Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Wednesday, 7 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Nasional»Nasib Tyas LDPF Viral, Keluarga Diungkap, Kini Disomasi Hotman Paris
    Nasional

    Nasib Tyas LDPF Viral, Keluarga Diungkap, Kini Disomasi Hotman Paris

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover2 March 2026No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Nasib Tyas, Alumni LPDP yang Viral di Media Sosial

    Tyas, seorang alumni Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), kini menjadi sorotan setelah pernyataannya viral di media sosial. Pernyataan tersebut diduga menghina negara, dan hal ini memicu reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk pengacara kondang Hotman Paris.

    Perkara Hotman Paris

    Hotman Paris langsung memberikan somasi kepada Tyas. Alasannya adalah karena pernyataan Tyas yang menyebut akan mengupayakan anak-anaknya tidak menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Hal ini menimbulkan kemarahan Hotman, yang menilai pernyataan tersebut tidak pantas disampaikan oleh seseorang yang pernah menerima beasiswa LPDP. Menurutnya, beasiswa tersebut berasal dari pajak rakyat, sehingga Tyas memiliki kewajiban untuk menjunjung nilai kebangsaan.

    Hotman menegaskan bahwa dana LPDP berasal dari pajak masyarakat, termasuk Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Ia pun menyampaikan permintaan maaf secara langsung pada publik. Selain itu, ia juga mengusulkan kepada Presiden agar kewarganegaraan Tyas dicabut, karena dinilai menghina bangsa di kancah internasional.

    Keluarga Dikuliti

    Tidak hanya mendapat somasi, keluarga Tyas juga dikuliti. Suami dan mertuanya menjadi sorotan tajam. Mertua Tyas, Syukur Iwantoro, merupakan sosok yang cukup dikenal dalam birokrasi Tanah Air. Ia pernah menjabat Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian dan memiliki latar belakang pendidikan yang kuat.

    Syukur Iwantoro lahir pada 30 Mei 1959. Ia menempuh pendidikan di Fakultas Peternakan IPB dan melanjutkan studi magister di bidang Perencanaan Wilayah dan Perdesaan. Selain itu, ia juga pernah mengambil program MBA Agribisnis di Inggris pada 1994.

    Kariernya mencapai titik tertinggi saat dipercaya menjabat Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian. Ia mulai bekerja sebagai pegawai negeri sipil di Kementan dan terus menanjak dalam jabatan hingga akhirnya menjadi Sekretaris Jenderal.

    Harta Kekayaan Syukur Iwantoro

    Berdasarkan data e-LHKPN tahun 2018, Syukur melaporkan total kekayaan sebesar Rp3,093 miliar saat menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian. Rincian harta tersebut meliputi:
    * Tanah dan bangunan senilai Rp2,660 miliar
    * Alat transportasi dan mesin sebesar Rp246 juta
    * Harta bergerak lainnya Rp125 juta
    * Kas dan setara kas Rp81 juta
    * Utang Rp20 juta

    Pernah Diperiksa KPK

    Selama menjabat di Kementerian Pertanian, Syukur Iwantoro pernah dimintai keterangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 28 Februari 2013. Ia diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap impor daging sapi di Kementerian Pertanian. Pada 2019, ia kembali diperiksa sebagai saksi dalam penyelidikan dugaan suap pengurusan izin impor bawang putih.

    Adapun Arya Iwantoro, putranya yang juga penerima beasiswa LPDP, menikah dengan Dwi Sasetyaningtyas (Tyas) dan kini menetap di Inggris.

    Awal Perkara

    Perkara ini berawal dari unggahan Dwi di akun Instagram dan Threads pribadinya. Dalam konten tersebut, ia membahas anak keduanya yang kini resmi berstatus warga negara Inggris. “Cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan. Kita usahakan paspor kuat WNA,” tulisnya dalam salah satu konten.

    Pernyataan itu memicu kemarahan banyak warganet. Mereka menilai narasi tersebut kurang pantas disampaikan oleh seorang penerima beasiswa LPDP. Sebagian publik merasa, sebagai awardee LPDP, ia seharusnya tidak terkesan merendahkan negara yang telah membiayai pendidikannya.

    Tyas, sapaan akrabnya, merupakan lulusan Teknik Kimia Institut Teknologi Bandung (ITB). Ia kemudian melanjutkan studi magister di Delft University of Technology, Belanda, mengambil jurusan Sustainable Energy Technology.

    Beasiswa LPDP diperolehnya pada 2015 dan ia menyelesaikan studi pada 2017. Sejak 2017 hingga 2023, Tyas berada di Indonesia untuk memenuhi kewajibannya sebagai awardee.

    Penjelasan Tyas

    Terkait ucapannya yang menuai polemik, Tyas menjelaskan bahwa kalimat tersebut merupakan luapan kekecewaannya sebagai WNI. Namun, tak sedikit warganet yang menilai pernyataan itu terdengar seperti merendahkan status warga Indonesia. Situasi semakin memanas karena responsnya terhadap komentar publik dinilai kurang bijak.

    Ia kemudian kembali membuat unggahan klarifikasi mengenai maksud pernyataannya soal paspor anaknya. “Ungkapan cukup aku aja yang WNI anakku jangan adalah bentuk rasa kecewa, marah, kesalku sebagai WNI terhadap kebijakan pemerintah yang tidak PRO RAKYAT. Jujur, kalo aku sih capek jadi WNI. Tapi sebagai penerima beasiswa UANG RAKYAT, sudah seharusnya aku menyuarakan kepentingan rakyat,” tulisnya dalam konten yang ia bagikan di Instagram.

    Dwi diketahui sudah membuat pernyataan permohonan maaf kepada publik. LPDP ikut memberikan klarifikasi dan teguran kepada yang bersangkutan. “LPDP menyayangkan terjadinya polemik di media sosial yang dipicu oleh tindakan salah satu alumni, Saudari DS. Tindakan tersebut tidak mencerminkan nilai integritas, etika, dan profesionalisme yang ditanamkan LPDP kepada seluruh penerima beasiswa,” tulis LPDP di akun resminya @lpdp_ri melalui tayangan di Threads dan cerita Instagram pada Sabtu (21/2/2026).

    LPDP menjelaskan bahwa Dwi Sasetyaningtyas telah menyelesaikan studi S2 dan dinyatakan lulus pada 31 Agustus 2017, serta telah menuntaskan seluruh masa pengabdian sesuai ketentuan. Dengan demikian, LPDP tidak lagi memiliki perikatan hukum dengan pihak DS. “Meskipun demikian, LPDP akan tetap berupaya melakukan komunikasi dengan Saudari DS untuk mengimbau agar yang bersangkutan dapat lebih bijak dalam menggunakan media sosial, memperhatikan sensitivitas publik, serta memahami kembali penerima beasiswa LPDP mempunyai kewajiban kebangsaan untuk mengabdi kepada negeri,” tulis LPDP lagi.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    Pengamanan Ketat Demo AMPB Pati di DPR, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan

    31 August 2026

    Pasar Perhatikan Aksi Demo, IHSG Melemah Di Pembukaan

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?