Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 29 April 2026
Trending
  • Tembakan Lagator dan Sundulan Dusan Ditepis Haupmeijer, PSM Makassar Tertinggal 0-1 dari Bali
  • 9 Kebiasaan Pagi yang Meningkatkan Produktivitas, Menurut Psikologi
  • Jelajahi 10 Etape, Kompack Kuningan Siap Lintasi Jalur Pantai Selatan
  • Kekhawatiran Piala Dunia 2026: Kapten Prancis dan Mesir Alami Cedera Hamstring
  • 10 Temuan KPK: Kaderisasi Lemah dan Keuangan Tidak Transparan
  • Bantu Bawa Korban Rudapaksa, 3 Polisi Jambi Hanya Dihukum Minta Maaf, Hotman Paris: Mengapa?
  • Sambut Kunker dan Misi Dagang Gubernur Jatim, Pemprov Kalteng Tingkatkan Sinergi Ekonomi Daerah
  • Pameran Bandung: Menggali Sejarah KAA dengan Teknologi AI
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Pemerintah andalkan Danantara untuk tarik investasi lokal saat PMA menurun
Nasional

Pemerintah andalkan Danantara untuk tarik investasi lokal saat PMA menurun

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover15 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Indonesiadiscover.com,

JAKARTA — Realisasi penanaman modal asing (PMA) atau investasi asing sepanjang 2025 mengalami penurunan pertumbuhan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Hal ini terjadi meskipun pemerintah melihat bahwa Danantara Indonesia dapat menjadi penggerak utama untuk meningkatkan investasi dalam negeri.

Dalam konferensi pers yang diadakan pada hari Kamis (15/1/2026), Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani menyampaikan bahwa realisasi investasi pada 2025 mencapai Rp1.931,2 triliun atau tumbuh sebesar 10,4% dibandingkan dengan 2024 yang berjumlah Rp1.714,2 triliun.

Secara rinci, penanaman modal dalam negeri (PMDN) berhasil menyerap dana sebesar Rp1.030,3 triliun, tumbuh sebesar 26,6% dari jumlah 2024 yang mencapai Rp814 triliun. Sementara itu, PMA hanya tumbuh sedikit yaitu 0,1% (YoY) dari 2024 yang sebesar Rp900,2 triliun menjadi Rp900,9 triliun.

Meski masih tumbuh positif, pertumbuhan PMA pada 2025 lebih lambat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2024, pertumbuhan investasi asing mencapai 21% (YoY) dari realisasi 2023. Rosan mengakui bahwa faktor geopolitik dan ketegangan di beberapa belahan dunia turut memengaruhi perlambatan investasi asing di Indonesia.

Untuk menghadapi hal ini, pihaknya akan lebih aktif dalam menjalin komunikasi dengan investor luar negeri melalui Pusat Promosi Investasi Indonesia atau Indonesia Investment Promotion Centre (IIPC) di berbagai negara.

“Kami terus lebih aktif juga untuk keluarnya, IIPC kami juga terus berkomunikasi dengan mereka, untuk investasi ini bisa-bisa terus meningkat,” ujarnya saat berada di kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Namun demikian, Rosan mengatakan bahwa sudut pandangnya lebih fokus pada pertumbuhan investasi dalam negeri yang kini semakin kuat. Berdasarkan data yang disampaikannya, terjadi pergeseran dominasi investasi di Indonesia.

Pada 2025, realisasi PMDN mencapai Rp1.030,3 triliun atau sebesar 53,4% dari total nilai investasi. Sementara itu, PMA hanya sebesar 46,6%. Perubahan ini berbeda dengan realisasi investasi pada 2024, di mana PMA masih mendominasi dengan 52,5%, sedangkan PMDN hanya 47,5%.

Rosan menilai perubahan ini terjadi karena adanya Danantara Indonesia, yang dipimpin olehnya. Ia menggunakan analogi bahwa dulu pertumbuhan investasi dalam negeri berjalan 10 km per jam, namun kini meningkat menjadi 15 km per jam.

“Kalau mungkin dulu di dalam negerinya, kalau saya kasih perumpamaan, kalau dulu larinya 10 km per jam, sekarang dalam negerinya tiba-tiba biasanya 10 km jadi 15 km per jam, karena ada faktor Danantara-nya,” ujar pria yang juga menjabat CEO Danantara tersebut.

Menurut Rosan, peran Danantara akan semakin besar pada 2026. Target investasi di tahun kedua pemerintahan Prabowo Subianto ini meningkat sebesar 19,6% (YoY) menjadi senilai Rp2.280 triliun. Ini menjadi tahun pertama investasi yang ditargetkan pemerintah melebihi angka Rp2.000 triliun.

Namun, Rosan memastikan bahwa investasi dalam negeri tidak hanya didorong oleh Danantara saja. Ia menyebut bahwa superholding BUMN ini akan mendorong proyek-proyek prioritas pemerintah agar turut melibatkan pengusaha di dalam negeri.

Contohnya, proyek Waste To Energy atau pengelolaan sampah. Partisipasi Danantara di proyek tersebut diperkirakan hanya sekitar 30%, sedangkan sisanya berasal dari investor asing maupun swasta dalam negeri.

“Investor luar ada yang masuk, tetapi di situ pun kami kasih tahu kewajiban harus mengajak investor dalam negeri juga di luar Danantara. Dengan itu harapannya ada nanti transfer of technology, knowledge, jadi walaupun kami yang nge-drive, kami ngajak dunia usaha juga karena kami ingin tumbuh bersama-sama,” paparnya.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Bantu Bawa Korban Rudapaksa, 3 Polisi Jambi Hanya Dihukum Minta Maaf, Hotman Paris: Mengapa?

29 April 2026

Sambut Kunker dan Misi Dagang Gubernur Jatim, Pemprov Kalteng Tingkatkan Sinergi Ekonomi Daerah

29 April 2026

Jelajahi 10 Etape, Kompack Kuningan Siap Lintasi Jalur Pantai Selatan

29 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Tembakan Lagator dan Sundulan Dusan Ditepis Haupmeijer, PSM Makassar Tertinggal 0-1 dari Bali

29 April 2026

9 Kebiasaan Pagi yang Meningkatkan Produktivitas, Menurut Psikologi

29 April 2026

Jelajahi 10 Etape, Kompack Kuningan Siap Lintasi Jalur Pantai Selatan

29 April 2026

Kekhawatiran Piala Dunia 2026: Kapten Prancis dan Mesir Alami Cedera Hamstring

29 April 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?