Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Wednesday, 4 November 2026
Trending
  • Bekerja di perusahaan asing bergaji ratusan dolar, Dwi Bagus ternyata ahli las bawah air
  • Prediksi Liverpool vs Chelsea: The Reds Siap Bungkam Skuad Xabi Alonso
  • Pendapatan Anjlok, Gerindra-PSI Pertanyakan Pemerataan Ekonomi Bali di RAPBD 2027
  • Bongkar Rahasia CVT Rusak: Tips Jitu dari Bengkel Resmi
  • 20 Prompt AI Keren untuk Gambar Sumpah Pemuda 2026, Sekali Klik!
  • Gugur di Ujung Timur: Perwira Kopassus Asal Sorong Tewas Ditembak Rekan Sejawat
  • Fakta di Balik Alif, Pria yang Lamar Dokter dengan Aset Rp10 Miliar dan Rumah Selapangan Bola
  • Panduan Pemula Bangkok: Wisata, Kuliner, dan Belanja Terbaik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Perputaran Ekonomi Pasar Jedogan Capai Rp3 M, DPRD Kota Serang Usulkan Penataan dan Lokasi Khusus
Ekonomi

Perputaran Ekonomi Pasar Jedogan Capai Rp3 M, DPRD Kota Serang Usulkan Penataan dan Lokasi Khusus

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover31 March 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Potensi Ekonomi Pasar Jedogan Kota Serang

Pasar Jedogan di Kota Serang menunjukkan potensi ekonomi yang sangat besar. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang, Muji Rohman, menyampaikan bahwa perputaran uang di pasar tersebut mencapai sekitar Rp3 miliar. Angka ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap aktivitas jual beli yang dilakukan menjelang Lebaran.

Menurut Muji, capaian ini menjadi indikator bahwa Pasar Jedogan tidak hanya sebagai pusat aktivitas sementara, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal. Tradisi Jedogan sendiri merupakan kegiatan tahunan yang dilakukan oleh masyarakat Kota Serang. Kata “Jedogan” berasal dari Bahasa Jawa Serang (Jaseng), yang artinya berhimpitan atau bergerombol untuk mendapatkan barang yang dicari. Kegiatan ini biasanya digunakan untuk membeli baju Lebaran dengan harga murah.

“Perputaran ekonomi keuangannya itu sampai dengan di angka Rp3 miliar, itu sangat luar biasa,” ucap Muji saat ditemui di ruang kerjanya. Ia menilai bahwa angka ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap pasar rakyat yang menawarkan berbagai kebutuhan dengan harga kompetitif.

Muji juga menyarankan agar Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melakukan penataan yang lebih optimal terhadap Pasar Jedogan. Ia mengkhawatirkan jika aktivitas di pinggir pasar dapat mengurangi pendapatan para pemilik toko. Oleh karena itu, ia meminta agar ada rekayasa yang bisa dilakukan agar toko-toko di sekitar tidak merasa pendapatannya berkurang.

Selain itu, Muji mendorong Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (DinkopUKMPerindag) untuk mengkaji penyediaan lokasi khusus bagi kegiatan serupa. Lokasi tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan seperti pameran dan otomotif, yang dinilai memiliki potensi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kalau memang ada tanah bengkok, eks bengkok itu bisa digunakan, sehingga tidak membebani anggaran APBD pembelian lahan. Karena atmosfir masyarakat Kota Serang saya lihat tinggi juga,” jelas Muji. Ia menekankan pentingnya adanya konsep penataan yang lebih rapih, sehingga Pasar Jedogan tidak hanya ramai secara ekonomi, tetapi juga tertib, nyaman, dan berkelanjutan bagi seluruh pelaku usaha.

Sebelumnya, Kepala DinkopUKMPerindag Kota Serang, Wahyu Nurjamil, menyampaikan bahwa perputaran ekonomi di Pasar Jedogan mencapai sekitar Rp3 miliar. Nilai tersebut merupakan akumulasi transaksi dari ratusan pedagang yang digelar selama empat hari pada 17–20 Maret 2026 di kawasan Pasar Lama Kota Serang, Banten.

“Sesuai dengan catatan kami dari para pedagang, perputaran ekonomi di Pasar Jedogan selama empat hari mencapai kurang lebih hampir Rp3 miliar,” ujar Wahyu. Menurutnya, capaian ini mencerminkan tingginya daya beli masyarakat sekaligus antusiasme terhadap pasar rakyat yang menawarkan berbagai kebutuhan dengan harga kompetitif menjelang Idulfitri.

Pasar Jedogan tidak sekadar menjadi pusat transaksi, tetapi juga menjadi ruang strategis bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan pendapatan. Tradisi tahunan ini dinilai mampu memberikan dampak ekonomi langsung bagi para pedagang lokal.

“Pasar Jedogan ini sudah menjadi tradisi khas. InsyaAllah ke depan akan kami kemas lebih baik lagi dan tetap menjadi program tahunan setiap menjelang Idulfitri,” katanya. Pemkot Serang memastikan kegiatan tersebut akan terus dipertahankan sebagai agenda rutin tahunan, mengingat besarnya nilai ekonomi sekaligus sebagai bagian dari pelestarian budaya lokal.

Wahyu menambahkan sektor UMKM di Kota Serang memiliki potensi besar untuk terus berkembang apabila didukung dengan fasilitas yang memadai. Ke depan, pihaknya berkomitmen untuk merangkul lebih banyak pedagang dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan.

“Kesuksesan tahun ini menjadi sinyal kuat bahwa sektor UMKM di Kota Serang memiliki ketahanan dan daya tarik yang luar biasa jika difasilitasi dengan tepat,” jelasnya. Terkait lokasi penyelenggaraan tahun mendatang, Pemkot akan menyesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Kawasan Pasar Lama masih menjadi opsi utama, namun tidak menutup kemungkinan dipindahkan ke lokasi lain yang dinilai lebih representatif.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Pendapatan Anjlok, Gerindra-PSI Pertanyakan Pemerataan Ekonomi Bali di RAPBD 2027

4 November 2026

Sinergi BI-APUVINDO, Akselerasi Pasar Uang dan Valas

3 November 2026

Era Kuantum: Telkom, Danantara, BSSN, dan Peruri Bangun Ekosistem Digital

3 November 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Bekerja di perusahaan asing bergaji ratusan dolar, Dwi Bagus ternyata ahli las bawah air

4 November 2026

Prediksi Liverpool vs Chelsea: The Reds Siap Bungkam Skuad Xabi Alonso

4 November 2026

Pendapatan Anjlok, Gerindra-PSI Pertanyakan Pemerataan Ekonomi Bali di RAPBD 2027

4 November 2026

Bongkar Rahasia CVT Rusak: Tips Jitu dari Bengkel Resmi

4 November 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?