Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sunday, 8 November 2026
Trending
  • Bekerja di perusahaan asing bergaji ratusan dolar, Dwi Bagus ternyata ahli las bawah air
  • Prediksi Liverpool vs Chelsea: The Reds Siap Bungkam Skuad Xabi Alonso
  • Pendapatan Anjlok, Gerindra-PSI Pertanyakan Pemerataan Ekonomi Bali di RAPBD 2027
  • Bongkar Rahasia CVT Rusak: Tips Jitu dari Bengkel Resmi
  • 20 Prompt AI Keren untuk Gambar Sumpah Pemuda 2026, Sekali Klik!
  • Gugur di Ujung Timur: Perwira Kopassus Asal Sorong Tewas Ditembak Rekan Sejawat
  • Fakta di Balik Alif, Pria yang Lamar Dokter dengan Aset Rp10 Miliar dan Rumah Selapangan Bola
  • Panduan Pemula Bangkok: Wisata, Kuliner, dan Belanja Terbaik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Luas panen padi dan jagung Jabar 2025 mencapai 916.798 hektar
Ekonomi

Luas panen padi dan jagung Jabar 2025 mencapai 916.798 hektar

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover4 February 2026No Comments4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Peningkatan Luas Panen dan Produksi Padi serta Jagung di Jawa Barat

Peningkatan luas panen padi dan jagung di Jawa Barat terus menunjukkan tren positif. Hal ini terlihat dari data yang dirilis dalam tahun 2025, yang menunjukkan peningkatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Metode Penghitungan Produksi Padi

Ketua Tim Statistik Distribusi BPS Jawa Barat, Ninik Anisah, menjelaskan bahwa produksi padi dihitung menggunakan dua sistem pengumpulan data, yaitu survei kerangka sampel area (KSA) dan survei ubinan. Survei KSA memberikan data tentang luas panen, sedangkan survei ubinan menghasilkan data produktivitas padi.

Berdasarkan Keputusan Menteri ATR/Kepala BPN No. 446.1/SK-PG.03.03?V/2024, lahan baku sawah (LBS) nasional ditetapkan seluas 916.798 hektare. Di Jawa Barat, Kabupaten Indramayu memiliki LBS terluas yaitu 126.088 hektare, sementara Kota Depok memiliki LBS terkecil yaitu 40 hektare.

Peningkatan Luas Panen Padi Tahun 2025

Berdasarkan angka tetap tahun 2025, luas panen padi di Jawa Barat mencapai 1,76 juta hektare. Angka ini meningkat sebesar 0,28 juta hektare atau 18,97% dibandingkan luas panen pada tahun 2024 yang sebesar 1,48 juta hektare.

Peningkatan luas panen terjadi pada setiap subround:

  • Subround 1 mengalami kenaikan sebesar 38,54% atau 0,16 juta hektare dibandingkan Subround 1 tahun 2024.
  • Subround 2 meningkat sebesar 10,72% atau 0,06 juta hektare dibandingkan periode yang sama di tahun 2024.
  • Subround 3 mengalami peningkatan sebesar 12,26% atau 0,05 juta hektare dibandingkan Subround 3 tahun 2024.

Potensi luas panen padi selama bulan Januari hingga Maret 2026 diperkirakan mencapai 0,42 juta hektare, meningkat sebesar 0,07 juta hektare atau 20,89% dibandingkan realisasi pada periode yang sama tahun 2025.

Peningkatan Produksi Padi

Berdasarkan angka tetap 2025, produksi padi di Jawa Barat mencapai 10,23 juta ton Gabah Kering Giling (GKG), meningkat sebesar 1,60 juta ton atau 18,54% dibandingkan tahun sebelumnya.

Produksi padi juga mengalami peningkatan di setiap periode subround:

  • Subround 1 meningkat sebesar 37,19% atau 0,90 juta ton.
  • Subround 2 meningkat sebesar 11,34% atau 0,38 juta ton.
  • Subround 3 meningkat sebesar 11,05% atau 0,31 juta ton.

Potensi produksi padi selama Januari hingga Maret 2026 diperkirakan mencapai 2,48 juta ton, meningkat sebesar 0,45 juta ton atau 22,32% dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 2,03 juta ton.

Produksi Beras di Jawa Barat

Berdasarkan angka tetap 2025, produksi beras di Jawa Barat mencapai 5,91 juta ton beras, meningkat sebesar 0,92 juta ton atau 18,54% dibandingkan tahun sebelumnya.

Produksi beras juga mengalami peningkatan di setiap periode subround:

  • Subround 1 meningkat sebesar 37,19% atau 0,52 juta ton.
  • Subround 2 meningkat sebesar 11,34% atau 0,23 juta ton.
  • Subround 3 meningkat sebesar 11,05% atau 0,18 juta ton.

Potensi produksi beras selama Januari hingga Maret 2026 diperkirakan mencapai 1,43 juta ton, meningkat sebesar 0,26 juta ton atau 22,32% dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 1,17 juta ton.

Peningkatan Luas Panen Jagung

Berdasarkan hasil survei KSA jagung, perkiraan luas panen jagung pipilan pada 2025 mencapai 108,67 ribu hektare, meningkat sebesar 30,67 ribu hektare atau 39,33% dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 77,99 ribu hektare.

Puncak panen jagung pipilan pada 2025 terjadi pada bulan Maret dengan luas panen sebesar 16,32 ribu hektare, sama seperti pada tahun 2024.

Luas panen jagung pada Januari hingga Maret 2026 diperkirakan mencapai 42,60 ribu hektare, meningkat sebesar 2,18 ribu hektare atau 5,39% dibandingkan kondisi Januari hingga Maret 2025.

Produksi Jagung Pipilan Kering

Produksi jagung pipilan kering kadar air 14% (JPK-KA 14%) sepanjang Januari hingga Desember 2025 mencapai 794,82 ribu ton, meningkat sebesar 230,52 ribu ton atau 40,85% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 564,29 ribu ton.

Produksi JPK-KA 14% tertinggi pada 2025 terjadi di bulan Maret yaitu sebesar 128,03 ribu ton, sama seperti pada tahun 2024.

Produksi jagung pipilan kering kadar air 14% pada bulan Januari hingga Maret 2026 diperkirakan mencapai 330,96 ribu ton, meningkat sebesar 25,60 ribu ton atau 8,38% dibandingkan kondisi Januari hingga Maret 2025 yang sebesar 305,36 ribu ton.

Angka produksi jagung Januari–Maret 2026 (JPK-KA 14%) merupakan angka sementara karena menggunakan angka potensi luas panen (Januari-Maret 2026) dan menggunakan rata-rata produktivitas SR I 2024-2025.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Pendapatan Anjlok, Gerindra-PSI Pertanyakan Pemerataan Ekonomi Bali di RAPBD 2027

4 November 2026

Sinergi BI-APUVINDO, Akselerasi Pasar Uang dan Valas

3 November 2026

Era Kuantum: Telkom, Danantara, BSSN, dan Peruri Bangun Ekosistem Digital

3 November 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Bekerja di perusahaan asing bergaji ratusan dolar, Dwi Bagus ternyata ahli las bawah air

4 November 2026

Prediksi Liverpool vs Chelsea: The Reds Siap Bungkam Skuad Xabi Alonso

4 November 2026

Pendapatan Anjlok, Gerindra-PSI Pertanyakan Pemerataan Ekonomi Bali di RAPBD 2027

4 November 2026

Bongkar Rahasia CVT Rusak: Tips Jitu dari Bengkel Resmi

4 November 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?