Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Monday, 5 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Ragam»Mengapa Berat Badan Naik Saat Puasa? Ini Penyebabnya
    Ragam

    Mengapa Berat Badan Naik Saat Puasa? Ini Penyebabnya

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover2 March 2026No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Mengapa Berat Badan Justru Naik Saat Puasa?

    Puasa Ramadan sering kali menjadi momen yang dinantikan oleh banyak orang. Namun, tidak sedikit dari mereka yang mengalami kenaikan berat badan meski sedang menjalani puasa. Fenomena ini terjadi karena perubahan pola makan dan gaya hidup yang tidak terkendali selama bulan suci tersebut. Berikut penjelasan lengkapnya.

    Penyebab Berat Badan Naik Saat Puasa

    Berat badan bisa naik saat puasa karena beberapa faktor utama. Pertama, perubahan drastis dalam pola makan dan aktivitas fisik. Saat berbuka, banyak orang cenderung makan dalam porsi besar, terutama dengan konsumsi makanan tinggi gula dan lemak. Selain itu, minum air putih yang kurang dan aktivitas fisik yang menurun juga memengaruhi asupan kalori harian. Tubuh menggunakan cadangan energi selama puasa, tetapi ketika kembali menerima asupan besar setiap malam, metabolisme bisa terganggu.

    Selain itu, kebiasaan minum minuman manis dan kurang tidur juga memengaruhi hormon pengatur rasa lapar dan metabolisme. Akibatnya, kontrol nafsu makan menurun dan tubuh lebih mudah menyimpan energi dalam bentuk lemak.

    Kebiasaan yang Memicu Kenaikan Berat Badan

    Beberapa kebiasaan selama Ramadan justru memicu kenaikan berat badan. Berikut beberapa di antaranya:

    • Balas dendam saat berbuka

      Setelah menahan lapar sepanjang hari, banyak orang ingin langsung makan dalam porsi besar. Padahal, perut yang kosong butuh adaptasi bertahap. Konsumsi gorengan dan takjil manis berlebihan juga menjadi pemicu utama lonjakan kalori. Gorengan tinggi lemak dan kalori, sedangkan takjil manis cepat menaikkan gula darah.

    • Terlalu banyak minuman manis

      Teh manis, sirup, es campur, hingga minuman kekinian sering jadi “menu wajib” berbuka. Masalahnya, kalori dari minuman manis sering tidak terasa. Kalori cair lebih mudah dikonsumsi dalam jumlah besar karena tidak memberikan rasa kenyang yang signifikan. Akibatnya, kamu tetap makan dalam porsi normal atau bahkan berlebihan meski sudah minum minuman manis sebelumnya.

    • Jarang bergerak dan olahraga

      Banyak orang mengurangi aktivitas karena merasa lemas. Aktivitas fisik menurun drastis, bahkan lebih banyak duduk atau berbaring sepanjang hari. Padahal, tubuh tetap membutuhkan pergerakan untuk menjaga metabolisme tetap optimal. Ketika aktivitas berkurang, pembakaran kalori juga ikut menurun.

    • Kurang tidur

      Perubahan jadwal tidur selama Ramadan juga berpengaruh besar. Bangun sahur, ditambah kebiasaan begadang setelah tarawih atau scroll media sosial, membuat waktu tidur berkurang. Kurang tidur bisa mengganggu hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang. Alhasil, nafsu makan meningkat, terutama keinginan mengonsumsi makanan tinggi gula dan lemak.

    Cara Mencegah Berat Badan Naik Saat Puasa

    Untuk menjaga berat badan tetap stabil selama Ramadan, penting untuk mengatur pola makan, aktivitas fisik, dan kualitas istirahat. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:

    • Atur porsi berbuka

      Saat azan Magrib terdengar, rasanya memang ingin langsung makan banyak, tapi coba tahan sebentar. Awali dengan air putih dan makanan ringan seperti kurma atau sup, lalu beri jeda sebelum makan utama. Isi piring dengan komposisi seimbang dan biasakan makan pelan supaya kamu sadar kapan sudah cukup kenyang.

    • Batasi gula dan gorengan

      Es manis, sirup, gorengan hangat, semuanya memang menggoda. Namun, kalau dikonsumsi setiap hari, kalorinya cepat menumpuk tanpa terasa. Coba batasi frekuensinya dan jadikan sebagai sesekali saja, bukan menu wajib harian. Kamu bisa ganti dengan buah segar atau camilan yang lebih ringan supaya tetap bisa menikmati momen berbuka tanpa bikin timbangan naik.

    • Pilih menu sahur tinggi protein dan serat

      Sahur sebaiknya mengandung protein seperti telur, ayam, ikan, atau yoghurt, serta serat dari sayur dan buah rendah gula. Karbohidrat kompleks seperti oatmeal atau ubi juga membantu energi lebih stabil. Dengan menu seperti ini, kamu tidak mudah lapar dan tidak tergoda makan berlebihan saat berbuka.

    • Tetap olahraga ringan

      Merasa lemas saat puasa itu wajar, tapi bukan berarti berhenti bergerak sama sekali. Aktivitas ringan seperti jalan santai, stretching, atau yoga tetap penting untuk menjaga metabolisme. Kamu bisa melakukannya setelah berbuka atau menjelang Magrib dengan intensitas ringan.

    • Jaga kualitas tidur

      Kurang tidur bisa meningkatkan nafsu makan dan membuat tubuh lebih mudah menyimpan lemak. Atur waktu istirahat agar tetap cukup meski harus bangun sahur, dan hindari begadang berlebihan. Tidur yang berkualitas membantu mengontrol hormon lapar dan menjaga berat badan tetap stabil.

    Dengan pola makan seimbang dan rutinitas terkontrol, kamu tetap bisa menjalani Ramadan tanpa khawatir timbangan naik. Semoga informasi ini bermanfaat, ya.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Gagasan Soekarno dan Tan Malaka dalam Seni Peran di GKJ

    31 August 2026

    Ramalan karier hari ini, 27 Agustus 2026: Peluang dan momentum baru

    31 August 2026

    Cara Naykilla dan Tenxi Tunjukkan Karakter Melalui Belanja di Shopee 9.9

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?