Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Friday, 16 October 2026
Trending
  • DPR desak penanganan serius korban keracunan MBG, siswi usia 16 tahun di Karo diduga hilang ingatan
  • Prediksi skor Villarreal vs Napoli: I Partenopei berburu poin di Estadio de la Cerámica
  • Renungan Katolik Selasa 13 Oktober 2026, Jangan hanya tampak baik di luar tetapi bersihkanlah hatimu
  • Keadilan Jomplang: Korupsi Lebih Besar Dituntut Lebih Ringan
  • Hari ini masih berlaku! Promo Indomaret harga spesial, cek diskon berbagai produk
  • Cara melacak HP Android yang hilang, kunci layar dan hapus data dari jarak jauh
  • Lampaui target 13,3 persen, program servis motor gratis SMK se-Jatim raih rekor MURI
  • 5 cara mengoptimalkan otak anda di dunia yang didominasi AI menurut psikologi
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Menteri LH Dorong Percepatan PLTSa Bandung Raya, Legok Nangka Siap Mulai Pembangunan
Nasional

Menteri LH Dorong Percepatan PLTSa Bandung Raya, Legok Nangka Siap Mulai Pembangunan

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover19 January 2026No Comments4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Pemerintah Pusat Kembali Tekankan Komitmen Percepatan Penanganan Sampah di Bandung Raya

Pemerintah pusat kembali menegaskan komitmennya dalam percepatan penanganan persoalan sampah di kawasan Bandung Raya. Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, secara langsung mendorong percepatan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di wilayah Bandung Raya, khususnya di kawasan Legok Nangka dan Sarimukti. Dorongan tersebut disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat sebagai bagian dari langkah strategis nasional untuk mengatasi krisis sampah di kawasan perkotaan yang kian mendesak.

Penegasan itu disampaikan Hanif usai melakukan kunjungan kerja ke Pasar Induk Caringin, Kota Bandung, Jumat 16 Januari 2026. Dalam kesempatan tersebut, Hanif menekankan bahwa persoalan sampah di Bandung Raya telah menjadi perhatian serius Presiden Republik Indonesia dan secara konsisten dibahas dalam setiap rapat kabinet.

Hanif mengungkapkan, Presiden Republik Indonesia secara rutin mengingatkan jajaran kementerian agar pembangunan PLTSa di Bandung Raya dapat segera direalisasikan. Menurutnya, persoalan sampah di kawasan ini tidak lagi bersifat lokal, melainkan telah menjadi isu nasional yang membutuhkan percepatan kebijakan dan eksekusi di lapangan.

“Sebenarnya Bapak Presiden setiap rapat kabinet selalu mengingatkan agar pembangunan PLTSa di Bandung segera dilakukan. Ini menjadi atensi nasional karena persoalan sampah di Bandung Raya sudah sangat mendesak,” ujar Hanif.

Ia menilai, pembangunan PLTSa bukan hanya solusi teknis pengelolaan sampah, tetapi juga bagian dari upaya menghadirkan sistem pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan sekaligus menghasilkan energi listrik ramah lingkungan.

Dua Lokasi Utama PLTSa

Dalam penjelasannya, Hanif menyebut terdapat dua lokasi utama yang masuk dalam perencanaan pembangunan PLTSa di Bandung Raya. Lokasi tersebut adalah kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Legok Nangka dan TPA Sarimukti, yang selama ini menjadi tulang punggung pengelolaan sampah regional.

Untuk PLTSa di Legok Nangka, Hanif memastikan bahwa proses pembangunan telah menunjukkan kemajuan signifikan. Saat ini, tahapan proyek disebut telah memasuki fase finalisasi kontrak kerja sama dengan mitra yang akan mengelola fasilitas tersebut.

“Untuk Legok Nangka, alhamdulillah progresnya sudah sampai tahap finalisasi kontrak dengan mitra. Saya kira ini sudah sangat siap dan bisa segera dioperasionalkan sesuai dengan tahapan yang direncanakan,” jelasnya.

Kesiapan Legok Nangka ini dinilai menjadi modal penting bagi percepatan implementasi PLTSa di Bandung Raya, mengingat kebutuhan mendesak terhadap solusi pengolahan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan.

Tantangan Pembangunan di Sarimukti

Sementara itu, untuk pembangunan PLTSa di kawasan Sarimukti, Hanif mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang harus dihadapi. Tantangan utama yang diidentifikasi adalah keterbatasan ketersediaan lahan, yang hingga kini masih menjadi kendala dalam perencanaan pembangunan fasilitas tersebut.

“Untuk Sarimukti, memang tantangannya ada pada ketersediaan lahan. Namun ini tetap harus dicarikan solusi, karena Sarimukti juga menjadi penopang utama pengelolaan sampah di Bandung Raya,” katanya.

Meski demikian, pemerintah pusat tetap mendorong agar hambatan tersebut dapat segera diatasi melalui koordinasi lintas sektor, baik antara pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten dan kota yang terkait langsung dengan operasional TPA Sarimukti.

Target Groundbreaking Tahun 2026

Hanif menegaskan, pihaknya telah meminta secara langsung kepada Gubernur Jawa Barat untuk mempercepat seluruh proses perencanaan dan persiapan pembangunan PLTSa, baik di Legok Nangka maupun Sarimukti. Ia berharap, pada tahun 2026 ini, kedua proyek tersebut sudah dapat memasuki tahap peletakan batu pertama atau groundbreaking.

“Harapannya tahun ini sudah bisa dilakukan groundbreaking, baik di Legok Nangka maupun Sarimukti. Karena berdasarkan perhitungan, masa konstruksi PLTSa ini membutuhkan waktu sekitar dua tahun hingga benar-benar beroperasi,” ungkapnya.

Dengan target tersebut, pemerintah berharap fasilitas PLTSa dapat mulai beroperasi dalam beberapa tahun ke depan dan secara signifikan mengurangi beban sampah yang selama ini bertumpu pada sistem pembuangan konvensional.

Produksi Sampah Tetap Jadi Tantangan

Di sisi lain, Hanif mengingatkan bahwa selama masa pembangunan PLTSa yang diperkirakan memakan waktu sekitar dua tahun, produksi sampah harian di Kota Bandung dan wilayah sekitarnya tetap akan berlangsung dalam jumlah besar. Kondisi ini menuntut adanya penanganan sementara yang serius dan terintegrasi agar tidak memicu persoalan lingkungan baru.

“Selama dua tahun masa pembangunan ini, produksi sampah tetap berjalan setiap hari. Maka perlu penanganan yang betul-betul terintegrasi agar tidak menimbulkan persoalan lingkungan yang lebih besar,” tandasnya.

Menurut Hanif, penanganan sampah selama masa transisi ini harus melibatkan seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, pengelola kawasan, hingga partisipasi aktif masyarakat dalam pengurangan dan pemilahan sampah dari sumbernya.

PLTSa sebagai Solusi Jangka Panjang

Pembangunan PLTSa di Bandung Raya dipandang sebagai solusi jangka panjang dalam menjawab persoalan sampah perkotaan yang semakin kompleks. Selain mampu mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA, PLTSa juga diharapkan dapat menghasilkan energi listrik yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat.

Hanif menekankan bahwa proyek ini harus dilihat sebagai bagian dari transformasi sistem pengelolaan sampah nasional, yang tidak lagi hanya berorientasi pada pembuangan, tetapi juga pada pemanfaatan nilai ekonomi dari sampah.

Dengan percepatan pembangunan PLTSa Legok Nangka dan Sarimukti, pemerintah berharap Bandung Raya dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengelola sampah secara modern, berkelanjutan, dan terintegrasi dengan sistem energi nasional.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

DPR desak penanganan serius korban keracunan MBG, siswi usia 16 tahun di Karo diduga hilang ingatan

16 October 2026

Hari ini masih berlaku! Promo Indomaret harga spesial, cek diskon berbagai produk

16 October 2026

Renungan Katolik Selasa 13 Oktober 2026, Jangan hanya tampak baik di luar tetapi bersihkanlah hatimu

16 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

DPR desak penanganan serius korban keracunan MBG, siswi usia 16 tahun di Karo diduga hilang ingatan

16 October 2026

Prediksi skor Villarreal vs Napoli: I Partenopei berburu poin di Estadio de la Cerámica

16 October 2026

Renungan Katolik Selasa 13 Oktober 2026, Jangan hanya tampak baik di luar tetapi bersihkanlah hatimu

16 October 2026

Keadilan Jomplang: Korupsi Lebih Besar Dituntut Lebih Ringan

16 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?