Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 26 Agustus 2026
Trending
  • Hongqi memulai perjalanan di Indonesia, menghadirkan nama yang terbentuk dari sejarah
  • Dokter Hewan: Merawat Kucing untuk Kesehatan Keluarga
  • Profil dan Biodata Asta RAN, Musisi yang Aktif Sejak SMA
  • Kementerian PKP Butuh Rp106 Triliun, Dana Terbesar untuk Bedah Rumah
  • 7 fakta misteri rumah kosong di Flex X Cop 2, temukan 5 mayat!
  • Kalender Liturgi Katolik Hari Ini: Jumat, 21 Agustus 2026, Pesta Wajib St Pius X
  • Hasil D Academy 8 Top 31 Grup 5, Wakil Cirebon dan Garut Lolos
  • Jangan terkena panas, kunjungi 10 destinasi dingin di Indonesia ini
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Sosial»Prajurit TNI Kericuhan di Warung Akibat Tolak Bayar QRIS
Sosial

Prajurit TNI Kericuhan di Warung Akibat Tolak Bayar QRIS

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover10 Mei 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Peristiwa Keributan di Warung Kelontong yang Viral di Media Sosial

Sebuah peristiwa keributan yang terjadi di sebuah warung kelontong di Jakarta Pusat menjadi perhatian publik setelah terekam dalam video dan viral di media sosial. Peristiwa tersebut melibatkan seorang prajurit TNI dan warga sipil, yang kemudian menimbulkan berbagai reaksi dari masyarakat.

Awal Peristiwa

Peristiwa ini bermula dari cekcok antara seorang pembeli dengan pemilik warung. Dari informasi yang beredar, cekcok terjadi karena pembeli enggan membayar biaya admin QRIS sebesar Rp 1.000. Dalam rekaman video yang beredar, tampak pria yang diduga sebagai personel TNI mencoba memancing konflik. Dari adu mulut itu, terjadi kontak fisik saat pria berbaju hitam mencoba melayangkan pukulan kepada penjaga warung.

Keributan langsung terjadi karena penjaga warung lainnya mencoba mencegah serangan. Namun, pria berbaju hitam itu tidak berhenti. Dia merusak beberapa barang seperti etalase warung. Lantaran keributan semakin membesar, warga sekitar turun tangan. Mereka berusaha melerai. Polisi dan TNI pun turun tangan menangani keributan tersebut.

Penjelasan dari Pihak Berwenang

Menurut AKBP Roby Saputra, Kasat Reskrim Polres Metro Jakpus, peristiwa tersebut sudah ditangani oleh POM (Pengadilan Militer). Ia menyatakan bahwa pihak kepolisian sedang melakukan pendalaman untuk mengungkap fakta secara utuh.

Sementara itu, Kadispenad Brigjen TNI Donny Pramono menjelaskan bahwa peristiwa tersebut memang melibatkan seorang prajurit TNI AD dengan warga sipil di tempat kejadian. Menurut dia, keributan bermula dari kesalahpahaman antara kedua pihak saat transaksi sedang terjadi. Kesalahpahaman itu lantas memicu cekcok.

Donny juga menyampaikan bahwa dalam peristiwa tersebut, justru prajurit TNI AD atas nama Sertu AW mengalami luka akibat penusukan oleh pemilik warung dan saat ini yang bersangkutan sedang mendapatkan penanganan medis di RS Hermina Kemayoran.

Kerusakan Warung dan Penanganan Selanjutnya

Berkaitan dengan kerusakan warung setelah cekcok terjadi, Donny menyampaikan bahwa semua itu masih satu rangkaian peristiwa setelah kondisi di lokasi kejadian memanas dan mengundang perhatian banyak orang. Dalam hal itu, dia menyebutkan bahwa Polres Metro Jakpus juga turut melakukan pendalaman untuk mengungkap fakta secara utuh.

”Terkait kerusakan warung yang terjadi setelahnya, hal tersebut merupakan bagian dari rangkaian kejadian di lokasi yang situasinya sudah memanas. Namun demikian, seluruh peristiwa ini saat ini telah ditangani oleh Polres (Metro) Jakarta Pusat dan juga didalami oleh pihak terkait untuk memastikan fakta secara utuh,” ujar dia.

Donny memastikan, situasi dan kondisi di sekitar lokasi kejadian saat ini sudah kondusif. Pihaknya terus berkoordinasi dengan aparat kepolisian agar penanganan kasusnya berjalan dengan baik. Dia berharap masyarakat tidak cepat terprovokasi oleh potongan video yang beredar luas di media sosial. Apalagi bila video tersebut belum jelas menunjukkan duduk persoalan yang terjadi.

Tanggung Jawab Prajurit TNI

Donny menegaskan bahwa TNI AD memastikan bahwa setiap prajurit yang terlibat akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku apabila terbukti melakukan pelanggaran. Hal ini menunjukkan komitmen TNI dalam menjaga disiplin dan profesionalisme para prajuritnya.

Dengan adanya peristiwa ini, diharapkan masyarakat dapat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum sepenuhnya jelas. Proses hukum akan terus berjalan dengan transparan dan adil.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Orang yang Menjaga Privasi Sering Punya 7 Ciri Ini, Menurut Psikologi

17 Mei 2026

182 Orang Tua Laporkan Kekerasan Anak di Jogja, LPSK Sosialisasi Pengajuan Restitusi

17 Mei 2026

Ahli komunikasi ingatkan bahaya hukum publik di media sosial

17 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Hongqi memulai perjalanan di Indonesia, menghadirkan nama yang terbentuk dari sejarah

25 Agustus 2026

Dokter Hewan: Merawat Kucing untuk Kesehatan Keluarga

25 Agustus 2026

Profil dan Biodata Asta RAN, Musisi yang Aktif Sejak SMA

25 Agustus 2026

Kementerian PKP Butuh Rp106 Triliun, Dana Terbesar untuk Bedah Rumah

25 Agustus 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?