Klarifikasi Kuasa Hukum Sarwendah Mengenai Istilah ‘Cong’ dalam Video Viral
Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, memberikan klarifikasi resmi mengenai pernyataan yang muncul dari video live kliennya di TikTok. Dalam klarifikasi tersebut, ia menegaskan bahwa istilah “cong” yang digunakan oleh Sarwendah tidak ditujukan untuk merendahkan mantan suaminya, Ruben Onsu.
Video tersebut sempat menjadi sorotan netizen setelah beredar dan memicu spekulasi liar. Netizen menduga bahwa ucapan Sarwendah dalam video itu menyentuh masalah pribadi antara dirinya dan Ruben Onsu, terutama terkait nominal nafkah sebesar Rp200 juta yang sempat dihentikan selama enam bulan.
Chris Sam Siwu menjelaskan bahwa pihaknya telah memeriksa rekaman video tersebut secara langsung dan memastikan bahwa tidak ada indikasi bahwa ucapan Sarwendah ditujukan kepada Ruben Onsu. Ia juga meminta publik untuk tidak memotong atau memelintir isi video yang sedang viral.
“Saya klarifikasi bahwa tidak pernah ada kata Ruben,” ujar Chris dalam video yang diunggah akun Instagram @koko_hiro_chimot_real, Kamis (4/6/2026).
“Jadi jangan sampai diplintir lagi bahwa lawyer menyampaikan itu Ruben,” tambahnya.
Dalam video tersebut, Sarwendah awalnya membahas masalah nominal uang nafkah yang sempat dihentikan karena kendala pertemuan dengan anak-anak. Ia mengatakan, “Rp200 juta, apa sih Rp200 juta itu.” Setelah itu, ia melanjutkan pembahasan mengenai perbedaan karakter laki-laki, yang kemudian memicu dugaan dari netizen.
“Gue juga dulu nggak bisa bedain sih ‘cong’ apa laki. Sekarang aku udah bisa bedain,” ucap Sarwendah dalam video tersebut.
Meskipun pihak Sarwendah telah membantah tuduhan tersebut, Ruben Onsu sendiri mengaku syok saat mengetahui potongan video tersebut menjadi konsumsi publik. Ia mengatakan bahwa hal-hal pribadi seperti ini seharusnya tidak dibawa ke ruang publik.
“Kalau lu tanya gue, ya gue syok sih sebenarnya gitu,” kata Ruben saat dikutip dari YouTube Nanda Persada, Senin (6/7/2026).
“Syok karena ini di publik kan gitu. Karena di belakang itu ya sering juga dia ngatain gue gitu sering. Bahkan di depan anak gue juga pernah,” bebernya.
Ruben juga menyayangkan mengapa hal-hal pribadi kini justru menjadi polemik di media sosial. Ia menegaskan bahwa ia ingin agar masalah ini dapat diselesaikan secara lebih baik.
“Jadi gua cuman, aduh harusnya udah biar itu menjadi pribadi aja gitu. Kalau lu menganggap gua seperti itu gitu, tapi kenapa lu lakukan hal itu? Itu doang sih gitu,” pungkas Ruben.
Respons dari Pihak Ruben Onsu Mengenai Isu Nafkah
Pernyataan pihak Sarwendah soal Ruben Onsu tidak memberi nafkah sejak Desember 2025 mendapat respons dari tim kuasa hukum sang presenter, Minola Sebayang. Minola membeberkan bukti bahwa pemilik nama lengkap Ruben Samuel Onsu itu memberikan nafkah hingga Rp200 juta.
Meski telah memenuhi kewajiban nafkah, Ruben justru merasa kesulitan untuk bertemu dengan anak-anaknya. Ia berhenti menafkahi anak sejak enam bulan lalu sebagai bentuk protes karena tidak bisa bertemu anak-anaknya.
“Sejak bercerai itu kami sudah buktikan ya, kalau kita flashback ke waktu preskon saya yang membuktikan tiap bulan Ruben kasih Rp200 juta, sekian ratus juta termasuk uang sampah ya,” kata Minola, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Senin (1/6/2026).
“Tapi itu tidak membuat S itu melaksanakan kewajibannya untuk mempertemukan bahkan bagaimana caranya dia orang tua yang bijak sehingga anak-anak bisa berkumpul 2-3 hari sama Ruben,” tuturnya.
Minola menjelaskan bahwa Ruben berpikir bahwa kewajibannya sebagai ayah telah dipenuhi, namun haknya sebagai orang tua tidak terpenuhi. Ia menegaskan bahwa aksi protes ini dilakukan sebagai bentuk pernyataan.
“Jadi ini kan masalah hak dan kewajiban. Ruben berpikir, kewajibanku ku bayar terus bahkan melampaui apa yang seharusnya. Hak aku, aku enggak dapat,” jelas Minola.
“Dia juga ingin menunjukkan aksi protesnya. Aku juga bisa tidak melaksanakan kewajibanku. Dan itu baru dilaksanakan mulai dari Desember ya sampai hari ini.”



