Penangkapan Pelaku Perampokan Lansia dengan Strategi Cerdik
Kasus perampokan dan penyiksaan terhadap seorang wanita lansia di Kampung Kubang, Cileungsi, akhirnya menemui titik terang. Keberhasilan ini tidak lepas dari strategi yang dilakukan oleh Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison, yang melakukan penyamaran khusus untuk meringkus para pelaku perampokan tersebut.
Kompol Edison memimpin langsung operasi penyamaran yang berhasil meringkus Emed alias Aki, seorang DPO (Daftar Pencarian Orang) yang buron sejak September lalu. Untuk melancarkan operasi penangkapan, ia menyamar sebagai “Pak Haji” yang ingin membeli domba. Strategi ini berhasil mengelabui Emed tanpa memicu kecurigaan.
Penyamaran ini efektif karena Kompol Edison berhasil mendekati target di lingkungan mereka tanpa menimbulkan kecurigaan. Alhamdulillah, timnya berhasil menangkap Emed dengan mulus. Penangkapan dilakukan di kediamannya di Cianjur pada Selasa (16/12/2025) tanpa perlawanan.
Kronologi Lengkap Penangkapan
1. Teror Dini Hari yang Keji
Peristiwa perampokan dan penyiksaan terjadi pada 7 September 2025 di rumah seorang wanita lansia di Desa Jatisari, Cileungsi, Kabupaten Bogor. Komplotan pelaku masuk ke rumah korban dan melakukan penyiksaan hingga korban dicekik, dilakban, serta kehilangan gigi depan akibat dianiaya. Setelah korban tak berdaya, para pelaku membawa kabur mobil Toyota Avanza, motor, dan uang senilai Rp79 juta.
2. Jejak yang Terendus dari Jawa Timur
Setelah berminggu-minggu bersembunyi, salah satu pelaku bernama Kumis tertangkap di Batang, Jawa Timur, pada 7 Desember 2025 terkait kasus pencurian 60 ekor kambing. Dari keterangan Kumis, polisi mendapatkan informasi tentang lokasi persembunyian Emed alias Aki di wilayah Cianjur.
3. Strategi Penyamaran “Juragan Domba”
Memanfaatkan latar belakang pelaku yang juga spesialis pencuri ternak, Kompol Edison merancang skenario penyamaran sebagai “Pak Haji” yang ingin memborong domba. Strategi ini dilakukan untuk menembus benteng kewaspadaan pelaku. Teknik penyamaran ini efektif karena membuat pelaku benar-benar terkecoh.
4. Penyergapan Tanpa Perlawanan
Pada Selasa (16/12/2025), Kompol Edison yang berkedok sebagai pembeli domba berhasil menjebak Emed di kediamannya. Penyamaran yang begitu natural membuat pelaku benar-benar terkecoh hingga tak berkutik saat polisi melakukan penyergapan. Ia langsung dibawa ke Mapolsek untuk proses hukum lebih lanjut.
Penyamaran yang Berhasil dan Langkah Lanjutan
Kini, pihak kepolisian masih terus melakukan pengembangan kasus untuk mengejar sisa anggota komplotan lainnya. “Kami juga masih mendalami kemungkinan keterlibatan jaringan lainnya serta upaya pengembalian aset korban,” tegas Kompol Edison.
Kompol Edison, Kapolsek Cileungsi, dikenal sebagai ahli dalam bidang penyamaran di kepolisian. Sejak menjabat sebagai Kapolsek Cileungsi pada Januari 2025, ia beberapa kali melakukan penyamaran. Pada April 2025 lalu, ia sempat viral setelah rela menyamar sebagai kurir paket selama empat hari berturut-turut untuk membongkar praktik pengoplosan LPG ilegal.
Selain ketegasannya dalam penegakan hukum melalui metode yang kreatif, lulusan sarjana hukum ini juga dikenal memiliki sisi humanis. Ia aktif memimpin kegiatan keagamaan seperti Majelis Tahajud Subuh dan Zikir (MTSZ) bersama warga setempat, yang semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat di wilayah hukumnya.



