Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 28 Februari 2026
Trending
  • Uji Coba MotoGP 2026 – Kata Marc Marquez Usai Jatuh Lagi Akibat Virus
  • Hasil Liga Champions – Mantan AC Milan Kalahkan Seluruh Penggemar di Giuseppe Meazza, Langkah Inter Berakhir Tragis
  • 6 rekomendasi sepeda terbaik untuk berbuka puasa di Ramadhan!
  • Teror Geng Motor Bengkulu: 13 Nama Kelompok Terungkap, Wacana Jam Malam Pelajar Muncul
  • Klasemen Championship: Persekat Kalahkan PSMS 2-0, Gagal Salip Bekasi City-Sumsel United
  • Dari pasar narkoba ke sekolah terbaik dunia: kisah suatu sekolah di Brasil
  • Risiko geopolitik naik, rekomendasi saham migas penting diketahui
  • Pasar Mobil Listrik Indonesia Meledak! Daftar Lengkap 2026: Mulai Rp178 Juta hingga Rp5,9 Miliar
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Penangkapan Presiden Venezuela Dikabarkan, Senator: Akan Diadili di AS
Politik

Penangkapan Presiden Venezuela Dikabarkan, Senator: Akan Diadili di AS

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover11 Januari 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Penangkapan Presiden Venezuela oleh Pihak Amerika Serikat

Seorang senator Amerika Serikat (AS) mengungkapkan bahwa Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, telah ditangkap dan akan menjalani proses peradilan pidana di negara tersebut. Informasi ini disampaikan oleh Senator Mike Lee pada hari Sabtu, 3 Januari 2026, yang mengatakan bahwa Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, memberitahukan hal tersebut secara langsung kepadanya.

Lee menyampaikan pernyataannya melalui platform X, seperti yang dilaporkan oleh Antara dari Anadolu pada hari Minggu, 4 Januari 2026. Dalam pernyataannya, ia mengatakan bahwa Nicolas Maduro telah ditangkap oleh personel AS untuk diadili atas dakwaan pidana di AS. Ia juga menambahkan bahwa tindakan kinetik yang terjadi malam itu dilakukan untuk melindungi dan membela mereka yang melaksanakan perintah penangkapan tersebut.

Menurut Lee, tindakan tersebut kemungkinan besar berada dalam kewenangan Presiden Donald Trump berdasarkan Pasal II Konstitusi AS. Pasal ini memberikan wewenang kepada presiden untuk melindungi personel AS dari serangan nyata atau yang akan segera terjadi. Hal ini menunjukkan bahwa penangkapan Maduro mungkin merupakan bagian dari langkah-langkah keamanan yang diambil oleh pemerintahan Trump.

Rubio, menurut Lee, memperkirakan bahwa tidak akan ada tindakan lebih lanjut di Venezuela setelah Maduro berada dalam tahanan AS. Pernyataan Lee muncul setelah Trump mengumumkan bahwa pasukannya “berhasil” melakukan “serangan skala besar” terhadap Venezuela. Trump juga mengklaim bahwa Maduro dan istrinya telah “ditangkap dan diterbangkan keluar dari negara tersebut.”

Konferensi pers mengenai serangan tersebut akan digelar di kediaman Trump di Mar-a-Lago, Florida, pada pukul 11.00 (23.00 WIB). Sejumlah pengamat politik dan media internasional telah memperhatikan dengan cermat situasi ini, karena potensi dampaknya terhadap hubungan diplomatik antara AS dan Venezuela sangat besar.

Tindakan yang Diambil oleh Pemerintah AS

Tindakan penangkapan yang dilakukan oleh pihak AS menunjukkan komitmen mereka untuk menegakkan hukum dan melindungi kepentingan nasional. Selain itu, tindakan ini juga menjadi bukti bahwa pemerintah AS siap bertindak tegas jika diperlukan, terutama dalam situasi yang dianggap mengancam keamanan dan stabilitas negara.

Beberapa ahli mengatakan bahwa tindakan ini bisa menjadi awal dari perubahan besar dalam dinamika politik di kawasan Amerika Latin. Penangkapan Maduro dapat memicu reaksi dari negara-negara lain yang memiliki hubungan dekat dengan Venezuela, termasuk negara-negara di kawasan Karibia dan Amerika Tengah.

Komentar dari Tokoh-Tokoh Politik

Senator Lee menyampaikan pandangan bahwa tindakan penangkapan ini merupakan bentuk perlindungan terhadap personel AS yang berada di lapangan. Ia menekankan bahwa tindakan tersebut dilakukan dengan pertimbangan hukum yang matang dan sesuai dengan konstitusi AS. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah AS tidak hanya fokus pada aksi militer, tetapi juga memastikan bahwa semua tindakan yang diambil sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

Sementara itu, beberapa tokoh politik lainnya mulai menilai tindakan ini sebagai langkah penting dalam upaya menegakkan keadilan internasional. Mereka berharap bahwa penangkapan ini akan menjadi contoh bagi negara-negara lain yang ingin menyelesaikan masalah hukum secara damai dan sesuai dengan prinsip hukum internasional.

Potensi Dampak terhadap Hubungan Internasional

Penangkapan Maduro oleh pihak AS dapat memengaruhi hubungan diplomatik antara dua negara tersebut. Venezuela, yang selama ini memiliki hubungan yang cukup tegang dengan AS, mungkin akan merasa terganggu oleh tindakan ini. Namun, di sisi lain, tindakan ini juga bisa menjadi peluang bagi AS untuk menunjukkan komitmennya terhadap keadilan dan hukum internasional.

Selain itu, tindakan ini juga bisa memicu diskusi tentang peran AS dalam urusan politik negara-negara lain. Beberapa pihak mengkritik tindakan AS sebagai campur tangan yang tidak diinginkan, sementara pihak lain melihatnya sebagai langkah penting dalam menjaga keamanan dan stabilitas global.

Kesimpulan

Penangkapan Presiden Venezuela oleh pihak AS menandai peristiwa penting dalam dunia politik internasional. Tindakan ini menunjukkan bahwa AS siap bertindak tegas dalam menjaga kepentingan nasional dan menegakkan hukum. Meskipun ada pro dan kontra terhadap tindakan ini, satu hal yang pasti adalah bahwa situasi ini akan menjadi topik utama dalam diskusi politik global dalam waktu dekat.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Natalius Pigai Sebut Penolak MBG Lawan HAM, Ketua BEM UGM: Argumen Tidak Tepat

27 Februari 2026

PKB: Setahun Pramono–Rano Lebih Banyak Persepsi Daripada Solusi

27 Februari 2026

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 Pariaman: Puasa Nyaman dan Ngabuburit di Pantai

27 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Uji Coba MotoGP 2026 – Kata Marc Marquez Usai Jatuh Lagi Akibat Virus

28 Februari 2026

Hasil Liga Champions – Mantan AC Milan Kalahkan Seluruh Penggemar di Giuseppe Meazza, Langkah Inter Berakhir Tragis

28 Februari 2026

6 rekomendasi sepeda terbaik untuk berbuka puasa di Ramadhan!

28 Februari 2026

Teror Geng Motor Bengkulu: 13 Nama Kelompok Terungkap, Wacana Jam Malam Pelajar Muncul

27 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?