Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 17 Juni 2026
Trending
  • 50 Soal SBdP Kelas 2 SD Semester 2 2026 Kurikulum Merdeka dan Jawaban
  • Sirkuit Drag Bike Kelud Resmi Dibuka di Turbo Kejurnas 2026, Heboh Ratusan Biker
  • Alasan Kuat Sekolah di Tanahlaut Kalsel Tahan 3 Ponsel Siswa Hingga Ujian Selesai
  • Celios: Skema Pajak Baru Ancam Pertumbuhan UMKM
  • 6 Berita Pilihan Hari Ini: Pelaku Penusukan Batam Ditangkap Saat Laporan Kasus Lain
  • Hari Ini Prabowo Lantik Nanik S Deyang Sebagai Kepala BGN dan Dua Wakilnya
  • Persija Umumkan Pelatih Baru Hari Ini, Shin Tae-yong Gantikan Mauricio Souza
  • Kolang-kaling Kalikesek: Camilan Khas Limbangan Kendal
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Olahraga»Pakaian lari yang tepat tingkatkan performa
Olahraga

Pakaian lari yang tepat tingkatkan performa

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover8 Mei 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Pakaian Lari yang Tepat: Kunci Kenyamanan dan Performa

Lari terlihat sederhana. Cukup punya sepatu lari dan niat, lalu melangkah. Namun, realitasnya sering berbeda dari yang diharapkan. Banjir keringat, gesekan kulit, atau rasa panas yang berlebihan bisa mengubah sesi lari yang seharusnya ringan menjadi tidak nyaman. Di sinilah pakaian lari yang kamu pakai berperan, yang merupakan bagian dari sistem yang membantu tubuh bekerja lebih efisien. Pilihan yang tepat dapat menjaga suhu tubuh, mengurangi risiko iritasi, dan membuat langkahmu tetap konsisten dari awal hingga akhir.

1. Pilih Material yang Menyerap dan Menguapkan Keringat

Material adalah fondasi utama pakaian lari. Saat berlari, tubuh menghasilkan panas dan keringat sebagai mekanisme pendinginan. Jika keringat terperangkap di kulit, proses ini terganggu. Bahan sintetis seperti polyester memiliki kemampuan moisture-wicking, yaitu menarik keringat dari kulit ke permukaan kain untuk diuapkan. Ini membantu menjaga suhu tubuh tetap stabil. Sebaliknya, katun menyerap keringat tetapi tidak menguapkannya dengan baik. Akibatnya, pakaian menjadi berat dan lembap, meningkatkan risiko gesekan dan iritasi kulit.

2. Pas, yang Artinya Tidak Terlalu Longgar Maupun Tidak Terlalu Ketat

Pakaian lari idealnya mengikuti bentuk tubuh tanpa membatasi gerakan. Fit yang terlalu longgar dapat menyebabkan gesekan berulang, sementara yang terlalu ketat bisa menghambat sirkulasi dan pergerakan. Penelitian menunjukkan bahwa pakaian dengan fit ergonomis dapat meningkatkan kenyamanan dan efisiensi gerakan selama aktivitas fisik. Fit yang tepat juga membantu distribusi tekanan yang lebih merata, mengurangi titik-titik gesekan yang sering menjadi penyebab lecet, terutama pada lari jarak jauh.

3. Memiliki Sirkulasi Udara yang Baik

Selain menyerap keringat, pakaian lari harus memungkinkan udara mengalir dengan baik. Ventilasi ini penting untuk membantu proses pendinginan tubuh. Kemampuan tubuh mengatur suhu sangat bergantung pada evaporasi keringat dan aliran udara di sekitar kulit. Desain dengan mesh panels atau ventilasi tambahan sering ditemukan pada pakaian lari modern. Fitur ini bukan cuma estetika, tetapi berfungsi untuk meningkatkan kenyamanan termal.

4. Layering yang Menyesuaikan dengan Cuaca

Tidak semua kondisi cuaca butuh pakaian yang sama. Prinsip layering (berlapis) membantu tubuh tetap nyaman dalam berbagai suhu. Dalam kondisi dingin, lapisan pertama berfungsi menyerap keringat, lapisan kedua menjaga kehangatan, dan lapisan luar melindungi dari angin. Sebaliknya, dalam cuaca panas, pakaian ringan dan minimal lebih dianjurkan. Sangat penting untuk menyesuaikan pakaian dengan lingkungan untuk mencegah heat stress atau hipotermia.

5. Anti-Chafing untuk Mencegah Lecet dan Iritasi

Gesekan berulang antara kulit dan pakaian bisa menyebabkan chafing, terutama di area seperti paha, ketiak, dan puting. Kelembapan dan gesekan adalah faktor utama dalam iritasi kulit saat olahraga. Pakaian dengan jahitan minimal (seamless) dan bahan halus dapat mengurangi risiko ini. Beberapa pelari juga menggunakan pelumas khusus untuk area rawan.

6. Dukungan Tambahan: Bra dan Kompresi

Dukungan yang baik dapat meningkatkan kenyamanan dan performa selama lari. Untuk pelari perempuan, sports bra dengan dukungan yang tepat sangat penting untuk mengurangi pergerakan berlebih dan ketidaknyamanan. Selain itu, pakaian kompresi dapat membantu meningkatkan propriosepsi dan mengurangi kelelahan otot, meskipun efeknya bervariasi antarindividu.

7. Visibilitas dan Keamanan

Berlari di pagi buta atau malam hari butuh perhatian ekstra terhadap visibilitas. Pakaian dengan elemen reflektif membantu pelari terlihat oleh kendaraan. Visibilitas rendah merupakan faktor risiko dalam kecelakaan yang melibatkan pelari. Warna cerah dan strip reflektif bukan hanya pilihan gaya, tetapi bagian dari strategi keselamatan.

Hindari Kesalahan Umum Ini

Menggunakan pakaian berbahan katun untuk lari jarak jauh.

Memakai pakaian baru saat race tanpa uji coba.

Mengabaikan cuaca dan suhu lingkungan.

Menggunakan pakaian terlalu ketat tanpa alasan fungsional.

Pakaian lari yang tepat dapat menjadi salah satu sistem pendukung karena membantu tubuh tetap dingin saat panas, tetap hangat saat dingin, dan tetap nyaman sepanjang langkah. Ketika pakaian sudah tepat, fokus kamu bisa kembali ke menikmati setiap kilometer yang kamu lalui.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Persija Umumkan Pelatih Baru Hari Ini, Shin Tae-yong Gantikan Mauricio Souza

13 Juni 2026

Juara Polytron Indonesia Open 2026: Raymond/Joaquin Dinilai Salah Satu MD Terbaik

13 Juni 2026

Persis Solo Lepas Milomir Seslija Pasca Degradasi, Siapa Penggantinya?

13 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

50 Soal SBdP Kelas 2 SD Semester 2 2026 Kurikulum Merdeka dan Jawaban

13 Juni 2026

Sirkuit Drag Bike Kelud Resmi Dibuka di Turbo Kejurnas 2026, Heboh Ratusan Biker

13 Juni 2026

Alasan Kuat Sekolah di Tanahlaut Kalsel Tahan 3 Ponsel Siswa Hingga Ujian Selesai

13 Juni 2026

Celios: Skema Pajak Baru Ancam Pertumbuhan UMKM

13 Juni 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?