Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 19 Agustus 2026
Trending
  • Mentan Amran Gandeng KNPI Untuk Kawal Ketahanan Pangan
  • Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026
  • 10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman
  • 5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl
  • Kunjungan ke Pabrik Yamaha, Komunitas XMAX Bali Jelajahi Standar Produksi Global
  • Video Call dengan Bayi: Termasuk Screen Time? Ini Jawabannya
  • Penawaran Umum RANS Ditutup Besok, Jutaan Investor Antre Daftar di Bursa
  • Terdakwa Korupsi Rp 300 M Soroti Bukti Kerugian dan Validitas Audit
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Olahraga»Mengapa Manchester United Bangkit di Bawah Carrick
Olahraga

Mengapa Manchester United Bangkit di Bawah Carrick

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover27 Januari 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kebangkitan Manchester United di Bawah Michael Carrick

Manchester United menunjukkan tanda-tanda kebangkitan sejak Michael Carrick mengambil alih sebagai pelatih interim. Dalam lima pertandingan pertama, tim asal Old Trafford tidak pernah kalah meskipun menghadapi lawan-lawan tangguh seperti Mikel Arteta dan Pep Guardiola. Performa ini menjadi bukti bahwa Carrick mampu memberikan arahan yang lebih jelas dan membangun semangat baru di dalam skuad.

Dalam dua pekan terakhir, Manchester United mencatatkan kemenangan 2–0 atas Manchester City serta kemenangan dramatis 3–2 atas Arsenal di Emirates Stadium. Gol penentu dari Matheus Cunha pada menit ke-87 berhasil membuat publik tuan rumah terdiam dan menegaskan bahwa perubahan telah terjadi di klub yang bermarkas di Old Trafford.

Perbedaan ini sangat jauh dibandingkan dengan masa 14 bulan di bawah Ruben Amorim, yang dikenal dengan pendekatan taktik yang kaku dan minim fleksibilitas. Setelah musim terburuk United di Premier League berakhir Mei lalu, Amorim sempat menyatakan optimisme dengan mengatakan, “The good times are coming.” Kini, harapan tersebut justru muncul di era Carrick.

Meski demikian, posisi Carrick belum sepenuhnya aman. Ole Gunnar Solskjaer, yang pernah menjadi pelatih interim, hanya mendapat kontrak permanen setelah memenangi 14 dari 19 laga awal. Manajemen United diperkirakan tidak akan terburu-buru mengambil keputusan serupa terhadap mantan gelandang Setan Merah tersebut.

Salah satu perubahan paling menonjol di bawah Carrick adalah peran Bruno Fernandes. Kapten United itu kembali diberi kebebasan untuk beroperasi di area penalti lawan, bukan dipaksa turun terlalu dalam seperti pada era Amorim. Carrick memasangkan Bruno dengan Bryan Mbeumo sebagai false nine ganda saat menghadapi City dan Arsenal. Pendekatan ini membuat Bruno lebih dekat ke kotak penalti lawan dan meningkatkan bahaya serangan Manchester United.

Pada pertandingan melawan Arsenal, Bruno mencatat satu assist, menciptakan dua peluang, dan melepaskan tiga tembakan. Pergerakannya di antara lini kerap membuat bek Arsenal ragu mengambil keputusan. Di derby Manchester, posisi Bruno membantu United menekan Rodri di lini tengah. Sementara di Emirates, kecerdasannya membaca ruang berkontribusi besar dalam proses gol Patrick Dorgu yang membawa Manchester United berbalik unggul.

Carrick juga berhasil menghidupkan kembali apa yang sering disebut sebagai “DNA United”. Artinya, MU hadir sebagai tim yang bermain berani dan progresif menyerang. Ia tidak menawarkan revolusi taktik, tetapi memberi kejelasan peran dan kepercayaan kepada pemain.

Kembalinya Kobbie Mainoo ke tim utama turut meningkatkan kualitas di lini tengah. Gelandang muda itu memberi United kemampuan untuk keluar dari tekanan dan menguasai permainan. Mainoo juga terlibat dalam proses gol kemenangan Cunha di kandang Arsenal.

Perubahan lainnya terlihat pada performa Patrick Dorgu. Bek kiri asal Denmark itu sempat kesulitan sepanjang musim lalu, namun kini tampil menonjol setelah Carrick mengubah sistem menjadi empat bek dan mempercayainya sebagai starter. Dorgu mencetak gol saat melawan Manchester City dan kembali mencatatkan namanya di papan skor kontra Arsenal.

Dorgu menjalankan peran penting menjaga keseimbangan sisi kiri bersama Luke Shaw. Ia naik-turun membantu pertahanan sekaligus memberi lebar serangan. Carrick menegaskan pentingnya peran pemain berusia muda itu. “Dia adalah pemain besar bagi kami. Dia memang mencetak dua gol, tapi dari sisi ancaman dan kualitas, dia luar biasa di sisi lapangan bersama Luke Shaw melawan dua tim yang banyak memberi ujian,” kata Carrick seusai kemenangan atas Arsenal.

Menurut Carrick, performa Dorgu mencerminkan perubahan suasana di dalam tim. Kepercayaan diri sang pemain terlihat saat ia berkolaborasi dengan Bruno sebelum melepaskan tembakan yang mengejutkan David Raya dan bersarang di bawah mistar.

Sejumlah pemain yang sebelumnya kurang maksimal justru langsung memberi dampak di era Carrick. Cunha menjadi penentu kemenangan atas Arsenal setelah lebih dulu mencatat assist dari bangku cadangan di Derby Manchester. Bryan Mbeumo juga konsisten mencetak gol dalam dua laga beruntun.

Awal kepemimpinan Carrick memberi harapan baru bagi pendukung United. Dengan pendekatan yang lebih sederhana, arah permainan yang jelas, dan fokus pada potensi pemain, Manchester United perlahan menemukan bentuk terbaik permainannya.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Sandro Tonali resmi bergabung dengan Tottenham Hotspur, jadi pemain termahal klub

11 Juli 2026

Prediksi Skor Lincoln Red Imps vs Inter Club d’Escaldes Liga Champions UEFA 8 Juli 2026

11 Juli 2026

16 Bencana Besar Piala Dunia 2026: Tiga Negara Tuan Rumah Terpuruk, Kanada dan AS Kehilangan Gaya

11 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Mentan Amran Gandeng KNPI Untuk Kawal Ketahanan Pangan

2 Agustus 2026

Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026

14 Juli 2026

10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman

11 Juli 2026

5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl

11 Juli 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?