Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Saturday, 10 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Nasional»Politik»Komisi I DPR: Pengiriman TNI ke Gaza Bukan Untuk Bertempur
    Politik

    Komisi I DPR: Pengiriman TNI ke Gaza Bukan Untuk Bertempur

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover16 February 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Peran Indonesia dalam Misi Kemanusiaan di Gaza

    Wakil Ketua Komisi I DPR, Sukamta, menyoroti pentingnya pemerintah memperhatikan berbagai aspek terkait rencana pengiriman 8.000 personel TNI ke Gaza. Menurutnya, keterlibatan TNI harus fokus pada misi kemanusiaan dan bukan operasi tempur. Hal ini dikarenakan keberadaan TNI di Gaza rentan membuat mereka terlibat dalam konflik dengan Israel dan Hamas.

    Politikus dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut juga menekankan bahwa pengiriman TNI di Gaza harus memiliki landasan hukum yang jelas dan mandat internasional yang sah. “Setiap pelibatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di luar negeri harus memiliki mandat internasional yang legitimate. Idealnya dalam koordinasi dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan berorientasi pada misi kemanusiaan dan stabilisasi bukan operasi tempur,” ujarnya.

    Sukamta juga meminta pemerintah memperhatikan beberapa hal jika Board of Peace (BoP) diposisikan sebagai inisiatif kemanusiaan dan rekonstruksi untuk membantu warga Gaza. Salah satunya adalah adanya jaminan keamanan dari pihak Israel dan Palestina mengenai keberadaan personel TNI.

    “Jadi, pertama, harus ada jaminan keamanan dan keselamatan dari para pihak. Kedua, mandatnya jelas sebagai misi perdamaian atau perlindungan sipil. Ketiga, tidak menempatkan Indonesia dalam posisi secara eskalatif secara geopolitik,” tutur dia.

    Prioritas Utama Keterlibatan Indonesia di Gaza

    Sukamta menjelaskan bahwa prioritas utama keterlibatan Indonesia di Gaza nantinya harus tetap pada penghentian kekerasan, pembukaan akses bantuan kemanusiaan, dan perlindungan warga sipil. Apalagi Indonesia selama ini telah memiliki reputasi baik di dalam misi perdamaian dunia.

    “Kontribusi Indonesia harus memperkuat perdamaian, bukan menambah kompleksitas konflik,” katanya. “Jadi bukan soal paling pantas, tetapi soal kesiapan, legitimasi internasional, dan kebermanfaatan nyata bagi rakyat Palestina,” imbuhnya.

    Jumlah Personel TNI yang Dikirim

    Ketua Komisi I DPR, Utut Adianto, mengatakan bahwa jumlah prajurit TNI yang akan dikirim ke jalur Gaza tidak perlu terlalu besar hingga mencapai 20 ribu personel. Sebab, luas area di Gaza tidak begitu luas. Meski begitu, Utut meyakini Kementerian Pertahanan dan TNI telah memiliki perhitungan sendiri terkait kebutuhan pasukan di lapangan.

    “Intinya hemat saya, tidak perlu terlalu besar seperti yang 20.000 (pasukan) itu. Tapi, tentu kan teman-teman di Kemhan sudah punya ukuran,” ujar Utut.

    Menurut Utut, luas Jalur Gaza hanya sekitar 45 kilometer persegi, atau sedikit lebih kecil dibandingkan wilayah Jakarta Pusat.

    “Kalau jalur Gaza sempat saya pelajari itu luasnya 45 kilometer persegi, itu lebih kecil sedikit dari Jakarta Pusat. Jadi, Jakarta Pusat ini Senayan, Tanah Abang, sampai Cempaka Putih itu, Senen, kurang lebih seperti itu,” tutur dia.

    Persetujuan Komisi I DPR atas Rencana Pengiriman Pasukan TNI

    Di sisi lain, Utut mengakui bahwa rencana pengiriman pasukan ke Gaza telah beberapa kali dibahas bersama-sama di Komisi I DPR. Presiden Prabowo Subianto pun, kata Utut, juga sudah mengundang beberapa mantan menteri luar negeri, tokoh, dan pakar di bidang hubungan internasional ke Istana. Mereka diundang untuk diberi penjelasan mengenai alasan di balik Indonesia memilih bergabung dengan Board of Peace dan konsep pengiriman pasukan itu secara menyeluruh.

    “Poinnya adalah persetujuan teman-teman itu setelah mendapatkan penjelasan panjang lebar dari Bapak Presiden, mulai dari konsep filosofis sampai geopolitik terkini,” kata Utut.

    Utut menambahkan bahwa penentuan siapa yang menjadi pemimpin misi serta konfigurasi pasukan akan diputuskan melalui perundingan di tingkat presiden. Namun, dia menegaskan Indonesia akan mengirimkan prajurit terbaik.

    “Yang jelas kita kirim pasukan yang terbaik, yang sigap untuk segala cuaca, sigap untuk segala situasi,” tutur dia.

    Politikus PDI-P itu pun berharap keterlibatan Indonesia lebih fokus pada misi penjaga perdamaian dan membantu percepatan pemulihan Gaza pascakonflik.

    “Tentu kita berdoa ini lebih seperti peacekeeping forces, penjaga perdamaian dan membantu percepatan perbaikan Gaza,” imbuhnya.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Pengamanan Ketat Demo AMPB Pati di DPR, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan

    31 August 2026

    Hidup di Dalam Kita! Filosofi Mendalam 3 Jersey Baru Persib Bandung di Super League 2026/2027

    31 August 2026

    Demo Warga Pati di DPR, Dua Tuntutan dan Pengaturan Lalu Lintas

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?