Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 29 September 2026
Trending
  • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
  • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
  • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
  • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
  • Nilai pasaran tembus Rp 163 miliar! Persija Jakarta belum puas dan masih buru pemain baru
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Hiburan»Nuanu Creative City Tampilkan Perspektif Seniman Perempuan di Pameran “Semburat Bali”
Hiburan

Nuanu Creative City Tampilkan Perspektif Seniman Perempuan di Pameran “Semburat Bali”

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover7 April 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Nuanu Creative City: Ruang Kreatif yang Menyatukan Seni, Inovasi, dan Kolaborasi

Nuanu Creative City terus berkembang sebagai ekosistem kreatif yang mempertemukan seni, inovasi, dan kolaborasi lintas disiplin. Melalui berbagai platform seni, termasuk Labyrinth Art Gallery, kawasan ini membuka ruang bagi para seniman untuk bereksperimen, mengekspresikan gagasan, serta berdialog langsung dengan publik. Pendekatan tersebut juga dilandasi komitmen terhadap inklusivitas.

Bagi Nuanu, ruang seni tidak sekadar tempat memamerkan karya, tetapi juga menjadi wadah bertemunya ide, diskusi, dan pertukaran pengetahuan antara seniman dan masyarakat. Perspektif perempuan memiliki peran penting dalam membentuk dinamika ekosistem kreatif. Dalam ekosistem kreatif, perempuan membawa perspektif yang sangat penting, bukan hanya melalui karya yang mereka hasilkan, tetapi juga melalui pengalaman hidup dan cara mereka membaca dunia.

Nuanu ingin memastikan ruang kreatif dapat menjadi platform terbuka bagi berbagai suara dan gagasan. Ketika seniman memiliki ruang untuk mengekspresikan ide sekaligus berbagi pengetahuan dengan publik, ekosistem kreatif yang terbentuk akan menjadi lebih hidup dan relevan.

Dalam rangka memperingati International Women’s Day, Nuanu menampilkan karya dua seniman perempuan, yakni Wicitra Pradnyaratih dan Sarita Ibnoe, melalui pameran “Semburat Bali” yang berlangsung di Labyrinth Art Gallery hingga 22 Maret 2026. Melalui pendekatan artistik yang berbeda, keduanya menghadirkan refleksi personal tentang pengalaman hidup, lingkungan, serta cara perempuan memandang dan merespons dunia di sekitarnya.

Wicitra Pradnyaratih: Karya yang Menggambarkan Hubungan Alam dan Waktu

Berdasarkan latar belakang desain grafis, Wicitra Pradnyaratih mengembangkan praktik seni yang memadukan medium digital dengan lukisan akrilik. Karyanya banyak mengeksplorasi hubungan antara alam, warna, dan suara melalui pendekatan audio-visual. Dalam pameran “Semburat Bali”, ia menampilkan karya Tideglow dan Midnight Bloom yang menggambarkan hubungan antara waktu, siklus kehidupan, serta kekuatan alam yang hadir secara tenang namun konsisten.

Motif bunga seperti anggrek dan lili dalam karyanya menjadi simbol ketahanan dan pertumbuhan. Bunga tidak lagi ditempatkan sebagai ornamen pasif, melainkan representasi kekuatan, individualitas, serta kompleksitas pengalaman perempuan. Menurut Wicitra, tantangan perempuan dalam dunia seni sering kali bukan soal kemampuan, melainkan akses dan kesempatan. Ia menilai keberadaan ruang kreatif sangat penting untuk memperluas kesempatan bagi para seniman dari berbagai latar belakang.

Sarita Ibnoe dan Narasi dari Tenun

Sementara itu, seniman multidisipliner Sarita Ibnoe dikenal melalui praktik artistik berbasis tekstil, khususnya teknik tenun. Sejak mulai berpameran pada 2013, karya-karyanya berkembang ke berbagai medium seperti instalasi, performans, hingga karya partisipatori. Bagi Sarita, proses menenun merupakan cara untuk merangkai pengalaman hidup menjadi narasi visual.

Dalam pameran ini, ia menampilkan beberapa karya seperti Unaccustomed, The New Art Teacher Series – Non-Technical Skills: Gestures and Watercolour #1, Resistance, dan Note. Salah satu karya yang menonjol adalah Resistance, yang terinspirasi dari gelombang gerakan sosial di Jakarta. Melalui penggunaan warna hijau dan merah muda, karya tersebut merepresentasikan solidaritas dan kekuatan kolektif masyarakat di tengah situasi krisis.

Sarita menilai peran perempuan dalam dunia seni saat ini semakin signifikan. Perempuan kini tidak hanya hadir sebagai pencipta karya, tetapi juga sebagai penggerak ekosistem seni sebagai kurator, peneliti, pendidik, hingga penghubung komunitas.

Labyrinth Art Gallery: Ruang Dialog Kreatif

Disisi lain GM Labyrinth Art Gallery, Samuel David, menegaskan bahwa galeri seni tidak hanya berfungsi sebagai tempat memamerkan karya, tetapi juga sebagai ruang dialog kreatif. Menurutnya, menghadirkan seniman dari berbagai latar belakang akan membuka percakapan yang lebih luas dan relevan dengan dinamika masyarakat.

Melalui berbagai program dan pameran, Nuanu Creative City berupaya membangun ekosistem seni yang inklusif, sebuah ruang di mana beragam perspektif, termasuk suara perempuan, dapat hadir dan berkontribusi dalam perkembangan lanskap seni yang terus bergerak maju.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Gagasan Soekarno dan Tan Malaka dalam Seni Peran di GKJ

31 Agustus 2026

Profil Karakter Legendaris: Frank-N-Furter, Pennywise, dan Home Alone 2

31 Agustus 2026

Terjemahan lirik lagu September – Daughtry: Kami tahu kami harus pergi dari kota ini, tapi tidak tahu kapan

31 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

27 September 2026

Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

16 September 2026

6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

16 September 2026

PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

16 September 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?