Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 17 Mei 2026
Trending
  • 182 Orang Tua Laporkan Kekerasan Anak di Jogja, LPSK Sosialisasi Pengajuan Restitusi
  • Panduan Surabaya: Tempat Healing, Kuliner, dan Spot Foto Terbaik
  • Jika Menangis Saat Nonton Film, Jiwa Anda Lebih Indah, Ini 7 Alasan Psikologi
  • Orang yang Berjalan dengan Tangan di Belakang Punggung: 7 Perilaku yang Mengungkap Psikologi Mereka
  • Daftar Nama Pejabat di Indonesia, Mulai Presiden Hingga Jaksa Agung
  • Harga Samsung Galaxy S25 Ultra, Layar Unggul Lebih Baik dari iPhone 16 dan Google Pixel 9, Apakah Layak Dibeli?
  • Cara Menggunakan Strategi Dollar Cost Averaging untuk Investasi
  • Dinas Parekraf Cabut Izin Karaoke B-Fashion dan The Seven Usai Temukan Narkoba
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Peringatan BPBD: 12 Kecamatan Jakarta Selatan dan Timur Rawan Longsor Akibat Hujan Lebat Desember
Nasional

Peringatan BPBD: 12 Kecamatan Jakarta Selatan dan Timur Rawan Longsor Akibat Hujan Lebat Desember

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover23 Desember 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Ancaman Tanah Longsor di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur

Hujan deras yang diprediksi akan melanda DKI Jakarta sepanjang Desember 2025 membawa ancaman serius, yaitu potensi tanah longsor di wilayah selatan dan timur ibu kota. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengimbau warga di 12 kecamatan untuk waspada tinggi, terutama mereka yang tinggal dekat lembah sungai, tebing jalan, atau lereng curam. BPBD menyarankan agar masyarakat memperhatikan gerakan tanah saat curah hujan melebihi normal. Ini bukan sekadar peringatan kosong—data BMKG menunjukkan intensitas hujan ekstrem dapat memicu longsoran seperti yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Warga diminta untuk tetap siaga dan melakukan evakuasi cepat jika ada tanda bahaya.

12 Kecamatan Rawan: Jakarta Selatan dan Jakarta Timur Paling Rentan

BPBD menyoroti dua wilayah utama yang paling rentan terhadap ancaman tanah longsor, yaitu Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Di Jakarta Selatan, kecamatan-kecamatan yang rawan antara lain Cilandak, Jagakarsa, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Mampang Prapatan, Pasar Minggu, dan Pesanggrahan. Sementara itu, di Jakarta Timur, kecamatan-kecamatan yang menjadi perhatian adalah Cipayung, Ciracas, Kramatjati, Makasar, dan Pasar Rebo.

Wilayah-wilayah ini rentan karena topografi yang tidak stabil, dengan banyak lereng bukit, tebing sungai Ciliwung dan anak-anaknya, serta permukiman padat di zona-zona rawan. Jagakarsa dan Pesanggrahan sering menjadi langganan longsor kecil saat hujan deras—kondisi tanah yang labil, drainase yang buruk, dan bangunan liar semakin meningkatkan risiko. Di Jakarta Timur, Cipayung dan Ciracas memiliki kontur mirip, yaitu perbukitan timur dengan pemukiman rapat.

Peringatan ini bukan hanya prediksi asal. Data historis BPBD menunjukkan bahwa Desember dan Januari selalu menjadi puncak musim longsor di Jakarta. Tahun lalu saja, beberapa titik di Pasar Minggu dan Makasar sempat mengalami evakuasi warga akibat retakan tanah. Kali ini, dengan prediksi La Nina yang menyebabkan hujan lebih intens, ancaman jadi lebih besar.

Antisipasi Dini: Langkah-Langkah yang Harus Dilakukan Warga

BPBD memberi imbauan praktis kepada masyarakat, yaitu para lurah, camat, dan warga harus tetap siaga. Tanda-tanda bahaya seperti retakan tanah, air keruh mendadak dari sumur, atau gemuruh dari lereng harus segera direspons dengan evakuasi ke tempat aman. Warga juga diminta untuk menjauhi alur sungai dan lereng saat hujan lebat, serta mematikan listrik dan gas jika banjir atau longsor mengancam rumah.

Ikuti arahan petugas BPBD atau aparat setempat—mereka memiliki posko siaga 24 jam. Jika diperlukan, warga bisa diungsikan sementara ke gedung sekolah atau masjid terdekat. Hal ini sangat penting karena tanah longsor bisa terjadi tiba-tiba, tanpa memberi waktu banyak bagi masyarakat.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga sedang mendorong perbaikan drainase dan penghijauan lereng, tetapi proses ini membutuhkan waktu. Oleh karena itu, kesadaran dan tanggung jawab warga menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman ini.

Persiapan di Akhir Tahun 2025

Di akhir 2025, peringatan ini menjadi pengingat bahwa Jakarta tidak hanya menghadapi banjir, tetapi juga ancaman longsor yang bisa mengancam nyawa. Dari 12 kecamatan yang menjadi prioritas, warga diminta untuk menyediakan stok makanan, obat-obatan, senter, serta merencanakan rencana evakuasi keluarga.

BPBD berjanji akan meningkatkan patroli dan posko siaga. Semoga dengan antisipasi dini, jumlah korban bisa diminimalisir. Musim hujan memang menjadi tantangan tahunan, tetapi dengan kesiapsiagaan bersama, Jakarta bisa melewati musim hujan dengan lebih aman. Warga Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, tetap waspada—pantau informasi resmi dan jangan anggap remeh tanda-tanda alam.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

182 Orang Tua Laporkan Kekerasan Anak di Jogja, LPSK Sosialisasi Pengajuan Restitusi

17 Mei 2026

Orang yang Berjalan dengan Tangan di Belakang Punggung: 7 Perilaku yang Mengungkap Psikologi Mereka

17 Mei 2026

Panduan Surabaya: Tempat Healing, Kuliner, dan Spot Foto Terbaik

17 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

182 Orang Tua Laporkan Kekerasan Anak di Jogja, LPSK Sosialisasi Pengajuan Restitusi

17 Mei 2026

Panduan Surabaya: Tempat Healing, Kuliner, dan Spot Foto Terbaik

17 Mei 2026

Jika Menangis Saat Nonton Film, Jiwa Anda Lebih Indah, Ini 7 Alasan Psikologi

17 Mei 2026

Orang yang Berjalan dengan Tangan di Belakang Punggung: 7 Perilaku yang Mengungkap Psikologi Mereka

17 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?