Kehadiran Bojan Hodak di Persib Bandung: Masa Keemasan yang Tak Terlupakan
Bojan Hodak, pelatih asal Kroasia, resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih kepala Persib Bandung setelah membawa klub meraih tiga gelar berturut-turut hingga musim 2025/2026. Meskipun telah meninggalkan kursi kepelatihan, ia tetap menjadi bagian dari Persib Bandung dalam posisi Technical Advisor di bawah naungan Shareholders Group. Hal ini menunjukkan bahwa kontribusi dan peran Bojan tidak hanya terbatas pada lapangan hijau, tetapi juga berdampak pada struktur internal klub.
Pesan haru dari kapten Persib Bandung, Marc Klok, menjadi bukti bahwa Bojan Hodak meninggalkan jejak yang mendalam di hati para pemain dan staf. Dalam unggahan Instagramnya, Senin (25/5/2026), Klok menyampaikan rasa terima kasih atas pengalaman tiga tahun bersama Bojan. Ia menilai bahwa masa tersebut adalah masa keemasan dalam kariernya.
“Bos, saya bahkan tidak tahu harus memulai dari mana. Tiga tahun. Tiga gelar. Dan tidak ada sekalipun, sehari pun kamu berhenti menjadi dirimu sebenarnya,” tulis Klok dalam pesannya.
Klok menjelaskan bahwa Bojan Hodak datang dengan visi dan prinsip pribadi yang kuat. Ia tetap menjaga jati dirinya meski dihadapkan dengan tekanan dan kritik. Bagi Klok, hal itu membuat Bojan menjadi sosok yang bisa dipercaya oleh seluruh pemain dan staf.
“Kamu datang dengan visi, cara, dan kebenaran dirimu sendiri. Keriuhan tidak pernah menyentuhmu. Kritik sama sekali tidak berpengaruh. Sorotan tidak pernah mengubahmu. Kamu hanya tetap menjadi Bojan,” ujar Klok.
Menurut Klok, Bojan Hodak bukan hanya seorang pelatih, tetapi lebih dari itu. Ia seperti seorang ayah bagi para pemain, karena mampu menjaga harmonisasi ruang ganti dengan kejujuran dan ketulusan. Klok juga menegaskan bahwa Bojan tidak hanya dihormati, tetapi dicintai oleh seluruh elemen klub.
“Tentu saja, mungkin saya turun tangan sekali atau dua kali untuk menjaga ketenangan. Mungkin. Tetapi kita sama-sama tahu, mereka bukan hanya menghormatimu. Mereka mencintaimu. Pemain, staf, semuanya,” tutur Klok.
Pesan Klok juga menyentuh tentang kejujuran dan integritas Bojan. Ia menilai bahwa Bojan selalu memilih melakukan hal yang benar ketimbang hal yang mudah. Hal ini menjadi nilai tambah yang sangat berharga dalam dunia sepak bola yang seringkali penuh dengan kompromi.
“Terima kasih, Bos. Untuk semuanya yang terlihat dan tidak terlihat. Untuk semua percakapan, keputusan, dan di setiap momen, kamu selalu memilih melakukan hal yang benar ketimbang hal yang mudah.”
Peran Bojan Hodak dalam Sejarah Persib Bandung
Dalam pernyataan resmi manajemen Persib Bandung, Bojan Hodak tetap memiliki tempat penting dalam sejarah klub. Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyampaikan bahwa keputusan untuk mengganti Bojan sebagai pelatih kepala dilakukan dengan pertimbangan matang. Fokus utama klub adalah menjaga kesinambungan dan stabilitas tim untuk jangka panjang.
“Apa yang dilakukan Persib hari ini merupakan bagian dari proses kesinambungan. Kami ingin memastikan fondasi kuat yang telah dibangun dalam beberapa musim terakhir dapat terus berkembang dan menjadi kekuatan bagi klub ke depannya,” ujar Adhitia.
Ia juga menekankan bahwa kontribusi Bojan dalam prestasi, mentalitas, dan standar klub sangat luar biasa. Manajemen menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kepemimpinan Bojan selama masa jabatannya.
Sementara itu, Igor Tolic, asisten pelatih, akan menggantikan Bojan sebagai pelatih kepala. Adhitia menilai bahwa Igor memiliki pemahaman yang baik terhadap kultur tim dan karakter pemain. Selain itu, ia juga telah menjadi bagian dari perjalanan sukses klub dalam beberapa musim terakhir.
“Coach Igor memahami kultur tim, mengenal karakter pemain, dan telah menjadi bagian dari perjalanan sukses yang diraih bersama dalam beberapa musim terakhir. Kami percaya kesinambungan dan adaptasi merupakan modal penting dalam menghadapi babak baru ke depan,” kata Adhitia.

Masa Depan Persib Bandung
Adhitia berharap Bobotoh, para pendukung setia Persib, tetap memberikan dukungan penuh kepada tim dalam memasuki fase baru. Ia menyatakan bahwa perubahan selalu membawa emosi, tetapi langkah ini dianggap sebagai bagian dari proses pertumbuhan dan evolusi klub.
“Kami memahami bahwa perubahan selalu menghadirkan berbagai emosi. Namun kami berharap Bobotoh dapat melihat langkah ini sebagai bagian dari proses pertumbuhan dan evolusi klub dalam jangka panjang,” ujarnya.
Menurut Adhitia, dukungan dan kepercayaan Bobotoh selama ini menjadi salah satu kekuatan terbesar Persib. Ia menambahkan bahwa klub ingin tetap menjaga identitas kemenangan yang sudah dibangun, memperkuat fondasi tim, serta terus berkembang bersama Bobotoh untuk menghadapi tantangan yang lebih besar pada masa mendatang.
Sebagai bagian dari struktur jangka panjang klub, Bojan Hodak disebut tetap berada di dalam ekosistem Shareholders Group dengan posisi baru sebagai Technical Advisor. Di saat yang bersamaan, Persib resmi menunjuk Igor Tolic sebagai Head Coach baru, untuk memimpin tim pada musim 2026/2027.



