Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Thursday, 8 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Nasional»Hukum»Nasib Farradhilla Ayu, Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok Raihan Karena Cinta Ditolak
    Hukum

    Nasib Farradhilla Ayu, Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok Raihan Karena Cinta Ditolak

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover3 March 2026No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Korban Pembacokan di Kampus UIN Suska Riau Sudah Jalani Operasi

    Farradhilla Ayu Pramesti (23), seorang mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau, menjadi korban pembacokan yang dilakukan oleh teman sekamarnya. Setelah menjalani tindakan medis krusial, korban kini dalam kondisi stabil dan sedang menjalani pemulihan di rumah sakit.

    Wakil Dekan III Fakultas Syariah UIN Suska Riau, Dr. Alpi Syahrin, mengonfirmasi bahwa korban telah berhasil menjalani operasi pergelangan tangan pada Kamis (26/2) malam sekitar pukul 23.30 WIB. Ia menyampaikan bahwa proses operasi berjalan lancar dan alhamdulillah tidak ada komplikasi serius.

    Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah, memberikan informasi terkini tentang keadaan korban. Ia menyebutkan bahwa korban saat ini dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Ahmad untuk menjalani pemulihan lebih lanjut. Namun, karena masih dalam masa pemulihan pascaoperasi, pihak kepolisian belum dapat mengambil keterangan dari korban.

    “Korban belum bisa kita ambil keterangan, tadi pagi kita sudah membesuk bersama Kapolresta Pekanbaru ke RSUD Arifin Ahmad, pasca operasi tadi malam,” ujar Anggi.

    Motif Pembacokan Dipicu Masalah Asmara

    Berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian, motif pembacokan ini dipicu oleh masalah asmara. Pelaku diduga sakit hati karena cintanya ditolak oleh korban yang diketahui sudah memiliki pacar. Saat diperiksa oleh polisi, pelaku mengakui bahwa ia nekat melakukan pembacokan karena rasa sakit hati terhadap korban.

    Menurut Kompol Nusirwan, Kapolsek Bina Widya, pelaku dan korban dikenal dekat sejak satu kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN). “Dari pengakuan Rehan, dia kenal dekat dengan korban sejak satu kelompok KKN. Mungkin dia suka sama korban, tetapi korban ini mungkin tidak mau,” jelas Nusirwan.

    Pelaku mengaku bahwa ia merencanakan aksi kejahatannya sejak lama. Ia bahkan membawa dua senjata tajam, yaitu kapak dan parang, dalam tasnya. “Pelaku sudah menyiapkan senjata tajam, berniat membunuh korban,” tambah Nusirwan.

    Kronologi Kejadian

    Peristiwa pembacokan terjadi sekitar pukul 08.00 WIB, ketika korban sedang menunggu jadwal ujian munaqosah atau ujian skripsi akhir di ruangan lantai dua bangunan Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum. Tiba-tiba, pelaku datang ke ruangan tersebut dan langsung menyerang korban dengan kapak.

    Korban sempat melarikan diri melalui jendela, namun akhirnya tertangkap oleh petugas keamanan kampus. Beruntung, korban cepat diselamatkan dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

    Penanganan Korban dan Proses Hukum

    Setelah menjalani operasi, korban kini sedang dirawat intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru. Menurut informasi dari pihak rumah sakit, luka bacok yang dialami korban cukup parah dan memerlukan perawatan lebih lanjut. Oleh karena itu, korban akan segera dirujuk ke rumah sakit yang lebih lengkap.

    “Sekarang kami sedang mendalami terkait motif dan kronologinya nanti akan segera kami sampaikan ke rekan-rekan media,” kata Anggi.

    Sementara itu, pelaku telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polsek Binawidya. Pihak kepolisian juga sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian ini.

    Pihak Kampus Mengutuk Aksi Kriminal

    Pihak kampus UIN Suska Riau secara tegas mengutuk aksi pembacokan yang terjadi di lingkungan kampus. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Harris, menyampaikan kekecewaannya atas tindakan kriminal tersebut.

    “Kami sangat mengecam tindakan kriminal di kampus UIN Suska Riau,” ucap Harris dalam keterangan tertulisnya. Ia juga menyatakan bahwa pihak kampus akan menegakkan kode etik kampus terhadap mahasiswa yang terlibat dalam perbuatan melawan hukum.

    Rektor UIN Suska Riau, Leny Nofianti, turut mengecam aksi kekerasan tersebut dan menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi pelanggar hukum di lingkungan kampus. “Kasus ini kami serahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum, untuk diproses sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia,” katanya.

    Kondisi di Lokasi Kejadian

    Di lokasi kejadian, bekas darah masih terlihat jelas di lantai depan ruangan ujian. Area tersebut telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan. Di depan ruangan IGD rumah sakit tempat korban ditangani, terlihat sejumlah aparat kepolisian berjaga. Selain itu, ada pula perwakilan pihak kampus serta rekan-rekan korban yang juga tampak berada di lokasi.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    Ruben Onsu Jadi Tersangka Penipuan, Mantan Manajer Sarwendah: Dia Tak Pernah Berniat Jahat

    31 August 2026

    Direktur Polipangkep Lulus Uji Kompetensi CRA dan CRP, Kuatkan Tata Kelola Berbasis Risiko

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?