Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 24 September 2026
Trending
  • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
  • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
  • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
  • Nilai pasaran tembus Rp 163 miliar! Persija Jakarta belum puas dan masih buru pemain baru
  • ShopeeVIP+ ‘Sekali langganan, dapat semua’, bisa dapat akses Netflix!
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Hiburan»Kisah Ari Lasso: Tetap Eksis dan Berkarya Meski Pernah Terpuruk
Hiburan

Kisah Ari Lasso: Tetap Eksis dan Berkarya Meski Pernah Terpuruk

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover23 Mei 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Latar Belakang dan Kehidupan Pribadi

Ari Lasso memiliki nama lengkap Ari Bernardus Lasso. Ia lahir di Madiun, Jawa Timur, pada 17 Januari 1973. Ari adalah putra dari pasangan Bartholomeus B. Lasso dan Sri Noerhida. Meskipun lahir di Madiun, ia tumbuh dan besar di Surabaya. Dalam kehidupan pribadinya, Ari menikah dengan Vita Dessy Catur Purnama. Dari pernikahan tersebut, ia dikaruniai empat anak yang menjadi sumber motivasi dalam hidup dan kariernya. Namun, hubungan pernikahan Ari dengan sang istri tidak dapat dilanjutkan dan akhirnya memutuskan untuk berpisah.

Pendidikan dan Awal Ketertarikan pada Musik



Minat Ari Lasso pada musik tumbuh sejak remaja. Ia menempuh pendidikan di SMA Negeri 2 Surabaya. Di masa inilah Ari mulai aktif bermusik dan membentuk Outsider Band bersama sejumlah musisi yang kelak dikenal luas di industri musik nasional. Diketahui, musisi tersebut adalah Wawan Juniarso yang merupakan drummer Dewa 19 pertama, dan Piyu, gitaris Padi. Dari sana, ia kemudian bergabung dengan Lost Angels Band yang merupakan cikal bakal band Boomerang. Melalui band tersebut, Ari kemudian berkenalan dengan personil Down Beat, yaitu Ahmad Dhani, Erwin, serta Andra Ramadhan. Setelah lulus SMA, Ari melanjutkan pendidikan di Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga, Surabaya. Meski berkuliah di bidang ekonomi, dunia musik tetap menjadi jalan hidup yang ia pilih.

Dari Band ke Panggung Nasional

Perjalanan profesional Ari Lasso dimulai saat bergabung dengan band Down Beat yang kemudian berkembang menjadi Dewa 19. Bersama band ini, nama Ari Lasso melambung pada era 1990-an lewat lagu-lagu populer seperti Kangen, Kita Tidak Sedang Bercinta Lagi, dan Aku Milikmu. Bahkan, melalui hit Kangen tersebut berhasil mengantarkan Dewa 19 meraih penghargaan Pendatang Baru Terbaik versi BASF Award. Selain itu, Ari juga terlibat dalam sejumlah album sukses Dewa 19, termasuk Dewa 19 (1992), Format Masa Depan (1994), Terbaik Terbaik (1995), dan Pandawa Lima (1997).

Masa Kelam dan Titik Balik Kehidupan

Di puncak popularitasnya, Ari Lasso harus menghadapi kenyataan pahit. Pada 1997, hubungan Ari bersama rekan-rekan di Dewa 19 mulai memburuk. Selain itu, ia juga terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba yang berdampak pada kondisi kesehatan dan kariernya. Situasi tersebutlah yang diduga memicu terjadinya konflik internal Ari dengan band legendaris itu. Puncak dari adanya konflik ini berujung pada perpisahannya dengan Dewa 19 pada akhir 1990-an. Dilansir dari Tribunvideo.com, Erwin dan Wong Aksan telah lebih dulu dipecat dari band tersebut. Masa ini menjadi titik terendah dalam perjalanan hidup Ari Lasso, namun sekaligus menjadi awal proses refleksi dan pemulihan.

Bangkit sebagai Solois Sukses



Setelah berhasil lepas dari ketergantungan narkoba, Ari Lasso kembali ke industri musik dengan semangat baru. Ia memulai karier solo lewat album Sendiri Dulu (2001). Nama Ari kembali mencuri perhatian publik setelah berduet dengan Melly Goeslaw dalam lagu Jika, yang sukses besar dan meraih berbagai penghargaan. Sejumlah album solo kemudian dirilis, seperti Keseimbangan (2003), Kulihat, Kudengar, Kurasa (2004), Selalu Ada (2006), hingga Yang Terbaik (2012). Lagu-lagu seperti Mengejar Matahari, Arti Cinta, dan Cinta Terakhir semakin mengukuhkan posisinya sebagai solois papan atas. Tak berhenti di situ, Ari juga sempat menggandeng Bunga Citra Lestari atau BCL sebagai rekan duet dalam lagu Aku dan Dirimu, yang masuk dalam album The Best of Ari Lasso.

Konsisten Berkarya Meski Alami Kerusakan Pita Suara

Namun, pada 2009, Ari Lasso sempat mengalami kerusakan pita suara hingga harus menjalani puasa bicara. Meski demikian, ia tetap produktif dengan merilis album Yang Terbaik (2012) serta sejumlah single populer. Bahkan, saat usianya menginjak 41 tahun, Ari masih aktif merilis single. Salah satunya bertajuk Kamu Egois yang berhasil diputar di 76 radio nasional. Konsistensinya dalam berkarya membuat Ari tetap relevan di industri musik nasional.

Penghargaan dan Kiprah di Dunia Hiburan

Berkat konsistensinya berkarya, Ari Lasso meraih berbagai penghargaan, termasuk dari Anugerah Musik Indonesia (AMI). Ia juga dikenal sebagai figur berpengaruh di dunia hiburan Tanah Air, khususnya musik. Dalam beberapa tahun terakhir, Ari aktif sebagai juri ajang pencarian bakat Indonesian Idol, memperlihatkan perannya dalam membina generasi baru musisi Indonesia.

Figur Inspiratif di Industri Musik

Perjalanan hidup Ari Lasso menunjukkan bahwa kegagalan bukanlah akhir segalanya. Dari vokalis band legendaris, terpuruk oleh masalah pribadi, hingga bangkit menjadi solois sukses, Ari Lasso kini dikenal sebagai musisi berpengalaman yang karya-karyanya tetap relevan meski lintas generasi. Kisah hidupnya menjadi inspirasi tentang perjuangan, ketekunan, dan keberanian untuk bangkit dalam menghadapi masa lalu.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Gagasan Soekarno dan Tan Malaka dalam Seni Peran di GKJ

31 Agustus 2026

Profil Karakter Legendaris: Frank-N-Furter, Pennywise, dan Home Alone 2

31 Agustus 2026

Terjemahan lirik lagu September – Daughtry: Kami tahu kami harus pergi dari kota ini, tapi tidak tahu kapan

31 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

16 September 2026

6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

16 September 2026

PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

16 September 2026

PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

16 September 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?