Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 29 April 2026
Trending
  • Kendal Tornado FC Diserbu Snex-Panser Usai Kalah dari PSIS: Ngaku Janggal, Satu Nama Disebut
  • Saya Tak Bisa, Kisah Heroik Mayang Selamatkan Anak Terbawa Arus di Pantai Ujung Karang
  • Puluhan ribu jemaah haji Indonesia tiba di Arab Saudi
  • Arsenal Kembali Puncaki Liga Inggris, Spurs Akhirnya Menang di Pekan ke-34
  • Tantangan Atalia Praratya di Pejompongan
  • Skandal Kekerasan Anak di Yogyakarta, DPR RI Turun Tangan Usut Kasus
  • Kurang Uang? Ini 3 Kebiasaan yang Menghambat Keuanganmu
  • WhatsApp Plus uji fitur berbayar, ini daftar fitur dan estimasi harganya
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Pengakuan Ibu Ronald Tannur Diminta Uang oleh Lisa Rachmat untuk Lenyapkan Kasus Anaknya
Politik

Pengakuan Ibu Ronald Tannur Diminta Uang oleh Lisa Rachmat untuk Lenyapkan Kasus Anaknya

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover14 Juni 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Pengakuan Ibu Ronald Tannur Diminta Uang oleh Lisa Rachmat untuk Lenyapkan Kasus Anaknya
Terpidana kasus pembunuhan, Gregorius Ronald Tannur (kanan) berbincang dengan ibundanya sekaligus terdakwa Meirizka Widjaja(MI/Usman Iskandar)

MEIRIZKA Widjaja Tannur, ibu dari Ronald Tannur, mengungkapkan bahwa pengacara anaknya, Lisa Rachmat, pernah meminta uang untuk “mengamankan” kasus pembunuhan yang menjerat Ronald sejak tahap penyidikan.

Pernyataan tersebut disampaikan Meirizka saat bersaksi sebagai saksi mahkota—yakni saksi yang juga menjadi terdakwa—dalam sidang kasus dugaan suap terkait vonis bebas Ronald Tannur. Menurutnya, uang itu dimaksudkan untuk diberikan kepada sejumlah pihak agar kasus tersebut bisa diurus perlahan.

“Intinya Lisa meminta uang untuk memberi ke orang-orang itu, sekitar tanggal 10 Oktober 2023,” ucap Meirizka dalam sidang pemeriksaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, seperti dikutip Antara, Rabu (7/5).

Baca juga : Kejagung Ungkap Alasan Periksa Keluarga Zarof Ricar dan Lisa Rachmat

Namun, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti siapa saja yang akan menerima uang tersebut, karena Lisa tidak pernah menjelaskan lebih lanjut.

Setelah mendapat permintaan itu, Meirizka sempat berdiskusi dengan suaminya. Namun, sang suami menolak keras permintaan Lisa.

“Tapi, ketika saya ngomong sama papanya Ronald, dia enggak mau. Dia bilang jangan aneh-aneh, jangan kasih-kasih begitu, ikuti saja jalurnya,” ujarnya.

Baca juga : Kejagung Periksa Ibu Ronald Tannur dan Zarof Ricar

Dalam sidang itu, Meirizka bersaksi untuk dua terdakwa lain dalam kasus yang sama, yaitu mantan pejabat Mahkamah Agung (MA) Zarof Ricar, serta penasihat hukum Ronald, Lisa Rachmat.

Zarof Ricar didakwa terlibat dalam pemufakatan jahat untuk menyuap hakim, dengan janji uang senilai Rp5 miliar. Selain itu, ia juga diduga menerima gratifikasi senilai Rp915 miliar dan emas seberat 51 kilogram selama menjabat di MA pada 2012–2022, demi membantu pengurusan berbagai perkara.

Tindak pidana ini diduga dilakukan bersama Lisa Rachmat, yang turut berupaya menyuap Hakim Ketua Soesilo dalam perkara kasasi Ronald Tannur pada tahun 2024.

Baca juga : Zarof Ricar Akui Pernah Terima Rp50 Miliar untuk Urus Perkara Perdata Perusahaan Gula

Zarof didakwa melanggar Pasal 6 ayat (1) huruf a, atau Pasal 5 ayat (1), serta Pasal 12 B jo Pasal 15 dan Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sementara itu, Meirizka didakwa telah menyuap tiga hakim Pengadilan Negeri Surabaya sebesar Rp4,67 miliar agar menjatuhkan vonis bebas kepada anaknya. Suap tersebut diberikan kepada Ketua Majelis Hakim Erintuah Damanik serta dua hakim anggota, Mangapul dan Heru Hanindyo.

Lisa Rachmat juga didakwa memberi suap yang sama kepada para hakim di PN Surabaya dan tambahan Rp5 miliar kepada hakim di MA, dengan tujuan memengaruhi putusan agar Ronald Tannur divonis bebas, baik di pengadilan tingkat pertama maupun kasasi.

Atas perbuatannya, Meirizka dijerat Pasal 6 ayat (1) huruf a, atau Pasal 5 ayat (1) huruf a jo Pasal 18 Undang-Undang Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Lisa Rachmat juga dijerat pasal serupa, yakni Pasal 6 ayat (1) huruf a, atau Pasal 5 ayat (1) huruf a jo Pasal 18 dan Pasal 15 Undang-Undang Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (Ant/P-4)

Anaknya Diminta Ibu Kasus Lenyapkan Lisa oleh Pengakuan Rachmat Ronald Tannur uang untuk
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Tantangan Atalia Praratya di Pejompongan

29 April 2026

Semangat membara, ribuan suporter berkumpul rayakan ulang tahun Persela Lamongan ke-59

29 April 2026

Trump Berubah Pikiran, Batal Kirim Delegasi ke Iran Meski Dianggap Tidak Berguna

29 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Kendal Tornado FC Diserbu Snex-Panser Usai Kalah dari PSIS: Ngaku Janggal, Satu Nama Disebut

29 April 2026

Saya Tak Bisa, Kisah Heroik Mayang Selamatkan Anak Terbawa Arus di Pantai Ujung Karang

29 April 2026

Puluhan ribu jemaah haji Indonesia tiba di Arab Saudi

29 April 2026

Arsenal Kembali Puncaki Liga Inggris, Spurs Akhirnya Menang di Pekan ke-34

29 April 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?