Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 21 Maret 2026
Trending
  • Catat, Batas Akhir Pembayaran Zakat Fitrah Agar Sah
  • OJK Peringatkan Dampak Konflik Timur Tengah pada Bank, Likuiditas Valas Jadi Sorotan
  • 5 Fakta Mengagumkan Shah Abbas I, Sang Pemimpin yang Membawa Persia ke Masa Keemasan
  • Doa Setelah Takbiratul Ikhram: Soal Fikih Kelas 2 SD Semester 2
  • Perjanjian RI-AS Tidak Wajibkan Pemrosesan Data Pembayaran Dalam Negeri, OJK Beri Tanggapan
  • Masih Tidak Puas, Dokter Richard Lee Ditahan, Doktif Kembali Bongkar Produk: Penipuan yang Lebih Besar
  • Perang dan Penonton Perang
  • Prediksi Skor Milan vs Inter: Derby Panas, Rossoneri Harus Menang
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Olahraga»Mali Kalahkan Tunisia 2-1, Kehilangan Bek Rp34 Miliar Tak Hentikan Langkah ke Semifinal Piala Afrika
Olahraga

Mali Kalahkan Tunisia 2-1, Kehilangan Bek Rp34 Miliar Tak Hentikan Langkah ke Semifinal Piala Afrika

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover5 Januari 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Drama Tinggi dalam Laga Mali vs Tunisia di Babak 8 Besar Piala Afrika 2026

Pertandingan antara Mali dan Tunisia pada babak 8 besar Piala Afrika 2026 menjadi salah satu laga yang penuh drama dan akan selalu dikenang. Digelar pada 4 Januari 2026 pukul 02.00 WIB, pertandingan ini bukan hanya tentang strategi dan kekuatan fisik, tetapi juga mental yang tangguh.

Meskipun harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-26, Mali berhasil mengalahkan Tunisia dengan skor 2-1 melalui adu penalti setelah laga berakhir imbang 1-1 hingga 120 menit. Drama yang terjadi dalam laga ini membuat para penggemar sepak bola kagum akan ketangguhan dan semangat permainan Mali.

Kehilangan Bek Mahal, Tapi Semangat Tak Pernah Redup

Sorotan utama dalam pertandingan ini jatuh pada kartu merah yang diterima Woyo Coulibaly, bek kanan Mali dengan nilai pasar Rp34,76 miliar. Kehilangan pemain bernilai mahal di fase krusial nyaris mematahkan harapan, namun justru menjadi pemantik semangat luar biasa bagi Mali.

Malapetaka menghampiri Mali di menit ke-26. Woyo Coulibaly, pemain yang baru bergabung dengan Sassuolo dan dipinjam dari Leicester City, diganjar kartu merah langsung akibat pelanggaran keras. Keputusan wasit Abongile Tom tak terbantahkan. Meski begitu, Mali tetap bertahan dengan 10 pemain selama lebih dari 90 menit waktu normal dan tambahan.

Tunisia Dominan, Mali Bertahan dengan Kekuatan Hati

Unggul jumlah pemain, Tunisia tampil dominan dalam penguasaan bola. Hannibal Mejbri, Ismael Gharbi, hingga Elias Saad silih berganti menguji pertahanan Mali. Namun solidnya barisan belakang dan performa heroik kiper Djigui Diarra membuat peluang demi peluang Tunisia mentah.

Tekanan Tunisia akhirnya berbuah hasil di menit ke-88. Umpan silang Elias Saad disambut tandukan Firas Chaouat yang mengarah ke sudut kanan atas gawang. Tunisia unggul 0-1 dan tampak tinggal selangkah menuju semifinal. Namun, drama kembali terjadi saat laga seolah berakhir.

VAR Jadi Titik Balik dalam Pertandingan

Pada menit 90+6, wasit memutuskan mengecek VAR setelah terjadi handball pemain Tunisia di kotak penalti. Keputusan penalti pun diberikan kepada Mali. Lassine Sinayoko maju sebagai algojo. Meski tembakannya sempat mengenai tangan kiper Aymen Dahmen, bola tetap masuk ke gawang. Skor berubah 1-1, stadion pun bergemuruh. Mali, yang bermain dengan sepuluh pemain, berhasil memaksa laga berlanjut ke perpanjangan waktu.

Drama Tambahan Waktu dan Gol Dianulir

Pada babak tambahan, Tunisia kembali menekan. Bahkan di menit ke-106, Firas Chaouat sempat mencetak gol kedua. Namun kegembiraan Tunisia sirna setelah VAR menganulir gol tersebut karena offside dalam proses build-up. Kedua tim kelelahan, peluang tercipta namun tak ada gol tambahan hingga menit ke-120. Nasib pertandingan akhirnya ditentukan melalui adu tendangan penalti.

Djigui Diarra, Tembok Tak Tertembus

Adu penalti menjadi panggung utama Djigui Diarra. Kiper Mali ini tampil luar biasa dengan membaca arah tembakan lawan. Tunisia gagal memaksimalkan momen, termasuk penalti Mohamed Ben Romdhane yang dengan mudah diamankan, serta eksekusi Ali Abdi yang melambung jauh.

Sementara itu, Mali tampil lebih tenang. El Bilal Touré, Gaoussou Diakite, dan Lassine Sinayoko sukses menjalankan tugasnya. Meski sempat ada kegagalan dari Yves Bissouma, Mali akhirnya memastikan kemenangan 2-1 setelah Tunisia kembali gagal di penalti penentuan.

Mental Juara Mali Jadi Pembeda

Kemenangan ini menegaskan satu hal: mental juara Mali. Bermain hampir sepanjang laga dengan sepuluh pemain, kehilangan bek bernilai Rp34 miliar, tertinggal di menit akhir, lalu bangkit lewat penalti dan menang di adu penalti, semua menunjukkan karakter luar biasa. Pelatih Mali layak mendapat kredit besar atas keberanian mengubah skema dan menjaga fokus pemainnya. Sementara Tunisia harus menerima kenyataan pahit, meski tampil dominan, mereka gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain.

Mali Melaju ke Semifinal Piala Afrika

Hasil Mali vs Tunisia ini memastikan Mali melangkah ke babak semifinal Piala Afrika 2026. Mereka kini menjadi salah satu kuda hitam paling berbahaya, dengan pertahanan solid, kiper tangguh, dan mental baja di laga-laga krusial. Sebaliknya, Tunisia harus angkat koper lebih awal, meninggalkan banyak penyesalan dari peluang yang terbuang dan kegagalan di momen penentuan.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Prediksi Skor Milan vs Inter: Derby Panas, Rossoneri Harus Menang

21 Maret 2026

Tiket Final Four dan Grand Final Proliga 2026 Mulai Dijual, Harga Terendah Rp150 Ribu

20 Maret 2026

Pelatih Persib Bebankan Kekecewaan ke Borneo FC

20 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Catat, Batas Akhir Pembayaran Zakat Fitrah Agar Sah

21 Maret 2026

OJK Peringatkan Dampak Konflik Timur Tengah pada Bank, Likuiditas Valas Jadi Sorotan

21 Maret 2026

5 Fakta Mengagumkan Shah Abbas I, Sang Pemimpin yang Membawa Persia ke Masa Keemasan

21 Maret 2026

Doa Setelah Takbiratul Ikhram: Soal Fikih Kelas 2 SD Semester 2

21 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?