Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sunday, 8 November 2026
Trending
  • Bekerja di perusahaan asing bergaji ratusan dolar, Dwi Bagus ternyata ahli las bawah air
  • Prediksi Liverpool vs Chelsea: The Reds Siap Bungkam Skuad Xabi Alonso
  • Pendapatan Anjlok, Gerindra-PSI Pertanyakan Pemerataan Ekonomi Bali di RAPBD 2027
  • Bongkar Rahasia CVT Rusak: Tips Jitu dari Bengkel Resmi
  • 20 Prompt AI Keren untuk Gambar Sumpah Pemuda 2026, Sekali Klik!
  • Gugur di Ujung Timur: Perwira Kopassus Asal Sorong Tewas Ditembak Rekan Sejawat
  • Fakta di Balik Alif, Pria yang Lamar Dokter dengan Aset Rp10 Miliar dan Rumah Selapangan Bola
  • Panduan Pemula Bangkok: Wisata, Kuliner, dan Belanja Terbaik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Misteri Kematian Lula: Rekaman CCTV Ungkap Aktivitas ART dan Whip Pink
Hukum

Misteri Kematian Lula: Rekaman CCTV Ungkap Aktivitas ART dan Whip Pink

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover5 February 2026No Comments4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kronologi Lengkap Kematian Lula Lahfah Berdasarkan Rekaman CCTV

Polisi telah mengungkapkan secara rinci perjalanan terakhir selebgram Lula Lahfah berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV), hingga ia ditemukan meninggal dunia di unit apartemennya. Rangkaian kejadian ini dirangkai oleh aparat kepolisian untuk menjawab spekulasi yang berkembang di masyarakat.

Awal Kasus: Laporan Penemuan Jenazah

Kasus ini bermula dari laporan penemuan jenazah Lula di apartemennya yang berada di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan, pada Jumat (23/1/2026). Laporan tersebut pertama kali diterima dari anggota Bhabinkamtibmas Polsek Kebayoran Baru, yang kemudian segera ditindaklanjuti.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah, menjelaskan bahwa pihaknya langsung melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) bersama tim identifikasi. Dari informasi tersebut, mereka menemukan bahwa faktanya di TKP ada jenazah wanita yang sudah diidentifikasi.

Proses olah TKP dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan saksi-saksi yang berada di lingkungan apartemen maupun mereka yang hadir saat kejadian. Hingga saat ini, polisi telah memeriksa sedikitnya 15 saksi.

Rekaman CCTV: Aktivitas Sehari Sebelum Meninggal

Berdasarkan hasil penelusuran rekaman CCTV, polisi menemukan aktivitas Lula sehari sebelum ia ditemukan meninggal dunia. Dalam rekaman tersebut, Lula terlihat beraktivitas bersama seorang rekannya yang berinisial VA. Keduanya tampak keluar dari apartemen menggunakan lift, kemudian menuju sebuah kafe di kawasan Jalan Gunawarman, Jakarta Selatan, sebelum kembali lagi ke apartemen Lula.

Pada hari yang sama, seorang saksi lain berinisial C juga terlihat meninggalkan lantai unit Lula menuju area basement. Sampai akhirnya, Lula dan VA selesai, lalu keluar menuju kendaraan pribadi Lula. Di kendaraannya, Lula menggunakan kendaraan hitam bersama dua orang. Hingga Lula tiba kembali di unit apartemennya dan masih bersama orang yang sama, VA menuju ke lantai tempat Lula tinggal.

Riwayat Pengobatan Lula Terkuak

Penyelidikan polisi juga mengungkap fakta bahwa Lula sempat menjalani pengobatan di sebuah rumah sakit di wilayah Jakarta Selatan. Temuan ini diperkuat oleh rekam medis serta bukti pembayaran rumah sakit yang diamankan penyidik.

Berdasarkan bukti-bukti yang ada, polisi melihat rekam medis dan bukti pembayaran rumah sakit, Lula melakukan pengobatan di sebuah rumah sakit di wilayah Jakarta Selatan. Keterangan dari saksi C memperkuat temuan ini.

Aktivitas ART Terekam CCTV

Saat Lula masih berada di rumah sakit, polisi mencatat adanya aktivitas lain yang terekam kamera pengawas. Seorang perempuan berinisial A, yang bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART), terlihat turun ke bawah.

Berdasarkan keterangan dari A, ia terlihat untuk mengambil suatu titipan yang ada di lobi. Dari CCTV di lobi ini, polisi melihat A membawa satu bungkusan yang nantinya bisa diidentifikasi. Setelah rangkaian aktivitas tersebut, Lula bersama saksi C kembali ke apartemennya. Polisi memastikan tidak ditemukan aktivitas mencurigakan hingga hari itu berakhir.

Pagi yang Sunyi dan Kecurigaan ART

Keesokan harinya, suasana apartemen Lula berubah. Korban tidak terlihat melakukan aktivitas rutinnya, seperti olahraga pagi, yang kemudian menimbulkan kecurigaan dari sang ART. Upaya membuka pintu unit tidak membuahkan hasil. Pihak keamanan apartemen lalu memanggil tim engineering untuk membuka pintu secara paksa setelah mendapat izin dari ART.

Di sini, titik krusialnya adalah pada pukul 17.47 WIB, berdasarkan keterangan dari saksi bahwa kunci kamar dari unit yang ditempati Lula terkunci dari dalam. Oleh karena itu, engineering membuka kunci secara paksa sehingga ditemukan Lula tergeletak membujur kaku.

Pemeriksaan Dokter dan Evakuasi Jenazah

Setelah Lula ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, sejumlah rekan korban berdatangan ke unit apartemen. Seorang dokter yang dihubungi pihak keluarga turut melakukan pemeriksaan awal dan menyatakan bahwa Lula telah meninggal dunia. Jenazah kemudian dievakuasi menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Fatmawati.

Kesimpulan Medis: Tidak Ada Tanda Kekerasan

Berdasarkan keterangan dari pihak Rumah Sakit Fatmawati, korban dinyatakan meninggal dunia akibat kehabisan napas dan tidak ditemukan indikasi kekerasan maupun penganiayaan.

Polisi juga memastikan tidak dilakukan autopsi lantaran keluarga korban tidak menghendakinya. Penyidik menilai alat bukti yang terkumpul sudah mencukupi.

Barang Bukti dan Penghentian Penyelidikan

Selain rekaman CCTV, polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari TKP untuk diuji di Laboratorium Forensik Mabes Polri. Salah satu barang yang sempat menjadi sorotan publik adalah sebuah tabung berwarna pink.

Penyidik juga melakukan pemeriksaan DNA dengan melibatkan keluarga korban guna memastikan kepemilikan barang-barang yang ditemukan di lokasi kejadian. Dengan seluruh hasil penyelidikan tersebut, Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan akhirnya memutuskan untuk menghentikan penyelidikan karena tidak ditemukan unsur pidana dalam kematian Lula Lahfah.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Gugur di Ujung Timur: Perwira Kopassus Asal Sorong Tewas Ditembak Rekan Sejawat

4 November 2026

Dikhianati Poligami, Istri Sah Peluk Erat Suami Sambil Menangis

3 November 2026

Teror Cemburu Buta Madiun: Suami Bantai dan Bakar Istri serta Anak

2 November 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Bekerja di perusahaan asing bergaji ratusan dolar, Dwi Bagus ternyata ahli las bawah air

4 November 2026

Prediksi Liverpool vs Chelsea: The Reds Siap Bungkam Skuad Xabi Alonso

4 November 2026

Pendapatan Anjlok, Gerindra-PSI Pertanyakan Pemerataan Ekonomi Bali di RAPBD 2027

4 November 2026

Bongkar Rahasia CVT Rusak: Tips Jitu dari Bengkel Resmi

4 November 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?