarakat untuk tidak berbuat anarkis sambil kami berkoordinasi dengan unit Buser dan Dalmas untuk bantuan evakuasi,” ujarnya.

Proses evakuasi yang berlangsung sekitar pukul 13.00 WITA tersebut berlangsung dramatis. Polisi sempat mendapat perlawanan dari warga yang masih ingin melampiaskan amarahnya kepada pelaku. Akhirnya, pelaku berhasil dilarikan ke Mapolres Lombok Timur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kerugian dan Proses Hukum

Berdasarkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan keterangan korban, ditemukan kerusakan pada engsel jendela akibat benda tumpul. Korban juga melaporkan kehilangan uang tunai dalam jumlah besar. “Korban menerangkan bahwa uang sebanyak Rp 6.000.000 (enam juta rupiah) yang disimpan di dalam rak baju paling bawah di lemari kamarnya telah hilang,” tambah Nicolas.

Saat ini, terduga pelaku tengah menjalani perawatan medis akibat luka-luka yang dideritanya sebelum diproses secara hukum. “Kami mengimbau warga agar tetap tenang dan menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada pihak berwajib tanpa harus melakukan tindakan destruktif di masa mendatang,” tutupnya.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Terdakwa Korupsi Rp 300 M Soroti Bukti Kerugian dan Validitas Audit

11 Juli 2026

PBB Fokus pada Pencegahan Genosida, 6 Kegagalan di Gaza, Rwanda, dan Rohingya Diungkap

11 Juli 2026

Aiptu N Diduga Siksa Istri Siri dan Ajari Racik Narkoba, Ini Kasus Ketiganya

11 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

BPTD Jambi Bungkam, Dugaan Ketidaksesuaian SBU dan SKP pada Sejumlah Proyek Konstruksi Tahun 2025 Mengemuka

14 Juli 2026

Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026

14 Juli 2026

10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman

11 Juli 2026

5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl

11 Juli 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?