Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 29 April 2026
Trending
  • Kendal Tornado FC Diserbu Snex-Panser Usai Kalah dari PSIS: Ngaku Janggal, Satu Nama Disebut
  • Saya Tak Bisa, Kisah Heroik Mayang Selamatkan Anak Terbawa Arus di Pantai Ujung Karang
  • Puluhan ribu jemaah haji Indonesia tiba di Arab Saudi
  • Arsenal Kembali Puncaki Liga Inggris, Spurs Akhirnya Menang di Pekan ke-34
  • Tantangan Atalia Praratya di Pejompongan
  • Skandal Kekerasan Anak di Yogyakarta, DPR RI Turun Tangan Usut Kasus
  • Kurang Uang? Ini 3 Kebiasaan yang Menghambat Keuanganmu
  • WhatsApp Plus uji fitur berbayar, ini daftar fitur dan estimasi harganya
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Hobi»Kontes Sapi Idul Adha Wonosobo Hadiah Mobil dan Umroh
Hobi

Kontes Sapi Idul Adha Wonosobo Hadiah Mobil dan Umroh

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover29 April 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Ajang Kontes Sapi APPSI Wonosobo Jadi Momentum Penting bagi Peternak

Kontes sapi Asosiasi Peternakan dan Penggemuk Sapi (APPSI) di Wonosobo resmi digelar di Kompleks Wisata Wonoland, Sabtu (25/4/2026). Ajang ini memperebutkan piala Ketua MPR RI Ahmad Muzani dengan hadiah utama berupa mobil Ayla dan umroh gratis. Ajang nasional ini menjadi momentum penting bagi para peternak, terutama menjelang Hari Raya Iduladha yang identik dengan meningkatnya kebutuhan hewan ternak.

Peran Peternak dalam Momentum Iduladha

Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyoroti besarnya peran peternak sapi dalam momentum tersebut. Ia menyebut Iduladha sebagai masa panen bagi para peternak. “Iduladha itu adalah jackpot-nya para peternak sapi, lebarannya para peternak sapi. Kontes sapi yang digelar menjelang Iduladha bukan sekadar ajang lomba, melainkan wadah mempertemukan peternak dari berbagai daerah,” katanya.

Menurutnya, kontes seperti ini menjadi ruang penting untuk bertukar pengetahuan antarpeternak, baik terkait teknik penggemukan maupun penanganan penyakit ternak. “Ini arena untuk mempertemukan peternak yang satu dengan yang lain, saling bertukar informasi bagaimana meningkatkan bobot sapi dan mengatasi penyakit,” ujarnya.

Muzani juga menegaskan bahwa meningkatnya kesejahteraan peternak menjadi indikator bergeraknya ekonomi masyarakat. “Kalau peternak sumringah, pendapatannya bagus, itu tandanya ekonomi bergerak dan daya beli masyarakat kuat,” ucapnya.

Potensi Wonosobo dalam Pengembangan Sapi Perah

Selain itu, Muzani menilai Wonosobo memiliki potensi besar dalam pengembangan sapi perah karena kondisi geografisnya yang sejuk. Ia menyebut produksi susu nasional masih jauh dari kebutuhan. “Produksi susu kita baru sekitar 23-25 persen dari kebutuhan nasional. Artinya masih ada sekitar 75 persen peluang yang bisa kita isi,” jelasnya.

Ia juga menyinggung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai turut meningkatkan permintaan produk pangan seperti susu dan sayuran, sehingga berdampak positif bagi petani dan peternak.

Komentar dari Wakil Menteri Pertanian

Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian RI Sudaryono menilai kontes sapi mampu menjadi pemicu kemajuan sektor peternakan sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak. “Saya sudah hadir di beberapa agenda kontes sapi, salah satunya di Boyolali dan di Jember. Saat ini saya juga alhamdulillah bis hadir di kontes APPSI di Wonosobo. Semua kontes sapi ramai dan berhasil,” katanya.

Ia menyebut kontes sapi tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga meningkatkan gengsi peternak dan blantika sapi. Ia bahkan berjanji akan menyempatkan hadir di berbagai kontes serupa.

Dalam kesempatan itu, Sudaryono juga menyinggung program swasembada pangan yang menjadi prioritas Presiden RI Prabowo Subianto. Ia menyebut Indonesia telah menghentikan impor beras sejak 2025. “Kita telah berhasil, stop impor beras 100 persen telah distop dan tidak mengimpor lagi. Orang mengatakan kepada kita semua, ini kan berarti swasembada beras Pak Wamen, bukan swasembada pangan. Bukan, kita sudah bisa dikatakan swasembada pangan,” serunya.

Ia menjelaskan bahwa kebutuhan gizi masyarakat dalam satu piring makanan pada dasarnya sudah terpenuhi, meskipun untuk komoditas susu dan daging masih mengandalkan impor yang dapat disubstitusi dengan sumber protein lain seperti ikan, telur, dan ayam.

Perkembangan Sektor Peternakan di Jawa Tengah

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menambahkan, perkembangan sektor peternakan di wilayahnya terus menunjukkan peningkatan. Pada 2025, populasi ternak di Jawa Tengah mencapai hampir 6,5 juta ekor. Dari jumlah tersebut, sekitar 1,2 juta merupakan sapi dan sekitar 3 juta kambing.

“Saat ini Dinas Peternakan dan Perkebunan Jateng punya program Healing. Program ini merupakan salah satu program prioritas di Jateng. Bagaimana dokter-dokter hewan spesialis keliling. Program Healing ini untuk vaksinasi dan pengecekan kesehatan hewan. Apabila terjadi penyakit menular pada hewan cepat teratasi,” sebutnya.

Keluhan Peternak Terkait Pasar Hewan Wonolelo

Sementara itu, Ketua APPSI Wonosobo Feri Atanta menyampaikan aspirasi para peternak terkait kondisi Pasar Hewan Wonolelo yang dinilai sudah tidak layak. “Kami diminta oleh para peternak dan blantik sapi di Wonosobo untuk menyampaikan hal itu. Kami mohon ada perhatian dari pemerintah agar Pasar Hewan Wonosobo segera dibenahi. Kondisi pasar saat ini sepi karena bangunan sudah banyak yang rusak dan tidak layak lagi untuk proses jual-beli antara belantik dengan peternak,” keluhnya.

Kontes sapi APPSI ini juga menjadi ajang transaksi langsung antara peternak dan pembeli, di mana sapi yang dipamerkan bisa langsung ditawar secara terbuka dan fair. Kementerian Pertanian RI turut memberikan dukungan berupa hadiah lima ekor sapi berbobot lebih dari satu ton bagi para pemenang kontes.

Kontes sapi APPSI Wonosobo ini diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur hingga Kalimantan. Dalam pelaksanaannya, panitia menyelenggarakan 12 kelas perlombaan, mulai dari kelas pedet hingga kelas ekstrem bebas yang berlangsung hingga esok hari.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Warna Mewah yang Menarik Perhatian! Stylo 160 ABS Brown 2026 Hadirkan Nuansa Berbeda

29 April 2026

Ramalan shio besok Minggu 26 April 2026: Nomor hoki, cinta, dan karier lengkap

29 April 2026

5 cara merawat rambut alami di rumah untuk tampil sehat dan indah

29 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Kendal Tornado FC Diserbu Snex-Panser Usai Kalah dari PSIS: Ngaku Janggal, Satu Nama Disebut

29 April 2026

Saya Tak Bisa, Kisah Heroik Mayang Selamatkan Anak Terbawa Arus di Pantai Ujung Karang

29 April 2026

Puluhan ribu jemaah haji Indonesia tiba di Arab Saudi

29 April 2026

Arsenal Kembali Puncaki Liga Inggris, Spurs Akhirnya Menang di Pekan ke-34

29 April 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?