Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 3 Juni 2026
Trending
  • 5 ancaman budaya kerja keras terhadap kesehatan bisnis
  • Ibu Rumah Tangga di Sragen Selundupkan Sabu ke Penjara untuk Uang Banyak
  • Gubernur Khofifah Ubah Jadwal WFH Pemprov Jatim ke Jumat
  • Perbedaan Sepatu Lari dan Jalan Kaki, Jangan Salah Pilih!
  • AMPHURI usulkan pelunasan haji khusus 2027 lebih cepat
  • 5 Drama Romantis Park Eun Bin sebagai Bintang Utama
  • Jadwal Puasa Sunnah Juni 2026: Senin-Kamis, Ayyamul Bidh, Tasua, Asyura, Niat & Keutamaan
  • 5 Alasan Ekonomi Terasa Berat Meski Pertumbuhan Naik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Pemeriksaan Sel Kematian Eks Polisi, Bias Layar Pastikan Lapas Palangka Raya Patuhi SOP
Politik

Pemeriksaan Sel Kematian Eks Polisi, Bias Layar Pastikan Lapas Palangka Raya Patuhi SOP

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover3 Juni 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



PALANGKA RAYA, Indonesiadiscover.com.CO – Anggota Komisi XIII DPR RI, Bias Layar, bersama Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Tengah (Kalteng), I Putu Murdiana, melakukan kunjungan kerja ke Lapas Kelas IIA Palangka Raya, Senin (1/6).

Pada kunjungan tersebut, rombongan meninjau berbagai fasilitas di dalam lapas. Mulai dari klinik pratama, dapur lapas, area pembinaan kemandirian hingga Lapalka Cafe yang menjadi salah satu wadah pembinaan keterampilan bagi warga binaan. Selain itu, Bias Layar juga menyempatkan diri untuk berdialog langsung dengan para warga binaan.

Salah satu titik yang diperhatikan oleh Bias Layar adalah area sel isolasi, tempat peristiwa kematian warga binaan yang merupakan eks polisi, Anton Kurniawan. Dari hasil peninjauan, ia memastikan bahwa tidak ada kondisi yang membahayakan dan menyatakan bahwa pihak lapas telah menjalankan prosedur serta standar operasional yang berlaku.

“Saya hanya melihat dari luar karena takut terganggu olah TKP lebih lanjut. Saya pastikan tidak ada tempat yang membahayakan, dan pihak lapas sudah memenuhi prosedur dan SOPnya,” ujar Bias Layar.

Menurutnya, kunjungan lapangan sangat penting dilakukan agar pemerintah dan DPR dapat memperoleh gambaran nyata mengenai kebutuhan pemasyarakatan, termasuk fasilitas yang masih kurang maupun layanan yang telah berjalan baik.

“Kami harus melihat langsung apa saja yang masih kurang dan apa yang sudah terpenuhi. Semua ini untuk kehidupan warga binaan karena mereka tetap memiliki hak asasi yang harus kita junjung dan penuhi bersama,” tambahnya.

Saat meninjau dapur lapas, Bias Layar memberikan apresiasi terhadap kondisi kebersihan yang dinilai terjaga dengan baik. Ia menilai pengelolaan dapur yang bersih menjadi salah satu indikator penting dalam pemenuhan hak dasar warga binaan.

Rombongan kemudian melanjutkan peninjauan ke area budidaya perikanan yang menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan. Di lokasi tersebut, Bias Layar melihat langsung kolam budidaya ikan yang dikelola warga binaan.

“Tempat budidaya perikanannya bagus, luar biasa. Kolamnya luas dan kebersihannya juga terjaga. Apalagi jika ditambahkan dengan budidaya ikan patin yang memiliki potensi baik. Nanti akan kami upayakan dukungan agar program ini semakin berkembang,” katanya.

Dalam dialog bersama warga binaan, Bias Layar berpesan agar seluruh penghuni lapas menjaga ketertiban dan mematuhi aturan yang berlaku. Ia mengingatkan agar tidak terlibat perkelahian, penyalahgunaan narkoba, atau kepemilikan telepon genggam secara ilegal di dalam lapas.

“Berpikirlah seribu kali sebelum bertindak. Saya tidak bisa mengintervensi proses hukum yang kalian jalani karena semua bergantung pada keputusan dan perbuatan masing-masing. Jangan ada kekerasan karena kalian di sini adalah satu keluarga dan satu rasa,” tegasnya.

Ia juga mendorong warga binaan untuk memanfaatkan masa pembinaan sebagai kesempatan memperbaiki diri. Keterampilan yang diperoleh selama menjalani pembinaan diharapkan dapat menjadi bekal ketika kembali ke tengah masyarakat sehingga tidak mengulangi perbuatan yang melanggar hukum.

Sementara itu, Kakanwil Ditjenpas Kalteng I Putu Murdiana menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Komisi XIII DPR RI terhadap penyelenggaraan pemasyarakatan di Kalteng.

“Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk melihat secara langsung kondisi riil pemasyarakatan. Kami berharap berbagai kebutuhan dan tantangan yang dihadapi satuan kerja dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan ke depan,” ujar Putu.

Ia menjelaskan bahwa salah satu tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah kondisi overkapasitas penghuni serta keterbatasan jumlah personel. Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan perhatian serius karena berpengaruh terhadap efektivitas pengamanan dan pembinaan warga binaan.

“Overkapasitas dan kekurangan personel merupakan persoalan yang nyata di lapangan. Di tengah keterbatasan tersebut, jajaran pemasyarakatan tetap berupaya memberikan pelayanan, pembinaan, dan pengamanan secara optimal,” jelasnya.

I Putu Murdiana menambahkan bahwa keterbatasan anggaran yang terjadi saat ini turut berdampak pada sejumlah rencana pengembangan sarana dan prasarana pemasyarakatan. Meski demikian, pihaknya tetap berkomitmen menjaga kualitas layanan serta memastikan seluruh prosedur dan standar operasional berjalan dengan baik.

“Kami terus berupaya membenahi fasilitas, meningkatkan kualitas pembinaan, serta memastikan hak-hak warga binaan tetap terpenuhi. Dengan dukungan berbagai pihak, kami optimistis tantangan yang ada dapat diatasi secara bertahap demi terwujudnya sistem pemasyarakatan yang lebih baik,” pungkas Kakanwil.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Gubernur Khofifah Ubah Jadwal WFH Pemprov Jatim ke Jumat

3 Juni 2026

Bocoran Publik: Trump Mengutuk Netanyahu Soal Perang Lebanon

3 Juni 2026

Bripda Muhammad Kadafi, Polisi Berjiwa Sosial Tinggi Bantu Biaya Rumah Sakit dan Pemakaman Bayi

31 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

5 ancaman budaya kerja keras terhadap kesehatan bisnis

3 Juni 2026

Ibu Rumah Tangga di Sragen Selundupkan Sabu ke Penjara untuk Uang Banyak

3 Juni 2026

Gubernur Khofifah Ubah Jadwal WFH Pemprov Jatim ke Jumat

3 Juni 2026

Perbedaan Sepatu Lari dan Jalan Kaki, Jangan Salah Pilih!

3 Juni 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?