Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 13 Februari 2026
Trending
  • Penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan Dinonaktifkan, Rieke Soroti Data Kelompok Miskin
  • Eks Pacar Epstein Menolak Bersaksi di DPR AS, Siap Bicara Jika Trump Grasi
  • Bertemu di Lembur Pakuan, Fraksi PKS Jabar Sampaikan Aspirasi ke Dedi Mulyadi
  • Daftar 89 Sekuritas Aktif dan Kode Broker Resmi BEI, Info Transaksi Kembali Dibuka?
  • Prediksi Skor Chengdu Rongcheng vs Buriram United: Peluang Lolos Semakin Berat
  • Murah dan Nendang! 3 TWS Rp300 Ribu Terbaik 2026 by David GadgetIn
  • Ramalan Zodiak Leo dan Virgo 10 Februari 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan
  • Geely Serbu Pasar Mobil Listrik, EX2 Rakitan Lokal Jadi Unggulan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Pilih Bertahan Setelah Serangan Israel, Jurnalis Iran Ingin Tunjukan Rezim Zionis ke Dunia
Nasional

Pilih Bertahan Setelah Serangan Israel, Jurnalis Iran Ingin Tunjukan Rezim Zionis ke Dunia

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover17 Juni 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

IndonesiaDiscover –

Pilih Bertahan Setelah Serangan Israel, Jurnalis Iran Ingin Tunjukan Rezim Zionis ke Dunia
Younes Shadlou(Tangkapan layar/Al Jazeera)

JURNALIS TV Pemerintah Iran (IRIB), Younes Shadlou, mengungkapkan bahwa sejumlah rekannya masih berada di dalam gedung saat serangan Israel menghantam, Senin (16/6).

“Saya tidak tahu pasti berapa banyak yang masih terjebak di dalam sekarang,” ujarnya dalam laporan langsung dari luar gedung dikutip Al Jazeera, Senin (16/6).

Shadlou mengatakan bahwa meskipun peringatan evakuasi telah dikeluarkan sebelumnya, para staf tetap bertahan hingga detik terakhir. “Kami memilih tetap di tempat untuk menunjukkan kepada dunia wajah sebenarnya dari rezim Zionis,” tegasnya.

Baca juga : Sejumlah Pegawai TV Pemerintah Iran IRIB Tewas dalam Serangan Israel

Peyman Jebeli, Kepala IRIB, mengecam keras serangan Israel tersebut. Jebelli menegaskan bahwa para pegawai media nasional dengan tegas menyatakan tekad mereka untuk terus memainkan peran dalam “perang hibrida” yang menurutnya telah dimulai oleh Israel.

“Tidak ada sedikit pun gangguan dalam tekad kami untuk meraih kemenangan media atas barisan kekafiran,” kata Jebelli

Dikutip BBC, Jebeli muncul di layar televisi tak lama setelah serangan berlangsung. Ia tampak memegang selembar kertas yang berlumuran darah, yang disebutnya milik salah satu korban. Dalam pernyataannya, Jebeli menegaskan bahwa televisi nasional dan seluruh pekerjanya akan terus berdiri hingga akhir.

Baca juga : Kantor TV Pemerintah Iran IRIB Jadi Sasaran Serangan Israel

Markas besar TV pemerintah itu dikenal luas sebagai semacam “kompleks mini” karena menjadi tempat bekerja bagi ribuan orang. Kawasan ini sebelumnya telah menjadi target dalam peta peringatan yang dirilis Israel, yang meminta warga Distrik 3 di Teheran untuk segera mengungsi. Dalam peta tersebut, kompleks kantor TV pemerintah juga turut dicantumkan sebagai area yang akan diserang.

Serangan tersebut menghentikan siaran langsung televisi, di mana seorang pembawa acara tampak bergegas keluar dari studio saat ledakan terjadi.

Menurut laporan Dorsa Jabari dari Al Jazeera, pembawa acara tersebut adalah Sahar Emami, salah satu presenter paling terkenal di Iran. Sesaat sebelum siaran terputus, Emami sempat berkata:

“Dengarkan, yang kalian dengar adalah suara sang penyerang. Itu adalah suara yang menyerang kebenaran.”

Jabari menambahkan IRIB merupakan saluran televisi paling banyak ditonton di Iran karena akses ke saluran asing sangat dibatasi. Banyak warga menggunakan parabola untuk menyaksikan berita dari luar negeri, namun itu pun seringkali sulit. Karena itulah, siaran dari televisi nasional menjadi sumber informasi utama bagi masyarakat. (Al Jazeera/BBC/P-4)

Bertahan Dunia ingin Iran Israel Jurnalis. Pilih Rezim serangan setelah Tunjukan Zionis
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Ramalan Zodiak Leo dan Virgo 10 Februari 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan

12 Februari 2026

Daftar 89 Sekuritas Aktif dan Kode Broker Resmi BEI, Info Transaksi Kembali Dibuka?

12 Februari 2026

Eks Pacar Epstein Menolak Bersaksi di DPR AS, Siap Bicara Jika Trump Grasi

12 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan Dinonaktifkan, Rieke Soroti Data Kelompok Miskin

13 Februari 2026

Eks Pacar Epstein Menolak Bersaksi di DPR AS, Siap Bicara Jika Trump Grasi

12 Februari 2026

Bertemu di Lembur Pakuan, Fraksi PKS Jabar Sampaikan Aspirasi ke Dedi Mulyadi

12 Februari 2026

Daftar 89 Sekuritas Aktif dan Kode Broker Resmi BEI, Info Transaksi Kembali Dibuka?

12 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?