Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Wednesday, 7 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Olahraga»Mali Kalahkan Tunisia 2-1, Kehilangan Bek Rp34 Miliar Tak Hentikan Langkah ke Semifinal Piala Afrika
    Olahraga

    Mali Kalahkan Tunisia 2-1, Kehilangan Bek Rp34 Miliar Tak Hentikan Langkah ke Semifinal Piala Afrika

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover5 January 2026No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Drama Tinggi dalam Laga Mali vs Tunisia di Babak 8 Besar Piala Afrika 2026

    Pertandingan antara Mali dan Tunisia pada babak 8 besar Piala Afrika 2026 menjadi salah satu laga yang penuh drama dan akan selalu dikenang. Digelar pada 4 Januari 2026 pukul 02.00 WIB, pertandingan ini bukan hanya tentang strategi dan kekuatan fisik, tetapi juga mental yang tangguh.

    Meskipun harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-26, Mali berhasil mengalahkan Tunisia dengan skor 2-1 melalui adu penalti setelah laga berakhir imbang 1-1 hingga 120 menit. Drama yang terjadi dalam laga ini membuat para penggemar sepak bola kagum akan ketangguhan dan semangat permainan Mali.

    Kehilangan Bek Mahal, Tapi Semangat Tak Pernah Redup

    Sorotan utama dalam pertandingan ini jatuh pada kartu merah yang diterima Woyo Coulibaly, bek kanan Mali dengan nilai pasar Rp34,76 miliar. Kehilangan pemain bernilai mahal di fase krusial nyaris mematahkan harapan, namun justru menjadi pemantik semangat luar biasa bagi Mali.

    Malapetaka menghampiri Mali di menit ke-26. Woyo Coulibaly, pemain yang baru bergabung dengan Sassuolo dan dipinjam dari Leicester City, diganjar kartu merah langsung akibat pelanggaran keras. Keputusan wasit Abongile Tom tak terbantahkan. Meski begitu, Mali tetap bertahan dengan 10 pemain selama lebih dari 90 menit waktu normal dan tambahan.

    Tunisia Dominan, Mali Bertahan dengan Kekuatan Hati

    Unggul jumlah pemain, Tunisia tampil dominan dalam penguasaan bola. Hannibal Mejbri, Ismael Gharbi, hingga Elias Saad silih berganti menguji pertahanan Mali. Namun solidnya barisan belakang dan performa heroik kiper Djigui Diarra membuat peluang demi peluang Tunisia mentah.

    Tekanan Tunisia akhirnya berbuah hasil di menit ke-88. Umpan silang Elias Saad disambut tandukan Firas Chaouat yang mengarah ke sudut kanan atas gawang. Tunisia unggul 0-1 dan tampak tinggal selangkah menuju semifinal. Namun, drama kembali terjadi saat laga seolah berakhir.

    VAR Jadi Titik Balik dalam Pertandingan

    Pada menit 90+6, wasit memutuskan mengecek VAR setelah terjadi handball pemain Tunisia di kotak penalti. Keputusan penalti pun diberikan kepada Mali. Lassine Sinayoko maju sebagai algojo. Meski tembakannya sempat mengenai tangan kiper Aymen Dahmen, bola tetap masuk ke gawang. Skor berubah 1-1, stadion pun bergemuruh. Mali, yang bermain dengan sepuluh pemain, berhasil memaksa laga berlanjut ke perpanjangan waktu.

    Drama Tambahan Waktu dan Gol Dianulir

    Pada babak tambahan, Tunisia kembali menekan. Bahkan di menit ke-106, Firas Chaouat sempat mencetak gol kedua. Namun kegembiraan Tunisia sirna setelah VAR menganulir gol tersebut karena offside dalam proses build-up. Kedua tim kelelahan, peluang tercipta namun tak ada gol tambahan hingga menit ke-120. Nasib pertandingan akhirnya ditentukan melalui adu tendangan penalti.

    Djigui Diarra, Tembok Tak Tertembus

    Adu penalti menjadi panggung utama Djigui Diarra. Kiper Mali ini tampil luar biasa dengan membaca arah tembakan lawan. Tunisia gagal memaksimalkan momen, termasuk penalti Mohamed Ben Romdhane yang dengan mudah diamankan, serta eksekusi Ali Abdi yang melambung jauh.

    Sementara itu, Mali tampil lebih tenang. El Bilal Touré, Gaoussou Diakite, dan Lassine Sinayoko sukses menjalankan tugasnya. Meski sempat ada kegagalan dari Yves Bissouma, Mali akhirnya memastikan kemenangan 2-1 setelah Tunisia kembali gagal di penalti penentuan.

    Mental Juara Mali Jadi Pembeda

    Kemenangan ini menegaskan satu hal: mental juara Mali. Bermain hampir sepanjang laga dengan sepuluh pemain, kehilangan bek bernilai Rp34 miliar, tertinggal di menit akhir, lalu bangkit lewat penalti dan menang di adu penalti, semua menunjukkan karakter luar biasa. Pelatih Mali layak mendapat kredit besar atas keberanian mengubah skema dan menjaga fokus pemainnya. Sementara Tunisia harus menerima kenyataan pahit, meski tampil dominan, mereka gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain.

    Mali Melaju ke Semifinal Piala Afrika

    Hasil Mali vs Tunisia ini memastikan Mali melangkah ke babak semifinal Piala Afrika 2026. Mereka kini menjadi salah satu kuda hitam paling berbahaya, dengan pertahanan solid, kiper tangguh, dan mental baja di laga-laga krusial. Sebaliknya, Tunisia harus angkat koper lebih awal, meninggalkan banyak penyesalan dari peluang yang terbuang dan kegagalan di momen penentuan.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete: Peluang Lolos di Liga Europa 2026/2027!

    31 August 2026

    Prediksi Skor: Viktoria Plzen vs Red Star Belgrade, Zvezda Dekat Liga Fase!

    31 August 2026

    Prediksi Skor Omonia vs Sint-Truiden: De Kanaries Melangkah!

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?