Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Wednesday, 28 October 2026
Trending
  • Klasemen Persebaya Surabaya melorot! Tavares bongkar 2 kesalahan jelang lawan PSM Makassar
  • Dua tahun Prabowo-Gibran, Kemenpora percepat transformasi dan ukir prestasi olahraga
  • DPRD NTT sebut ekonomi warga picu menjamurnya pengecer BBM
  • Bahaya Air Sabun untuk Wiper: Awas Kaca Mobil Rusak!
  • Kisah Awal Buya Hamka: Pencarian Jati Diri Sang Ulama Besar
  • Jadwal Pelni KM Tilongkabila hingga 26 November: Rute Bitung-Benoa & Singgahannya
  • Minta dipeluk permintaan terakhir Kamaruddin Simanjuntak sebelum meninggal, 2 tahun cuci darah
  • Gledson Paixao siap unjuk gigi bersama Persebaya Surabaya, waspadai ledakan PSM Makassar!
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Hobi»Kolaborasi AP x Swatch Jadi Incaran dengan Nilai Resale Melonjak
Hobi

Kolaborasi AP x Swatch Jadi Incaran dengan Nilai Resale Melonjak

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover25 May 2026No Comments4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kolaborasi AP x Swatch Mengguncang Industri Jam Tangan Mewah

Kolaborasi antara dua brand asal Swiss, Audemars Piguet (AP) dan Swatch, telah menjadi perbincangan hangat di kalangan kolektor jam tangan global. Sejak rumor kemitraan ini beredar, komunitas penggemar jam tangan langsung ramai membahas potensi desain, material, hingga nilai resale dari AP x Swatch yang diprediksi menjadi salah satu rilisan paling diminati tahun ini.

Fenomena ini muncul karena publik melihat koleksi yang diberi nama Royal Pop memiliki formula yang mirip dengan kesuksesan MoonSwatch beberapa tahun lalu. Saat itu, kolaborasi Swatch dengan Omega memicu antrean panjang di berbagai negara dan menciptakan pasar sekunder dengan harga jual jauh di atas retail.

Kini, AP x Swatch hadir dengan ekspektasi yang sama. Banyak kolektor menilai kolaborasi ini mampu membuka akses terhadap merek besar Audemars Piguet ke pasar yang lebih luas, sambil tetap mempertahankan daya tarik eksklusivitas yang selama ini melekat pada brand tersebut.

Perpaduan Dua Dunia yang Bertolak Belakang

Secara konsep, AP x Swatch menghadirkan perpaduan dua dunia yang bertolak belakang. Audemars Piguet identik dengan craftsmanship kelas tinggi, produksi terbatas, serta waiting list panjang yang membuat kepemilikan produknya terasa eksklusif. Di sisi lain, Swatch dikenal lewat pendekatan playful, penuh warna, dan dekat dengan kultur pop modern.

Pertemuan dua filosofi tersebut mencerminkan perubahan besar di industri luxury watch global. Pasar jam tangan mewah kini bergerak semakin dinamis dengan dorongan hype culture, collectible value, hingga eksposur media sosial yang masif. Produk jam tangan tidak lagi dipandang semata sebagai penunjuk waktu, melainkan bagian dari identitas, komunitas, dan simbol akses terhadap sesuatu yang sulit dimiliki banyak orang.

Fenomena Antrean Pembelian di Berbagai Negara

Fenomena antrean pembelian AP x Swatch di berbagai negara menjadi bukti nyata perubahan itu. Seperti yang terjadi pada MoonSwatch, banyak pembeli rela datang sejak dini hari demi mendapatkan unit pertama. Kepemilikan produk limited release seperti ini kini memiliki nilai emosional sekaligus finansial.

Di Indonesia, tren serupa juga semakin terlihat. Pasar secondary luxury watch terus berkembang dengan aktivitas jual beli yang sangat aktif. Model-model tertentu dari Rolex, Patek Philippe, Audemars Piguet, hingga Richard Mille kerap diperdagangkan di atas harga retail akibat keterbatasan stok dan tingginya permintaan.

Perubahan Cara Masyarakat Memandang Jam Tangan Mewah

Perubahan itu ikut menggeser cara masyarakat memandang jam tangan mewah. Kini, luxury watch mulai dianggap sebagai bagian dari aset pribadi dengan nilai likuiditas yang nyata.

“Luxury watch hari ini sudah berkembang menjadi bagian dari fleksibilitas finansial pemiliknya. Kolaborasi seperti AP x Swatch menunjukkan demand collectible watch masih sangat kuat dan ownership menjadi semakin valuable,” ujar David Tatangsurja, Business Development deGadai.

Menurut David, semakin banyak pemilik jam tangan mewah yang memilih solusi pembiayaan alternatif ketika membutuhkan cashflow jangka pendek tanpa harus melepas aset secara permanen.

“Banyak kolektor lebih memilih solusi yang memungkinkan mereka tetap memegang asetnya. Terutama untuk piece yang sulit didapat kembali karena allocation, waiting list, atau nilai sentimental tertentu,” lanjutnya.

Layanan Pembiayaan Berbasis Aset Luxury

Dalam industri luxury watch modern, kepemilikan model tertentu memang sering kali membutuhkan purchase history, relasi personal dengan butik, hingga antrean bertahun-tahun. Karena itu, menjual koleksi secara permanen menjadi keputusan yang dipertimbangkan dengan sangat hati-hati oleh para kolektor.

David menilai tren tersebut membuat layanan pembiayaan berbasis aset luxury semakin relevan di tengah perubahan gaya konsumsi masyarakat affluent.

“Market affluent saat ini mencari solusi yang cepat, privat, dan tetap elegan. Layanan gadai jam tangan premium mulai menjadi bagian dari modern financial lifestyle,” katanya.

PT deGadai Solusi Digital melihat tren collectible watch seperti AP x Swatch sebagai bagian dari perubahan pola pengelolaan aset luxury di masyarakat modern. Banyak pemilik aset kini memilih mempertahankan ownership sambil tetap memperoleh fleksibilitas cashflow.

Melalui layanan gadai berbasis aset mewah, deGadai menawarkan pencairan dana cepat dengan pendekatan yang lebih personal dan discreet tanpa mengharuskan nasabah kehilangan kepemilikan asetnya.

Selain kecepatan proses, aspek privasi juga menjadi perhatian utama di segmen ini. Nasabah affluent cenderung mengutamakan kenyamanan, keamanan data, dan pengalaman transaksi yang eksklusif dibanding proses finansial konvensional. Fenomena AP x Swatch sendiri diperkirakan masih akan terus berlanjut dalam waktu dekat.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Cara Naykilla dan Tenxi Tunjukkan Karakter Melalui Belanja di Shopee 9.9

31 August 2026

Shopee Rayakan 9.9 Super Shopping Day Bersama Naykilla dan Tenxi

31 August 2026

Komentar deras! Iklan Shopee bersama Naykilla & Tenxi jadi sorotan netizen

31 August 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Klasemen Persebaya Surabaya melorot! Tavares bongkar 2 kesalahan jelang lawan PSM Makassar

26 October 2026

Dua tahun Prabowo-Gibran, Kemenpora percepat transformasi dan ukir prestasi olahraga

26 October 2026

DPRD NTT sebut ekonomi warga picu menjamurnya pengecer BBM

26 October 2026

Bahaya Air Sabun untuk Wiper: Awas Kaca Mobil Rusak!

26 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?