Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 27 September 2026
Trending
  • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
  • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
  • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
  • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
  • Nilai pasaran tembus Rp 163 miliar! Persija Jakarta belum puas dan masih buru pemain baru
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Mulut Berbusa dan Ruam Merah, Misteri Kematian Keluarga di Warakas Masih Mencengkeram
Hukum

Mulut Berbusa dan Ruam Merah, Misteri Kematian Keluarga di Warakas Masih Mencengkeram

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover12 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Misteri Kematian Tiga Anggota Keluarga di Warakas, Jakarta Utara

Kasus kematian tiga anggota keluarga yang ditemukan dalam kondisi tak wajar di kawasan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, masih menjadi misteri yang belum terpecahkan. Kejadian ini menimbulkan banyak pertanyaan dan kekhawatiran di kalangan masyarakat sekitar.

Polisi masih melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti kematian ketiga korban tersebut. Saat ini, pihak berwajib belum dapat memberikan informasi rinci mengenai dugaan penyebab kematian karena proses analisis masih berlangsung.

Penyelidikan Masih Berjalan

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar, menjelaskan bahwa penyelidikan kasus ini masih dalam tahap awal. Pihaknya menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan toksikologi untuk memperoleh data lebih lengkap tentang kondisi para korban.

“Untuk saat ini, kami belum bisa menyampaikan dugaan penyebab kematian karena proses analisa dan pemeriksaan masih berlangsung,” ujar Onkoseno saat ditemui di Mapolres Metro Jakarta Utara.

Ia menekankan pentingnya kehati-hatian dalam mengambil kesimpulan agar semua keputusan didasarkan pada bukti ilmiah yang valid. Selain itu, polisi juga sedang menunggu hasil pemeriksaan toksikologi dari Rumah Sakit Polri Kramat Jati yang dinilai sangat krusial dalam menentukan penyebab kematian ketiga korban.

Proses Pemeriksaan Saksi

Selama menunggu hasil medis, polisi terus mendalami kasus ini dengan memeriksa sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian. Sampai saat ini, sekitar 10 orang saksi telah dimintai keterangan. Mayoritas dari mereka adalah tetangga korban.

“Kurang lebih ada 10 saksi, mayoritas merupakan tetangga korban,” jelas Onkoseno.

Temuan Awal di Tempat Kejadian Perkara

Dari hasil penanganan awal di tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan sejumlah tanda mencurigakan pada ketiga jenazah. Onkoseno mengungkapkan bahwa ketiga korban ditemukan dalam kondisi mulut mengeluarkan busa serta terdapat ruam kemerahan di hampir seluruh tubuh.

“Berdasarkan penanganan awal di TKP, tiga korban meninggal dalam kondisi mulut berbusa dan terdapat ruam merah,” ungkapnya.

Temuan tersebut menjadi fokus utama penyelidikan karena dinilai tidak lazim dan membutuhkan pendalaman lebih lanjut melalui pemeriksaan forensik.

Korban Selamat Tak Alami Gejala Serupa

Menariknya, tanda-tanda tersebut tidak ditemukan pada satu korban lain yang saat ini masih dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan intensif di RSUD Koja. Perbedaan kondisi tersebut membuat polisi semakin berhati-hati dalam menarik kesimpulan awal terkait penyebab kematian ketiga korban.

“Itu juga masih dalam pemeriksaan. Secara kasat mata, ruam merah hanya terlihat pada jenazah. Namun penyebabnya apa dan sejauh mana, masih dianalisis oleh dokter forensik,” jelas Onkoseno.

Belum Disimpulkan Keracunan

Hingga kini, polisi belum dapat memastikan apakah kematian ketiga korban disebabkan oleh keracunan atau faktor lain. Proses olah TKP dan pengumpulan barang bukti masih terus dilakukan guna memperkuat hasil penyelidikan.

Sementara itu, ketiga jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Polri untuk menjalani pemeriksaan luar dan autopsi guna mengungkap penyebab pasti kematian.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

27 September 2026

Ruben Onsu Jadi Tersangka Penipuan, Mantan Manajer Sarwendah: Dia Tak Pernah Berniat Jahat

31 Agustus 2026

Direktur Polipangkep Lulus Uji Kompetensi CRA dan CRP, Kuatkan Tata Kelola Berbasis Risiko

31 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

27 September 2026

Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

16 September 2026

6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

16 September 2026

PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

16 September 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?