Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Friday, 9 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Daerah»Prediksi skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani siap libas tim tamu di Sinigaglia
    Daerah

    Prediksi skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani siap libas tim tamu di Sinigaglia

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover15 September 2026No Comments5 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Indonesiadiscover.com— Como diprediksi mampu mengalahkan RB Leipzig dengan skor 2-1 pada laga Liga Champions di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Jumat (11/9/2026) pukul 02.00 WIB.

    Debutan asal Italia itu akan menjalani pertandingan Eropa pertamanya dengan menjamu Leipzig setelah finis keempat Serie A musim lalu, sekaligus berambisi memberi kejutan di panggung elite Eropa.

    Bagaimana perjalanan Como hingga tampil di Liga Champions?

    Como menatap debut Liga Champions setelah menorehkan pencapaian luar biasa dengan finis di posisi keempat Serie A musim lalu.

    Tim asuhan Cesc Fabregas itu mengamankan tiket empat besar setelah meraih empat kemenangan dalam lima pertandingan terakhir, sekaligus mengungguli klub mapan seperti AC Milan dan Juventus.

    Pencapaian tersebut terasa semakin istimewa karena Como baru kembali ke kasta tertinggi Italia dua tahun lalu dan masih bermain di Serie D pada 2019.

    Kini, klub Lombardy itu tidak sekadar menjadi pelengkap di Liga Champions, tetapi datang dengan skuad ambisius setelah investasi besar dari pemilik mereka mulai menunjukkan hasil.

    Performa Como sepanjang tahun ini juga menjadi alasan mereka layak diperhitungkan.

    Hanya Inter Milan yang mengumpulkan poin lebih banyak pada periode tersebut, sementara Como berhasil meraih kemenangan tandang atas Napoli dan Genoa.

    Kekuatan Como tidak hanya terletak pada lini serang yang dihuni pemain seperti Nico Paz dan Tasos Douvikas.

    Mereka juga memiliki catatan pertahanan impresif dengan 19 clean sheet, terbanyak di Serie A musim lalu, sehingga Fabregas memiliki fondasi kuat untuk menghadapi lawan dengan pengalaman Eropa lebih banyak.

    Mengapa RB Leipzig tetap menjadi ancaman serius?

    RB Leipzig memiliki pengalaman jauh lebih panjang di Liga Champions dibanding Como.

    Klub Jerman tersebut sudah delapan kali tampil di kompetisi ini sejak menjalani debut Eropa pada fase grup sembilan tahun lalu dan pernah mencapai semifinal pada 2020.

    Namun, perjalanan Leipzig di kompetisi elite Eropa belakangan tidak terlalu meyakinkan.

    Pada fase liga musim 2024/2025, mereka hanya meraih satu kemenangan dari delapan pertandingan dan finis di posisi ke-32 setelah menelan tujuh kekalahan.

    Leipzig kembali ke Liga Champions setelah absen satu musim berkat finis ketiga di liga domestik musim lalu.

    Pergantian pelatih kemudian dilakukan dengan Martin Demichelis dipercaya menggantikan Ole Werner, sehingga laga melawan Como menjadi ujian penting bagi juru taktik asal Argentina tersebut.

    Demichelis memang baru pertama kali menangani tim di Liga Champions, tetapi pengalaman bermainnya di kompetisi ini cukup besar.

    Mantan pemain Bayern Munich, Manchester City, dan Malaga itu tercatat membuat 67 penampilan di Liga Champions sebagai pemain dan pernah menghadapi Fabregas ketika Manchester City berjumpa Barcelona.

    Bagaimana performa Como dan Leipzig sebelum pertandingan?

    Como membawa modal tiga pertandingan tanpa kekalahan di semua kompetisi dengan catatan sekali imbang dan dua kemenangan.

    Terbaru, I Lariani menghancurkan Genoa dengan skor 4-1 pada Sabtu, sekaligus memberikan sinyal positif menjelang pertandingan bersejarah di kandang sendiri.

    Sebaliknya, Leipzig mengawali musim domestik dengan dua kemenangan sebelum kehilangan momentum.

    Mereka menyingkirkan Eintracht Trier di DFB-Pokal dan mengalahkan Borussia Monchengladbach di Bundesliga, tetapi kemudian tumbang 1-3 dari Werder Bremen pekan lalu.

    Rekor tandang Leipzig di Liga Champions juga patut menjadi perhatian.

    Mereka hanya mengoleksi satu poin dari enam pertandingan tandang terakhir di kompetisi tersebut, catatan yang membuat perjalanan ke markas Como berpotensi menjadi masalah.

    Como sendiri akhirnya bisa kembali bermain di Giuseppe Sinigaglia setelah mengawali musim dengan tiga pertandingan tandang.

    Stadion tersebut sebelumnya menjalani peningkatan fasilitas agar memenuhi regulasi UEFA, sehingga laga kontra Leipzig sekaligus menjadi momentum spesial bagi klub dan pendukungnya.

    Siapa pemain yang bisa menentukan hasil pertandingan?

    Como memiliki sejumlah opsi ofensif yang dapat merepotkan pertahanan Leipzig. Douvikas menjadi salah satu pemain paling penting setelah mencetak 14 gol di Serie A musim lalu dan sudah menambah dua gol pada musim ini.

    Kehadiran Moise Kean juga membuat ancaman Como semakin besar.

    Penyerang timnas Italia tersebut baru tampil sebagai pemain pengganti dalam kemenangan 4-1 atas Genoa, tetapi memiliki pengalaman enam pertandingan Liga Champions sebelumnya dengan koleksi lima gol dan satu assist.

    Nico Paz juga layak menjadi sorotan karena kreativitasnya di lini depan. Selain Paz, Fabregas dapat mengandalkan Martin Baturina dan Assane Diao untuk memberikan variasi serangan dari area final third.

    Leipzig pun memiliki amunisi berbahaya meski kehilangan beberapa pemain. Mereka tidak diperkuat Rocco Reitz, Romulo, dan Christoph Baumgartner, sedangkan Brajan Gruda serta Assan Ouedraogo masih diragukan tampil.

    Namun, Leipzig mendapatkan tambahan kekuatan melalui kedatangan Marc Guiu dari Chelsea dan kembalinya Christopher Nkunku dengan status pinjaman dari AC Milan.

    Antonio Nusa juga tetap menjadi ancaman dari sisi sayap setelah sebelumnya mencetak gol pada debut Liga Champions bersama Club Brugge ketika masih berusia 17 tahun.

    Dengan kondisi kedua tim tersebut, Como memiliki peluang lebih besar untuk mengamankan kemenangan.

    Pengalaman Leipzig memang menjadi modal penting, tetapi momentum Como, kualitas lini serang, serta dukungan publik Giuseppe Sinigaglia dapat menjadi pembeda.

    Prediksi akhir Como kalahkan RB Leipzig menjadi hasil yang cukup masuk akal untuk laga ini.

    Fabregas diperkirakan mampu membawa timnya memulai sejarah di Liga Champions dengan kemenangan sekaligus mempertegas status Como sebagai salah satu pendatang baru yang patut diperhitungkan di Eropa.

    Prediksi skor: Como 2-1 RB Leipzig.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?