Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 22 Mei 2026
Trending
  • Snapdragon vs Tensor: Perbandingan Chipset Foldable Samsung Galaxy Z Fold6 vs Google Pixel Fold 2026
  • Prabowo, Dolar, dan Kekacauan Komunikasi Publik
  • Jakarta Darurat Perampokan, 4 WNA Jadi Target: Pramono Diminta Tindak Lanjuti
  • Melihat perjuangan Prabowo lindungi aset negara melalui Satgas PKH
  • Prediksi Final Piala FA: Chelsea vs Manchester City, Mengakhiri Kekalahan di Laga Penentuan
  • Perjalanan Karier Choi Siwon: Dari Idola ke Pengusaha
  • Ramalan Zodiak Aries dan Taurus 16 Mei 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan
  • Moto3 Catalunya 2026: Tantangan Veda Ega Hadapi Pembalap Spanyol
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Presiden Bertemu Profesor Oxford-Imperial, Bahas Kampus Baru dan Pertukaran Akademik
Politik

Presiden Bertemu Profesor Oxford-Imperial, Bahas Kampus Baru dan Pertukaran Akademik

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover28 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Pertemuan Presiden RI dengan Profesor dari Russell Group

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, berkesempatan bertemu dengan puluhan profesor dari universitas terkemuka yang tergabung dalam Russell Group saat berada di London, Inggris. Pertemuan ini dilakukan dalam forum UK-Indonesia Education Roundtable di Inggris, pada Selasa (20/1/2026), di Lancaster House, London.

Pertemuan tersebut melibatkan 24 profesor dari 24 universitas top di Inggris Raya. Beberapa di antaranya adalah King’s College, Oxford University, Imperial College, serta Edinburgh, dan masih ada 20 universitas lainnya. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa pertemuan ini membahas berbagai peluang kerja sama antara Indonesia dan Inggris.

Salah satu fokus utama pembahasan adalah rencana Presiden RI untuk membangun 10 kampus baru di Indonesia. Kampus-kampus tersebut akan fokus pada bidang kedokteran serta Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). Menurut Teddy, tujuan dari pembangunan kampus-kampus ini adalah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dan meningkatkan peringkat universitas di tingkat dunia.

“Intinya satu, yang pertama ada kerja sama pendidikan. Jadi Bapak Presiden ingin membuat 10 kampus baru di Indonesia, terutama di bidang kedokteran. Kemudian di bidang STEM, itu nanti beliau akan buat di Indonesia,” ujar Teddy.

Selain itu, Presiden RI juga berharap adanya kerja sama terkait pertukaran mahasiswa maupun dosen antara universitas di Indonesia dan Inggris. Dalam pertemuan tersebut, Teddy menyampaikan harapan bahwa para profesor dari universitas-universitas terbaik di Inggris dapat bekerja sama dengan institusi pendidikan di Indonesia.

“Harapannya dengan profesor-profesor kemarin dari top university di Inggris akan bisa kerja sama. Ada yang penambahan mahasiswa yang kuliah di sini,” kata Teddy.

“Kemudian yang kedua juga nanti pertukaran dosen, kira-kira begitu. Jadi ada dari profesor mereka yang nanti akan bekerja, apa, akan mengajar di universitas kita,” tambah dia lagi.

Fokus pada Pendidikan Kedokteran dan Sains

Dalam kesempatan ini, Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa universitas-universitas baru yang akan dibangun di Indonesia akan memiliki standar internasional dan menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Ia mengatakan bahwa standar pendidikan yang digunakan akan mencerminkan standar tertinggi dari universitas-universitas terbaik di Inggris.

“Saya ingin menggunakan standar Inggris, yaitu standar pendidikan tertinggi dari universitas-universitas terbaik di Inggris,” ungkap Prabowo.

Selain itu, Presiden RI juga menyampaikan bahwa Indonesia saat ini menghadapi kekurangan tenaga medis yang signifikan, termasuk dokter dan dokter gigi. Ia menjelaskan bahwa Indonesia masih kekurangan sekitar 140.000 dokter, sementara jumlah lulusan setiap tahunnya masih sangat terbatas.

“Kami hanya menghasilkan sekitar 9.000 dokter setiap tahunnya. Jadi, entah berapa tahun lagi, dan pada saat kami mencapai 140.000 dokter, semakin banyak dokter yang akan pensiun. Jadi, ini adalah sesuatu yang harus kami lakukan dengan rencana strategis,” ujar Presiden RI.

Oleh karena itu, rencana mendirikan 10 universitas baru itu akan berfokus pada pendidikan kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, serta bidang sains dan teknologi. Selain itu, mahasiswa yang diterima akan berasal dari lulusan terbaik dan memperoleh beasiswa penuh dari pemerintah. Para mahasiswa akan mengikuti pelatihan bahasa Inggris intensif sebelum memulai perkuliahan.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Melihat perjuangan Prabowo lindungi aset negara melalui Satgas PKH

20 Mei 2026

Pemantauan Hilal di Medan Saat Sidang Isbat Idul Adha 17 Mei 2026

20 Mei 2026

Siswi SMAN 1 Pontianak Diancam, Tolak Tanding Ulang Cerdas Cermat MPR

20 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Snapdragon vs Tensor: Perbandingan Chipset Foldable Samsung Galaxy Z Fold6 vs Google Pixel Fold 2026

20 Mei 2026

Prabowo, Dolar, dan Kekacauan Komunikasi Publik

20 Mei 2026

Jakarta Darurat Perampokan, 4 WNA Jadi Target: Pramono Diminta Tindak Lanjuti

20 Mei 2026

Melihat perjuangan Prabowo lindungi aset negara melalui Satgas PKH

20 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?