Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Saturday, 10 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Nasional»Hukum»Model cantik tewas mengerikan, dibunuh bayaran atas perintah istri pejabat
    Hukum

    Model cantik tewas mengerikan, dibunuh bayaran atas perintah istri pejabat

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover21 February 2026No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Sejarah Kelam Dunia Mode Indonesia: Pembunuhan Ditje Budiarsih

    Pada 8 September 1986, dunia mode Indonesia dikejutkan oleh kabar duka yang tak terduga. Ditje Budiarsih, seorang peragawati ternama asal Bandung, ditemukan tewas di Jalan Dupa, Kalibata, Jakarta Selatan. Kematian ini menjadi salah satu peristiwa paling kelam dalam sejarah dunia mode Tanah Air dan masih menyisakan banyak pertanyaan yang belum terjawab hingga kini.

    Sosok Ditje Budiarsih: Ikon Kecantikan dan Gaya Hidup Elite

    Ditje Budiarsih, yang juga dikenal dengan nama Dietje Budimulyono, adalah peragawati papan atas pada masanya. Ia dikenal sebagai simbol kecantikan, kemewahan, serta kedekatan dengan lingkaran kekuasaan. Parasnya bahkan sering dibandingkan dengan figur legendaris Ken Dedes. Meskipun suaminya, Budi Mulyono, mengalami kelumpuhan, kehidupan materi Ditje terbilang mapan. Ia memiliki dua mobil dan sebuah rumah mewah, mencerminkan status sosial yang tinggi di tengah masyarakat kala itu.

    Ditemukan Tewas di Dalam Mobil, Mesin Masih Menyala

    Kematiannya terjadi pada malam hari, sekitar pukul 22.00 WIB. Ditje ditemukan tidak bernyawa di dalam mobil Honda Accord bernomor polisi B 1911 ZW. Kondisi di lokasi membuat banyak orang terkejut. Mesin mobil masih menyala, sementara tubuh Ditje terbujur kaku di dalamnya. Di tubuhnya ditemukan lima luka tembak di beberapa bagian vital. Namun, keanehan langsung terungkap karena tidak ditemukan bekas tembakan di dalam mobil, sebuah fakta yang menyulitkan proses penyelidikan sejak awal.

    Penyelidikan Polisi yang Jalan di Tempat

    Markas Besar Kepolisian segera memerintahkan Laboratorium Forensik Polri untuk meneliti barang bukti berupa anak peluru, rambut, dan sidik jari yang ditemukan di lokasi kejadian. Saat itu, Kapolri Moch Sanoesi menegaskan bahwa siapa pun yang terlibat akan dibawa ke pengadilan. Sementara Kapolda Metro Jaya Poedy Sjamsoedin memberikan kepercayaan penuh kepada Polres Jakarta Selatan untuk menangani kasus tersebut. Namun waktu berjalan, dan hasil tak kunjung terlihat. Dua bulan berlalu tanpa kemajuan berarti.

    Pak De Muncul sebagai Tersangka Utama

    Tiga bulan setelah kematian Ditje, publik kembali dikejutkan. Polisi mengumumkan telah menangkap seorang tersangka berinisial SRJ, pria berusia 59 tahun yang dikenal sebagai dukun. Belakangan terungkap bahwa sosok tersebut adalah Muhammad Siradjudin, mantan pembantu letnan satu di Kesatuan TNI, yang dikenal dengan julukan Pak De. Menurut versi kepolisian, motif pembunuhan berkaitan dengan uang. Pak De disebut berjanji melipatgandakan uang Rp10 juta milik Ditje. Ketika janji itu tak terpenuhi, ia diduga memilih menghabisi nyawa korban.

    Vonis Seumur Hidup yang Terus Dibantah

    Dalam setiap tahap persidangan hingga dijatuhi hukuman penjara seumur hidup, Pak De secara konsisten membantah keterlibatannya. Ia mengaku berada di kawasan Pasar Rebo saat peristiwa terjadi, jauh dari lokasi kejadian. Sejumlah kejanggalan dalam bukti dan rekonstruksi memperkuat dugaan bahwa penetapan dirinya sebagai pelaku dilakukan secara dipaksakan. Pak De juga mengklaim menerima skenario buatan penyidik demi menghindari perlakuan kasar. Akhirnya, vonis seumur hidup itu berujung pembebasan pada masa pemerintahan Presiden B. J. Habibie.

    Desas-desus Hubungan Gelap dan Nama-Nama Besar

    Misteri kematian Ditje semakin rumit oleh berbagai rumor yang beredar. Dalam penuturan Pak De yang dimuat Koran Tempo pada 27 Februari 2002, disebutkan bahwa Ditje kerap menjalin hubungan dengan sejumlah pria berpengaruh. Nama-nama besar pun mencuat, termasuk pensiunan KSAU Suwoto Sukendar, pengusaha Indra Rukmana, serta Sudwikatmono. Desas-desus bahkan menyebut Ditje menjadi korban kemarahan istri salah satu kekasihnya yang diduga menyewa pembunuh bayaran. Namun, tidak pernah ada nama yang secara tegas dituding sebagai pelaku sebenarnya.

    Peninjauan Kembali dan Misteri yang Tak Pernah Usai

    Setelah bebas, Pak De mengajukan peninjauan kembali atas kasus yang menurutnya tidak pernah ia lakukan. Langkah itu diambil demi membersihkan namanya dari tuduhan yang membekas selama puluhan tahun. Hingga kini, kasus pembunuhan Ditje Budiarsih tetap menjadi teka-teki besar. Banyak pihak meyakini bahwa pengungkapan kebenaran sengaja diperlambat, bahkan “dipermainkan”, karena diduga menyentuh lingkaran elite militer dan keluarga penguasa Orde Baru.

    Sebuah kisah kelam yang tertutup rapat oleh waktu, kekuasaan, dan rahasia yang mungkin tak akan pernah sepenuhnya terungkap.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    Ruben Onsu Jadi Tersangka Penipuan, Mantan Manajer Sarwendah: Dia Tak Pernah Berniat Jahat

    31 August 2026

    Direktur Polipangkep Lulus Uji Kompetensi CRA dan CRP, Kuatkan Tata Kelola Berbasis Risiko

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?