Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Thursday, 15 October 2026
Trending
  • 6 cara tetap tenang saat menghadapi masa-masa mencemaskan menurut psikologi
  • Prediksi skor Viking vs Bayern Munchen: Die Roten belum terkalahkan di Liga Jerman, siap borong gol!
  • Daftar 20 Mobil Terlaris September 2026, Atto 1 Masih Dipuncak
  • Aprilia Bakal Terapkan Team Order, Kata Kubu Marquez
  • Apple siapkan iPhone Air 2, ini bocoran fitur dan jadwal rilisnya
  • Mengenal RTX AI PC: Senjata Rahasia Mahasiswa & Pekerja Modern
  • Waspada Agen AI Liar: Peringatan Keras PM Singapura Lawrence Wong
  • Home Charging vs SPKLU: Mana yang Lebih Ramah di Kantong?
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Mahasiswa Diduga Lakukan Kecurangan, SNU Batalkan Nilai Ujian
Politik

Mahasiswa Diduga Lakukan Kecurangan, SNU Batalkan Nilai Ujian

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover25 December 2025No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kasus Kecurangan Ujian di Seoul National University (SNU)

Sebuah dugaan praktik menyontek terjadi selama ujian akhir semester di salah satu mata kuliah umum program sarjana Fakultas Ilmu Pengetahuan Alam di Seoul National University (SNU), Korea Selatan. Ujian ini dilaksanakan untuk peserta didik kelas jarak jauh militer, yang diikuti oleh mahasiswa laki-laki yang sedang cuti karena wajib militer.

Ujian tersebut berlangsung secara daring, dan kampus bergengsi tersebut telah mengambil langkah antisipasi terhadap kemungkinan kecurangan. Salah satunya adalah dengan meminta siswa untuk tetap menampilkan soal ujian di layar komputer mereka. Jika mahasiswa membuka tab atau jendela lain di komputer saat mengerjakan ujian, asisten pengajar akan meninjau log aktivitas tersebut dan mencatatnya.

Temuan Asisten Pengajar

Dari total 36 mahasiswa yang mengikuti ujian tersebut, hampir setengah dari jumlah tersebut memiliki catatan yang menunjukkan bahwa mereka pernah melihat jendela lain selama ujian. Meskipun catatan tersebut tidak menunjukkan konten apa yang dilihat, hal ini membuat sulit untuk membuktikan adanya kecurangan secara pasti.

Profesor mata kuliah tersebut memutuskan untuk tidak memberikan tindakan disiplin kepada mahasiswa secara individual. Alih-alih, ia membatalkan semua hasil ujian dan mewajibkan setiap mahasiswa untuk menyerahkan tugas pengganti.

Langkah Serius SNU dalam Mengatasi Pelanggaran Akademik

SNU kini sedang mempersiapkan langkah-langkah lebih lanjut untuk mengatasi pelanggaran akademik. Salah satu inisiatif yang sedang dipertimbangkan adalah penyusunan pedoman tentang sejauh mana mahasiswa dapat menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk tugas kuliah. Pedoman ini akan mencakup keharusan bagi para profesor untuk menyatakan kebijakan penggunaan AI secara jelas dalam silabus kelas mereka.

Selain itu, SNU juga akan mempertimbangkan alternatif lain dalam evaluasi pembelajaran. Misalnya, ujian buku terbuka atau penilaian berbasis tugas, terutama untuk mata kuliah yang membutuhkan ujian daring.

“Mengurangi kelas daring itu sendiri tidak sejalan dengan perkembangan zaman. Universitas sedang menjajaki metode evaluasi baru,” kata seorang juru bicara SNU, seperti dikutip dari media lokal.

Tren Kejahatan Akademik Terkait Penggunaan AI

Ini adalah kasus terbaru dalam rangkaian skandal kecurangan yang melibatkan penggunaan AI oleh mahasiswa di universitas-universitas terkemuka Korea, termasuk Universitas Korea dan Universitas Yonsei. Beberapa kelas bahkan membatalkan nilai ujian atau beralih ke ujian tatap muka setelah kecurangan tersebut terungkap.

Upaya Menciptakan Lingkungan Akademik yang Lebih Transparan

Langkah-langkah yang diambil oleh SNU menunjukkan upaya serius dalam menciptakan lingkungan akademik yang lebih transparan dan adil. Dengan semakin berkembangnya teknologi, kampus-kampus harus terus beradaptasi agar dapat menghadapi tantangan baru dalam pendidikan tinggi.

Beberapa rekomendasi yang muncul dari kasus ini antara lain:

  • Peningkatan pengawasan selama ujian daring
  • Penerapan aturan jelas tentang penggunaan AI dalam tugas akademik
  • Pengembangan metode evaluasi alternatif yang lebih efektif
  • Edukasi mahasiswa tentang etika akademik dan konsekuensi dari kecurangan

Dengan langkah-langkah ini, SNU dan universitas-universitas lain di Korea Selatan berusaha memastikan bahwa standar akademik tetap terjaga meskipun dihadapkan pada tantangan baru akibat perkembangan teknologi.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

PGRI Desak Kepastian Pencairan TPG Guru Non-ASN

14 October 2026

Opini: Kritik Tak Pernah Padam

14 October 2026

Pengamanan Ketat Demo AMPB Pati di DPR, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan

31 August 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

6 cara tetap tenang saat menghadapi masa-masa mencemaskan menurut psikologi

14 October 2026

Prediksi skor Viking vs Bayern Munchen: Die Roten belum terkalahkan di Liga Jerman, siap borong gol!

14 October 2026

Daftar 20 Mobil Terlaris September 2026, Atto 1 Masih Dipuncak

14 October 2026

Aprilia Bakal Terapkan Team Order, Kata Kubu Marquez

14 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?