Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Saturday, 17 October 2026
Trending
  • Duel argumen: Ahmad Doli Kurnia dan Hasyim Asy’ari terkait pasal selundupan PKPU
  • Kronologi Lengkap Penyerangan Bus Persib U-18 di Batang
  • Bos Intel ungkap teknologi cip yang bisa bikin AI lebih hemat energi
  • Stok iPhone Duo diprediksi terbatas, pembeli berpotensi hadapi penundaan
  • Rekor MURI SMK se-Jatim: Servis Gratis 9.175 Motor
  • Radja Nainggolan sesali keputusan masa lalu, sebut bisa bela timnas Indonesia selama 15 tahun
  • Lembah Kematian Riset
  • Opini: Dari kenangan menuju aksi – menghidupi pesan Paus Yohanes Paulus II di Flores
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Perbandingan Kekuatan Militer AS dan Iran di Ambang Perang
Nasional

Perbandingan Kekuatan Militer AS dan Iran di Ambang Perang

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover18 January 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Perbandingan Kekuatan Militer AS dan Iran yang Mengancam Kepentingan Global

Kemungkinan terjadinya perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali menjadi topik utama dalam dunia politik global. Situasi ini muncul akibat ketegangan yang memburuk sejak demonstrasi besar-besaran di Iran, yang dipicu oleh krisis ekonomi dan energi yang semakin menghimpit rakyat negara tersebut.

Demonstrasi yang berlangsung selama beberapa hari telah menimbulkan korban jiwa, dengan laporan menyebutkan hingga 648 orang tewas. Aparat keamanan Iran menggunakan kekerasan untuk mengatasi protes, yang memicu respons dari pihak asing, termasuk AS. Presiden AS saat itu, Donald Trump, menyatakan siap melakukan intervensi jika Teheran terus menganiaya para demonstran.

Kekuatan Militer: Anggaran dan Personel

Iran memiliki anggaran pertahanan sebesar $15,5 miliar per tahun, jauh lebih kecil dibandingkan pengeluaran militer AS yang mencapai $895 miliar. Dalam hal jumlah personel, militer Iran terdiri dari 580.000 tentara aktif dan 200.000 cadangan, sementara AS memiliki sekitar 1,3 juta pasukan aktif dan 766.000 pasukan cadangan.

Selain itu, Iran juga memiliki Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) yang mengoperasikan Pasukan Quds, sebuah unit militer yang terkait dengan kelompok proksi seperti Hizbullah di Lebanon dan Houthi di Yaman. Rezim Iran juga memiliki milisi Basij, yang sering digunakan untuk menindak protes anti-pemerintah.

Kekuatan Senjata dan Armada

Dalam hal senjata darat, Iran memiliki 1.713 tank dan 65.825 kendaraan lapis baja, sedangkan AS memiliki 4.640 tank dan 391.963 kendaraan lapis baja. Meskipun Iran memiliki lebih banyak artileri tarik dan peluncur roket bergerak dibandingkan AS, mereka kalah jauh dalam kemampuan laut dan udara.

Armada laut Iran terdiri dari 107 kapal, jauh lebih sedikit dibandingkan armada AS yang mencapai 440 kapal. AS juga memiliki 11 kapal induk dan 81 kapal perusak, sementara Iran tidak memiliki kapal induk atau kapal perusak. Namun, Iran memiliki armada kapal cepat dan kapal selam yang bisa mengganggu lalu lintas pelayaran di Teluk Persia dan Selat Hormuz.

Kekuatan Udara

Di udara, AS memiliki lebih dari 13.000 pesawat, sementara Iran hanya memiliki 551 pesawat. Keunggulan AS terlihat jelas dalam pesawat tempur serta pesawat serang dan angkut khusus.

Pernyataan dan Tindakan yang Mungkin Dilakukan

Presiden Donald Trump menyatakan bahwa militer AS sedang mempertimbangkan berbagai opsi untuk menangani situasi di Iran. Sementara itu, Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Qalibaf, mengatakan bahwa jika terjadi serangan, semua pusat militer, pangkalan, dan kapal AS akan menjadi target.

Apa yang Akan Terjadi Berikutnya?

Meskipun Trump telah memberlakukan sanksi ekonomi terhadap Iran, ia diperkirakan akan bertemu dengan tim keamanan nasionalnya untuk membahas opsi intervensi lebih lanjut. Laporan menyebutkan bahwa ia sedang mempertimbangkan serangan rudal, opsi siber, dan kampanye psikologis sebagai alternatif.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Kronologi Lengkap Penyerangan Bus Persib U-18 di Batang

17 October 2026

Bos Intel ungkap teknologi cip yang bisa bikin AI lebih hemat energi

17 October 2026

Duel argumen: Ahmad Doli Kurnia dan Hasyim Asy’ari terkait pasal selundupan PKPU

17 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Duel argumen: Ahmad Doli Kurnia dan Hasyim Asy’ari terkait pasal selundupan PKPU

17 October 2026

Kronologi Lengkap Penyerangan Bus Persib U-18 di Batang

17 October 2026

Bos Intel ungkap teknologi cip yang bisa bikin AI lebih hemat energi

17 October 2026

Stok iPhone Duo diprediksi terbatas, pembeli berpotensi hadapi penundaan

17 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?