Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 27 September 2026
Trending
  • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
  • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
  • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
  • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
  • Nilai pasaran tembus Rp 163 miliar! Persija Jakarta belum puas dan masih buru pemain baru
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Polisi Tangani Dugaan Bullying SMPN Tangsel
Hukum

Polisi Tangani Dugaan Bullying SMPN Tangsel

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover2 Januari 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Penyelidikan Kasus Perundungan di SMP Tangerang Selatan Dihentikan

Polisi menghentikan penyelidikan terkait dugaan perundungan atau bullying yang melibatkan seorang siswa SMP negeri di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Keputusan ini diambil setelah pihak keluarga korban dan pelaku sepakat menyelesaikan masalah melalui mediasi.

Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Wira Graha Setiawan, menjelaskan bahwa kedua belah pihak telah mencapai kesepakatan untuk menyelesaikan perkara tersebut. “Pihak keluarga terduga pelaku dan pihak keluarga korban bersepakat untuk menyelesaikan perkara ini melalui mekanisme mediasi,” ujarnya di Polres Tangerang Selatan, Rabu (31/12/2025).

Selain itu, hasil pemeriksaan menyimpulkan bahwa tidak ada hubungan sebab-akibat antara dugaan kekerasan dengan meninggalnya korban. Berdasarkan hasil forensik, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diketahui meninggal dunia akibat tumor yang saat itu mengalami pendarahan hingga menyebabkan kematian.

“Dapat disimpulkan bahwa sebab kematian pasien akibat sebuah tumor di bagian kepala,” kata ahli forensik RSUD Kabupaten Tangerang, Liauw Djai Yen.

Selama proses penyelidikan, polisi melibatkan 15 orang saksi dan enam ahli agar penyebab kematian korban dapat dipastikan secara objektif dan ilmiah. Saksi-saksi yang diperiksa berasal dari pihak sekolah, rumah sakit, teman sekelas korban, terduga pelaku, serta orangtua dan keluarga korban.

Enam ahli yang dilibatkan, antara lain:
* Dokter spesialis mata
* Dokter spesialis anak
* Dokter spesialis neurologi
* Dokter umum
* Dokter spesialis forensik RSUD Kota Tangerang Selatan
* Ahli pidana

Dari proses mediasi tersebut, keluarga korban telah menerima santunan serta perhatian dari pihak keluarga terduga pelaku dan Pemerintah Kota Tangsel.

Korban Meninggal Dunia

MH diduga menjadi korban perundungan pada 20 Oktober 2025, ketika kepalanya diduga dihantam kursi besi oleh teman sekelasnya. Ia mengalami luka serius dan sempat dirawat di rumah sakit swasta di Tangerang Selatan, sebelum dirujuk ke RS Fatmawati pada 9 November 2025.

Kondisinya terus menurun dan ia masuk ICU dengan intubasi sejak 11 November, hingga meninggal pada Minggu pagi. Kabar duka itu pertama kali disampaikan LBH yang mendampingi keluarga korban.

“Korban sudah tidak ada. Ini saya lagi otw RS,” kata Alvian, pendamping LBH Korban, yang menerima kabar sekitar pukul 06.00 WIB.

Kepala Dinas Pendidikan Tangsel, Deden Deni, turut membenarkan informasi tersebut.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

27 September 2026

Ruben Onsu Jadi Tersangka Penipuan, Mantan Manajer Sarwendah: Dia Tak Pernah Berniat Jahat

31 Agustus 2026

Direktur Polipangkep Lulus Uji Kompetensi CRA dan CRP, Kuatkan Tata Kelola Berbasis Risiko

31 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

27 September 2026

Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

16 September 2026

6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

16 September 2026

PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

16 September 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?