Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 19 Agustus 2026
Trending
  • Mentan Amran Gandeng KNPI Untuk Kawal Ketahanan Pangan
  • Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026
  • 10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman
  • 5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl
  • Kunjungan ke Pabrik Yamaha, Komunitas XMAX Bali Jelajahi Standar Produksi Global
  • Video Call dengan Bayi: Termasuk Screen Time? Ini Jawabannya
  • Penawaran Umum RANS Ditutup Besok, Jutaan Investor Antre Daftar di Bursa
  • Terdakwa Korupsi Rp 300 M Soroti Bukti Kerugian dan Validitas Audit
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Olahraga»Piala Asia Futsal 2026 – Kenangan Dua Raja Futsal Asia di Indonesia
Olahraga

Piala Asia Futsal 2026 – Kenangan Dua Raja Futsal Asia di Indonesia

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover29 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Piala Asia Futsal 2026 secara resmi dimulai hari ini, Selasa (27/1/2026), dengan penyelenggaraan di dua venue berbeda. Turnamen bergengsi ini menarik perhatian banyak penggemar futsal dari seluruh Asia, terutama karena kehadiran dua tim besar yang sering menjadi pesaing utama, yaitu Iran dan Jepang.

Indonesia sebagai tuan rumah menyediakan dua venue utama untuk penyelenggaraan Piala Asia Futsal 2026, yaitu Indonesia Arena dan Jakarta International Velodrome. Kedua tempat ini akan menjadi saksi pertandingan antara tim-tim terbaik Asia dalam kompetisi yang penuh persaingan.

Iran dan Jepang, yang dikenal sebagai raja futsal Asia, tampil dengan kekuatan penuh. Mereka ditempatkan di grup yang berbeda pada fase penyisihan turnamen. Tim Samurai Biru, julukan Jepang, berada di Grup C bersama Uzbekistan, Tajikistan, dan Australia. Sementara itu, Tim Melli Futsal, julukan Iran, tergabung dalam Grup D bersama Afghanistan, Arab Saudi, dan Malaysia.

Kedua pelatih tim raksasa tersebut memiliki kenangan khusus dengan Indonesia, membuat perhelatan kali ini terasa istimewa. Vahid Shamsaei, pelatih kepala Iran, kembali ke Indonesia setelah 24 tahun dengan status yang berbeda. Pada Piala Asia Futsal 2002 yang juga digelar di Indonesia, Shamsaei masih berperan sebagai pemain andalan Iran. Saat itu, Iran berhasil mengalahkan Jepang dengan skor telak 6-0 di partai final dan meraih gelar juara.

Shamsaei juga merupakan rekan satu tim Mohammad Hashemzadeh, mantan pelatih Timnas Futsal Indonesia. Di kubu Jepang, pelatih kepala Kensuke Takahashi juga merasakan nuansa nostalgia ketika kembali ke Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai pelatih Tim Futsal Garuda pada periode 2018-2021 sebelum kemudian ditunjuk sebagai asisten pelatih kepala Timnas Futsal Jepang. Sebelum menangani Timnas Indonesia, Takahashi juga pernah menjadi bagian dari tim kepelatihan Samurai Biru.

Iran dan Jepang memang layak disebut sebagai duo raksasa futsal Asia dengan prestasi gemilang yang telah mereka ukir selama ini. Di ajang Piala Asia Futsal, Iran memimpin dengan 13 gelar juara, menunjukkan dominasi luar biasa mereka di kancah futsal Asia. Jepang berada di posisi kedua dengan empat gelar juara, yang juga patut dibanggakan. Tidak ada tim lain selain Iran dan Jepang yang pernah menjuarai Piala Asia Futsal lebih dari sekali.

Dalam sesi konferensi pers di Jakarta, Selasa (27/1/2026), kedua pelatih menyampaikan ambisi mereka untuk turnamen kali ini. “Target kami adalah juara dan saya sangat senang bisa kembali ke sini,” ungkap Kensuke Takahashi dengan penuh semangat. “Kami sudah mempersiapkan diri sebaik mungkin, terutama untuk menghadapi laga pertama melawan Australia,” tegas pelatih Jepang berusia 43 tahun tersebut.

Sementara itu, Vahid Shamsaei juga berbagi kenangan dan ambisinya bersama Tim Melli. “24 tahun lalu saya berada di Jakarta sebagai pemain,” kenang pelatih Iran tersebut. “Tapi sekarang saya kembali ke sini bersama tim dengan peran berbeda, namun tujuannya tetap sama: untuk menang.” “Ini bukan grup yang mudah, tetapi kami optimis bisa melaju sejauh mungkin,” ujar legenda futsal Iran itu penuh percaya diri.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Sandro Tonali resmi bergabung dengan Tottenham Hotspur, jadi pemain termahal klub

11 Juli 2026

Prediksi Skor Lincoln Red Imps vs Inter Club d’Escaldes Liga Champions UEFA 8 Juli 2026

11 Juli 2026

16 Bencana Besar Piala Dunia 2026: Tiga Negara Tuan Rumah Terpuruk, Kanada dan AS Kehilangan Gaya

11 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Mentan Amran Gandeng KNPI Untuk Kawal Ketahanan Pangan

2 Agustus 2026

Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026

14 Juli 2026

10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman

11 Juli 2026

5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl

11 Juli 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?