Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 19 Februari 2026
Trending
  • MEBI Luncurkan SPKLU Signature Station Pertama di Indonesia dengan Teknologi Huawei Fast Charging
  • 4 Tips Menyimpan Dana Darurat untuk Generasi Sandwich
  • Eks Kapolres Bima Kota Terancam Hukuman Penjara Akibat Narkoba
  • Kuliah Gratis, Lulus Jadi CPNS: Dua Sekolah Kedinasan Baru 2026
  • Persib dan Borneo FC Kembali Naik! Update Klasemen Super League 2025/2026 Setelah Persija Kalahkan Bali United
  • Jadwal Kapal Pelni Dorolonda Februari-Maret 2026: Rute Makassar, Baubau, Namlea, Ambon & Lainnya
  • Ramalan Virgo Hari Ini: Finansial, Karier, Kesehatan, dan Lainnya
  • Tiga zodiak ini akan temukan kebahagiaan sejati mulai 17 Februari 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Kuliah Gratis, Lulus Jadi CPNS: Dua Sekolah Kedinasan Baru 2026
Politik

Kuliah Gratis, Lulus Jadi CPNS: Dua Sekolah Kedinasan Baru 2026

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover19 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Peluang Masuk Sekolah Kedinasan 2026 Semakin Terbuka

Pada tahun 2026, peluang untuk masuk ke sekolah kedinasan semakin terbuka lebar. Hal ini diakibatkan oleh hadirnya dua sekolah kedinasan baru yang akan dibuka oleh dua kementerian berbeda. Dengan tambahan ini, calon peserta memiliki kesempatan lebih besar untuk lolos seleksi dan langsung diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) setelah lulus.

Pendaftaran sekolah kedinasan biasanya dilakukan secara serentak melalui portal resmi yang dikelola oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Waktu pendaftaran biasanya dibuka pada bulan Mei hingga Juni setiap tahunnya. Proses pendaftaran ini memastikan bahwa semua calon peserta dapat mengikuti proses seleksi dengan adil dan transparan.

Sekolah kedinasan tetap diminati karena menawarkan berbagai keuntungan. Pertama, pendidikan di sekolah kedinasan gratis. Kedua, tersedia fasilitas asrama yang nyaman serta pendidikan yang terstruktur. Yang terpenting, lulusan dari sekolah kedinasan langsung diangkat menjadi CPNS, sehingga menjamin prospek karier yang jelas di instansi pemerintah.

Dua Sekolah Kedinasan Baru Tahun 2026

Kedua sekolah kedinasan baru tersebut merupakan hasil dari peleburan beberapa institusi sebelumnya. Pada tahun 2024, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) melebur dua sekolah kedinasan yang sudah ada, yaitu Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) dan Politeknik Imigrasi (Poltekim), menjadi satu institusi bernama Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin).

Tujuan utama dari peleburan ini adalah untuk meningkatkan efisiensi dan mengintegrasikan pendidikan vokasi di bidang keimigrasian dan pemasyarakatan. Namun, Presiden Prabowo memecah Kemenkumham menjadi tiga kementerian, yaitu Kementerian Hukum, Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM), serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Saat ini, kewenangan Poltekpin dikelola oleh Kementerian Hukum. Sementara itu, prodi yang berkaitan dengan keimigrasian lebih sesuai dikelola oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Baru-baru ini, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan mendapatkan lampu hijau dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) untuk pendirian sekolah kedinasan baru.

Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin)

Poltekpin sedang dipersiapkan dengan matang agar bisa dibuka pada tahun 2026. Persiapan mencakup penerimaan mahasiswa baru, penataan kelembagaan, pengalihan sumber daya manusia, serta pengembangan sarana dan prasarana pendukung pendidikan.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Hukum, Gusti Ayu Putu Suwardani, menyampaikan bahwa tahapan persiapan dimulai setelah terbitnya izin dan keputusan dari Kemdiktisaintek untuk empat program studi Hukum Terapan. Saat ini, permohonan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Poltekpin masih dalam proses dan menunggu keputusan Panitia Seleksi Perguruan Tinggi Kementerian dan Lembaga (PTKL) yang diperkirakan terbit pada Maret.

Target pengumuman penerimaan mahasiswa baru ditargetkan dapat dilaksanakan pada akhir Maret. Poltekpin akan membuka empat formasi dengan total kuota sebanyak 200 calon mahasiswa.

Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltek Imipas)

Sekretaris Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Asep Kurnia, menyampaikan bahwa dalam waktu dekat, Kemenimipas akan segera membentuk Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan. Pembentukan ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan SDM yang profesional, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan tugas keimigrasian dan pemasyarakatan.

Dengan terbitnya surat keputusan dari Kemdiktisaintek dan Peraturan Menteri terkait organisasi dan tata kerja politeknik yang sudah ditandatangani oleh menteri, Kemenimipas dapat memulai pengelolaan Poltek Imipas.

Penyesuaian Status Poltekip

Selain itu, Kepala BPSDM Kementerian Imipas, Aman Riyadi, menyampaikan pentingnya penyesuaian status sekolah kedinasan Poltekip akibat perubahan organisasi di kementerian. Dengan adanya perubahan struktur pada kementerian sebelumnya, status Poltekip sebagai sekolah kedinasan perlu disesuaikan agar tetap selaras dengan regulasi dan kebutuhan instansi.

Para Taruna Poltekip yang lulus akan disiapkan lebih banyak menduduki jabatan Pembimbing Kemasyarakatan. Tujuannya untuk menyongsong implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang baru. Perubahan ini bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan lulusan Poltekip agar lebih siap menghadapi tantangan dalam Sistem Pemasyarakatan yang makin berkembang.

Pihak Kemenimipas telah menganalisis kebutuhan ASN lulusan Poltekip agar memiliki distribusi yang seimbang dan pola karier yang jelas.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

KPK Soroti Risiko Korupsi di Bea Cukai, Beri 5 Rekomendasi Pengelolaan Impor

19 Februari 2026

Tindakan Polsek Tayan Hulu Atasi Pencemaran Air Sungai

19 Februari 2026

Ketua IDAI yang Dipecat Budi Gunadi Sadikin

19 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

MEBI Luncurkan SPKLU Signature Station Pertama di Indonesia dengan Teknologi Huawei Fast Charging

19 Februari 2026

4 Tips Menyimpan Dana Darurat untuk Generasi Sandwich

19 Februari 2026

Eks Kapolres Bima Kota Terancam Hukuman Penjara Akibat Narkoba

19 Februari 2026

Kuliah Gratis, Lulus Jadi CPNS: Dua Sekolah Kedinasan Baru 2026

19 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?