Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 15 Mei 2026
Trending
  • Penitipan 12 Bayi di Rumah Bidan Yogyakarta, Hasil Hubungan Luar Nikah Tanpa Izin
  • Messi Dapati Tempat di Timnas Argentina Piala Dunia 2026
  • Rosa Sofi Meninggal Sebelum Wisuda, Kecelakaan Saat Akan Donorkan Darah untuk Teman, Diwakili Ibu
  • Cara Beijing Memahami Amerika
  • 5 Miliarder Muda dengan Kekayaan Luar Biasa Tahun 2026
  • Ramalan Zodiak Hari Ini: Nasib, Rezeki, dan Peluang 11 Mei 2026
  • Demo Penolakan Pergub JKA Berlanjut, Jubir Aceh Apresiasi Kepedulian Mahasiswa
  • 5 manfaat kabin mobil senyap untuk kenyamanan dan fokus berkendara
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Olahraga»KONI Dukung Menpora Tuntaskan Kekerasan Seksual, Pelaku Di Larang Sepenuhnya Terlibat dalam Olahraga
Olahraga

KONI Dukung Menpora Tuntaskan Kekerasan Seksual, Pelaku Di Larang Sepenuhnya Terlibat dalam Olahraga

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover19 Maret 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Indonesiadiscover.com.CO.ID, JAKARTA — Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman memberikan dukungan penuh terhadap langkah yang diambil oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir dalam mengatasi masalah kekerasan seksual di lingkungan olahraga nasional.

Pernyataan ini disampaikan oleh Marciano saat mendampingi Menpora Erick Thohir dalam menerima atlet kickboxing asal Jawa Timur, Viona Amalia Adinda Putri, yang menjadi korban dugaan pelecehan seksual dari pelatihnya. Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga, Jakarta, pada Jumat (13/3/2026).

Selama pertemuan itu, Viona menyampaikan keluhan serta meminta perlindungan atas ancaman yang ia alami setelah berani mengungkap kasus pelecehan seksual melalui media sosial. Ia juga mengekspresikan rasa khawatir terhadap keselamatan dirinya setelah mengungkapkan peristiwa tersebut.

Marciano menegaskan bahwa KONI Pusat sepenuhnya mendukung kebijakan Menpora dalam membersihkan dunia olahraga dari praktik kekerasan seksual yang merusak nilai-nilai sportivitas dan pembinaan atlet.

“KONI Pusat mendukung sepenuhnya kebijakan Menteri Pemuda dan Olahraga. Kita harus melawan kasus-kasus seperti ini. Tidak boleh ada pelatih atau pihak dalam pembinaan olahraga prestasi yang melakukan pelanggaran, apalagi pelecehan seksual. Ini sangat memalukan dan tidak boleh ada di lingkungan kita,” ujarnya.

Selain itu, Marciano juga berharap proses hukum yang dilakukan berjalan dengan tegas dan transparan. Jika terduga pelaku terbukti bersalah, ia menegaskan bahwa yang bersangkutan tidak boleh lagi terlibat dalam aktivitas olahraga.

“Saya harapkan ke depannya pelaku-pelaku seperti ini tidak boleh hadir dalam kegiatan olahraga dan tidak boleh menjadi anggota organisasi olahraga apa pun,” tambahnya.

Langkah tegas yang diambil oleh pemerintah dan organisasi olahraga diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat perlindungan bagi atlet, sekaligus memastikan lingkungan olahraga Indonesia aman dan bebas dari kekerasan seksual.

Beberapa hal penting yang dapat dipetik dari pernyataan Marciano adalah:

  • Dukungan KONI Pusat: KONI Pusat secara jelas menyatakan dukungan penuh terhadap upaya Menpora dalam mengatasi masalah kekerasan seksual di olahraga. Hal ini menunjukkan komitmen organisasi olahraga nasional dalam menjaga integritas dan kesejahteraan atlet.
  • Kepedulian terhadap Korban: Marciano menunjukkan empati terhadap Viona, yang menjadi korban pelecehan seksual. Ia menekankan pentingnya perlindungan bagi atlet yang berani mengungkapkan kasus tersebut.
  • Proses Hukum yang Tegas: Marciano berharap agar proses hukum berjalan dengan tegas dan transparan, sehingga pelaku kekerasan seksual tidak bisa lagi berada di lingkungan olahraga.

Dengan adanya langkah-langkah seperti ini, diharapkan akan tercipta lingkungan olahraga yang lebih aman dan nyaman bagi semua atlet. Selain itu, hal ini juga menjadi contoh bagaimana organisasi olahraga dan pemerintah dapat bekerja sama dalam menjaga etika dan nilai-nilai olahraga.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Messi Dapati Tempat di Timnas Argentina Piala Dunia 2026

15 Mei 2026

Mbappe Mungkin Tinggalkan Madrid, Isu ke Liverpool Muncul Saat Reds Incar Estevao Chelsea

15 Mei 2026

Jadwal Final Thailand Open 2026: Leo/Daniel Hadapi Lai Po Yu/Tsai Fu Cheng

15 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Penitipan 12 Bayi di Rumah Bidan Yogyakarta, Hasil Hubungan Luar Nikah Tanpa Izin

15 Mei 2026

Messi Dapati Tempat di Timnas Argentina Piala Dunia 2026

15 Mei 2026

Rosa Sofi Meninggal Sebelum Wisuda, Kecelakaan Saat Akan Donorkan Darah untuk Teman, Diwakili Ibu

15 Mei 2026

Cara Beijing Memahami Amerika

15 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?